Sabtu, 26 Juni 2010

Hello, My Name is Jung So Min

Jung So Min berperan sebagai Hong Mo Nae dalam drama Bad Guy bersama Kim Nam Gil, Han Ga In, dan Oh Yeon Soo. Dan cukup membuat pemirsa Korea tertarik dengan karakternya, so here is Jung So Min :

Namaku adalah Jung So Min. Aku dan teman2ku sudah mengadakan kontes untuk memilih nama panggung untukku tapi aku memilih nama itu sendiri.

Aku lahir 16 Maret 1989. Kuliah di Universitas Seni Nasional Korea bidang studi Akting, tapi sekarang sedang cuti.

Keluargaku terdiri dari ibu, ayah, dan adik laki-laki (SMU). Aku sering berkelahi dengan adik-ku tapi hanya bertahan tidak lebih dari 5 menit. Kami sering main bersama karena aku benar2 suka dengannya dan senang karena adik-ku tidak merasa aku ini menyebalkan.

Aku belajar ballet sejak SMP sampai SMU, tapi aku berhenti karena orang tuaku tidak menyukainya dan aku mulai belajar tari tradisional Korea ketika SMU. Jika aku terus menari mungkin aku bisa mendapatkan pekerjaan yang memungkinkan aku mengunjungi negara lain untuk mempromosikan tari tradisional Korea.

Ketika aku di tahun terakhir SMU, ayahku tidak tahu kalau saat aku mengikuti ujian masuk universitas, aku mengganti bidang studiku menjadi akting. Aku mengatakan pada ayah setelah aku diterima dan ayahku murka. Tapi ayahku sepertinya mengubah pikirannya ketika ia menerima tagihan biaya kuliahku sebesar 0 Won karena beasiswaku. (tertawa) Aku pikir ketika itu ayahku mulai mempercayaiku.

Tapi, nilaiku setelah masuk yah.."Jangan berpikir lulus jika kau sudah mendapat peringatan akademik paling tidak 2 kali." Ini karena kami banyak bekerja dan jadwalnya sangat ketat. Sangat sulit mempertahankan nilaiku sambil kerja keras dan tidur hanya 3 atau 4 jam sehari.



Tahun ini aku mendapat bagian untuk berperan sebagai Hermia dalam karya Shakespeare A Midsummer's Night's Dream dan sungguh sayang aku harus cuti kuliah karena syuting Bad Guy. Tidak banyak kesempatan untuk bisa berperan dalam pentas tradisional.

Ketika di sekolah aku suka pelajaran olahraga. Aku ingat aku menang dalam lomba lari jarak jauh melawan murid sekolah lain dan aku juga bagus dalam bela diri.

Aku sebenarnya suka terlibat dalam pertandingan olah raga daripada hanya menonton saja. Aku satu2nya gadis yang mengambil bagian dalam pertandingan bola selama syuting Bad Guy. Aku lebih baik dalam baseball dibanding gadis lain dan aktor Kim Jae Wook berkata kalau poseku mirip dengan pemain baseball terkenal (tertawa)

Aku hanya melihat aktor Kim Nam Gil di TV dan pertama kali sangat sulit mendekatinya karena dia terlihat sangat serius tapi setelah kenal dekat, kami suka bercanda.

Adegan dengan yacht di seri pertama Bad Guy itu diambil bulan Maret, jadi sangat dingin dan setelah kamera dimatikan, aku menggigil karena aku hanya mengenakan rok.

Banyak orang mengatakan kalau aku lebih muda dari usiaku, dan yang lain berkata aku seperti orang dewasa. Aktris veteran Kim Hae Ok yang jadi ibuku dalam Bad Guy berkata aku seperti anak sekolah mengenakan baju biasa dan selalu berkata, "Kau seperti anak 15 th" (tertawa)

Pekerjaan pertamaku adalah iklan SK Telecom. Aku memberikan semua pendapatanku pada ibuku tapi ibu menerimanya tanpa berkedip dan berkata, "Jangan berpikir kau bisa macam-macam denganku karena ini. Kau tidak tahu berapa banyak uang aku habiskan untukmu!" (tertawa) tentu saja aku masih dapat uang saku.

Ketika aku dapat uang saku, yang kulakukan hanyalah makan. (tertawa) aku juga suka beli barang untuk orang lain.

Aku mencoba melihat drama paling sedikit sekali seminggu. Managerku dan aku menangis ketika melihat The Most Beautiful Goodbye, yang ditulis oleh penulis Noh Hee Kyung. Setelah itu ketika sampai rumah, aku berkata pada ibuku aku akan melakukan yang terbaik. (tertawa)

Aku juga tertarik dengan musik. Aku mulai belajar menyanyi setelah ujian masuk universitas tapi sayangnya aku kurang berbakat. Aku kira jika aku berlatih aku akan menjadi lebih baik, tapi aku harus menilai diriku sendiri dengan obyektif. Aku tidak merasa itu akan terjadi.

Genre film favoritku adalah thriler dan film yang harus menuntutmu menggunakan otakmu. Aku jadi tertarik dengan thriler karena identitas film itu. Aku juga sangat menikmati melihat Our Town. Aku tidak benar2 suka film aksi tapi aku suka film yang ada adegan aksinya dan menegangkan seperti Taken.

Hal yang paling kuinginkan adalah mendapatkan ijin sebagai florist. Aku tidak punya keahlian tapi aku suka bunga dan menggabungkan mereka dalam warna yang berbeda-beda. Kalau aku berakting atau menari, orang akan langsung melihatnya tapi aku benar2 ingin belajar menciptakan perasaan yang berbeda dengan bunga2. Tapi biayanya terlalu mahal...

Source : Javabeans.

Jumat, 25 Juni 2010

Spin Kick (Movie - 2004)



Alternative title : "Taekwon Boys"
Directed by Nam Sang-gook (남상국)
Screenplay by Nah Hyeon (나현), Nam Sang-gook (남상국), Sin Dong-ik (신동익)
•Action •Martial arts
109min | Release date in South Korea : 2004/07/23


Cast: Kim Dong-wan, Hyeon Bin, Jo An, Kim Tae-hyeon, Park Ji-yeon.

Synopsis

Aku ceritainnya pake nama asli aja ya, soalnya lupa nama tokohnya.

Film ini menceritakan sebuah sekolah yang dulunya merupakan sekolah yang unggul akan olahraga taekwondo dan sering mendapatkan gelar juara. Tapi kini ekskul taekwondo hanya sedikit peminatnya, sekalipun ada, mereka sama sekali tidak serius. Hanya satu yang benar-benar serius dalam taekwondo yaitu hyunbin. Pelatih taekwondo sekolah itu pun akhirnya malas mengajar di sekolah itu dan pindah ke sekolah lain.

Di sekolah itu ada geng berandalan yang hobinya buat onar. Geng itu dipimpin oleh Kim Dong Wan. Suatu hari geng itu mendapat masalah hingga ditangkap oleh polisi. Kepala sekolah datang untuk membebaskan mereka tapi dengan satu syarat, mereka bisa bebas asalakan mereka mau masuk tim taekwondo dan bertanding untuk kejuaraan. Akhirnya dengan terpaksa mereka menyetujui syarat itu.

Sedangkan untuk pelatih, kepala sekolah mencari alumni sekolah itu yang bisa melatih taekwondo, namun tidak ada yang berminat, sampai akhirnya terpilihlah seorang pelatih taekwondo yang sebenarnya ga jago jago amat taekwondonya, malah ia terkenal sebagai loser di timnya, namun pernah tidak sengaja mengalahkan lawannya di pertandingan.

Awalnya semua keadaan kacau. Kim dong wan dan kawan-kawannya hanya mengacau di tempat latihan. Hyun Bin juga bersikap sinis pada mereka. Namun karena Kim Dong wan naksir sama manager club taekwondo, ia mulai menunjukkan keseriusannya pada taekwondo dan berlatih giat. Hyun Bin dan Kim Dong Wan CS juga sudah mulai akrab. Belom lagi ketambahan satu anggota lagi yaitu Lee Ki Woo, dia adalah seorang pebalet. Dengan tubuh tingginya dan badannya yang lentur, ia bisa dengan mudah menyesuaikan dengan taekwondo.

Saat turnamen tiba, tim taekwondo sekolah ini ikut berpartisipasi. Dan yang menjadi lawannya adalah sekolah yang tim taekwondonya jago banget dan yang jadi pelatihnya adalah mantan pelatih. Lalu bagaimanakah hasil pertandingannya? Nonton aja sendiri ya, hehe...

Sebenernya aku nonton film ini udah lama banget, dari jaman SMA, waktu masih jamannya VCD, waktu itu nyewa di tempat penyewaan. Dulu waktu nonton film ini cuma sekedar nonton aja, ga tahu nama pemainnya, tapi begitu aku tahu ada Hyun Bin dan Kim Dong Wan akhirnya aku nyari DVDnya. Sempet kesulitan juga nyarinya soalnya film lama, tapi karena pantang menyerah, akhirnya dapet juga.

Bagus kok filmnya, Hyun Bin masih keliatan muda di sini. Walau action tapi masih standard kok. Ada sedihnya juga.



Yesterday Different From Today - Kim Ji Eun



Song :  Yesterday is Different from Today
Artist : Kim Ji Eun
Album : Rain
Release : May 14, 2007 

Starring :
Koo Hye Sun
Song Chang Ui

Setelah kemaren-kemaren ngebahas lagu para band band korea, baik girlban maupun boyband, sekarang kita kembali ke lagu ballad atau lagu yang sedih dan mellow.

Lagu yang mau aku bahas kali ini adalah lagu Yesterday is Different from today yang dinyanyikan oleh Kim Ji Eun. Jangan tanya aku tentang penyanyi yang satu ini karena aku sendiri tidak tahu menahu tentang penyanyi ini. Tapi kalau dengerin suaranya miriiiip banget ma suaranya BoA. Yang jelas aku lagu Kim Ji Eun yang satu ini bagus banget. Aku suka banget. Sedih. Apalagi kalau liat MVnya.

Sekarang aku mau bahas arti dari lagunya dulu. Kalau aku baca dari translation lyricnya, aku menyimpulkan lagu ini tentang perpisahan. Karena yang nyanyi cewek jadi aku ambil contoh bahwa si 'aku' di lagu ini adalah seorang cewek. Jadi si cewek ini berpisah ma cowoknya karena si cowoknya udah punya orang lain yang ia sayangi dan itu membuatnya sakit hati karena ternyata orang yang bisa membuat cowok itu tersenyum ternyata bukan dirinya melainkan orang lain, yang bisa membuat cowok itu bahagia adalah orang lain, bukan dirinya. Jadi kini senyuman cowok itu adalah air mata sang cewek. Si cewek berusaha melupakan cowok itu tapi ga bisa karena ia hanyalah seorang cewek bodoh yang hanya tahu mencintai cowok itu, tidak ada yang lain....

Bagus kan arti lagunya? sedih banget ya? Nah sekarang aku mau bahas MVnya yang ceritanya beda banget ma lagunya. Ini dia ceritanya

MV ini dibintangi oleh Koo Hye Sun dan Song Chang Ui. Tau kan siapa Koo Hye Sun. Si Jandi di BBF. Cerita MV ini cuma satu adegan tapi bisa ngebuat yang nonton terharu. Di awal MV diperlihatkan ada mobil terbalik di tengah jalan raya. Ada Hye Sun yang tergeletak di samping mobil dengan tubuh penuh luka. Lalu ada juga Chang Ui yang masih berada dalam mobil karena terjebak dengan seatbeltnya. Kemudian Hye Sun perlahan-lahan bangun lalu menuju mobil untuk menyelamatkankan Chang Ui. Jadi MV ini menceritakan perjuangan dan usaha Hye Sun untuk menyelamatkan Chang Ui agar bisa keluar dari mobil. Tapi seperti aku bilang tadi, walaupun cuma satu adegan tapi mengharukan banget. Apalagi di pertengahan MV ketika Hye Sun berusaha melepaskan seatbelt Chang Ui yang macet sambil terus menangis. Chang Ui saat itu menyuruh Hye Sun untuk menyerah dan meninggalkannya sebelum mobil meledak tapi Hye Sun tidak mau menurutinya dan tetap berusaha melepaskan seatbelt tersebut. Sampai akhirnya polisi berdatangan dan memaksa HyeSun keluar dari mobil. Dan begitu Hye Sun berhasil dipaksa keluar oleh tim penyelamat, mobil pun meledak yang juga sekaligus meledakkan tubuh Chang Ui yang masih berada di dalam mobil tersebut.

Sedih... sebenernya ada dialog di pertengahan MV ini yang cukup mengharukan tapi sayangnya MV yang aku punya ga ada subnya jadi ga tau arti dialog itu apa. Sayang banget...





Yesterday is Different from Today Lyric

Korean

어제와 다른 오늘 - 지은

좀 웃어줄래요
어제와 다른 오늘이
더 이상은 나도 힘들어요
차라리 말해요
보내달라는 그대의
그 눈빛에 자꾸 숨이 막혀

내가 먼저~말해야 하나요
그러면 그댄 내게 덜 미안한가요~

내가 아니여도 이젠 행복한가요
내가 아니여서 다시 웃게 됐나요?
아직도 사랑해야 하는
이유가 너무 많은데
이렇게 헤어지면 난 어쩌죠~

하루사이~모든게 변했죠
그대웃음이 나의 눈물이 되겠죠

내가 아니여도 이젠 행복한가요
내가 아니여서 다시 웃게 됐나요?
그대를 잊어야만 하는
이유가 너무 많은데
그래도 사랑하는 난 어쩌죠

우리가 왜 헤어진건지
모르는게 덜 힘들겠죠
잊으려 애쓰는 것 보단
기다려 보는게 낫겠죠
그렇게 하루를 견디겠죠
이젠~~no~

내가 아니여도 사랑할 수 있겠죠
내가 아니여서 이별하게 되겠죠
(내가 원한 바램으로)
나보다 더좋은 누군갈
또 다시 만난다해도
나만큼 사랑하진 못하겠죠~yeah..

내가 아니여도 이젠 행복할까요
내가 아니여서(아니여도 no~)
다시 웃게 됐나요
그대를 잊어야만하는
이유가 너무 많은데
그래도 사랑하는 난 바보죠..
그래밖에는 난 모르죠...


credit: jukeon.com

Romanzation

Eojewa Tareun Oneul - Ji Eun

 Jom uso jorraeyo
ojaewa da reun oneuri
doisangeun na do himdeuroyo
charari marhaeyo
bonae darraneun gudaeye
keunun pichae jakku sumimakhyo

Naega monjo.. marhaeya hanayo
keuromyon keudaen naegedor mianhankayo

Naega aniyado ijaen hengbokhan gayo
Naega aniyoseo dasi okkaedwen nayo
ajigdo saranghaeyo haneun
iyuga nomu manhundae
irohkke Haeojimyonnan ojjojyo...

harusai... modunke pyonhaejjyo
kudae osumi nayenun moridwikejjyo

Naega aniyodo ijaen hengbokhankayo
Naega aniyoseo dasi okkaedwen nayo
keudaereur ijoyo manhaneun
iyuga nomu manhundae
keuraedo saranghaneun nan ojjojyo

uriga wehae ojin konji
moruneunkaedor himdurkejyo
ijuryo aessuneun keobodan
kidaryo boneun kenakejyo
kurohke harurur kyondikejyo
ijen... no...

naega aniyodo sarangharsu ikkejyo
naega aniyoso opyorhake dwikejyo
(naega wonhan baram iro)
naboda dojoheun nugunkar
godasiman nandahaedo
namankeum saranghajin mothakejyo... yeah..

naega aniyodo ojen hengbok hargayo
naega aniyoso (aniyodo no...)
dasi ukke dwenayo
geudaereur ijoyo manhaneun
iyuga nomu manhundae
keureado saranghaneun nan babojyo..
keureahagoneun nan morujyo

credit by : desthy


Translation

Today is different from yesterday - Kim Ji Eun

Can you smile for me a bit
how today's different from yesterday,
I can't stand it anymore
Say what you need to say to me
When I meet your gaze that asks me to let you go
my breath gets caught in my throat

Do I~ have to be the one to talk first
Then, does that somewhat relieve you of your sorry feelings toward me?

Even if it's not me, are you happy now
Because it's not me, are you able to smile again?
But there are still so many reasons
why I love you
If we were to separate like this,
what is to become of me?

Our relationship in a day changed drastically
Your smiles will probably be my tears


Even if it's not me, are you happy now
Because it's not me, are you able to smile
There are so many reasons
why I should forget you
But what do I do with myself,
when I still love you?

Why we had separated,
I guess the less I understand, the less painstaking it will be
Rather than trying so hard to forget
It's probably best to wait it out
That's how one day would pass,
From now on~no~

Even if it's not me, you'll still be able to find love
Because it's not me, this parting is possible
(Seeing you off the way I think is best)
Even if you were to meet
someone who was better than me
They'd probably never be able to love you
as much I did~ yeah

Even if it's not me, will you be happy from now on
Because it's not me (Even if it's not me, no~)
Were you able to smile again
I have so many reasons why
I should just forget you
But I'm still an idiot who loves you
beside that, I know nothing of anything else

credit: ix3sk8rboiz @ soompi.com


Dong Yi episode 27

Malam itu di ibukota terjadi hujan badai disertai petir ...

Jo Sang Gung dan Yeong Sun panik dan mencari Ratu Jang keseluruh penjuru istana. Keduanya bingung karena tidak menemukan Ratu Jang dimana2, baik di Daejeon maupun di kediaman Putra Mahkota.

Sukjong merenung dan ingat pertemuannya dengan Seo Yong Gi. Seo Yong Gi mengatakan kalau Jang Hee Jae menangkap Dong Yi. Seo Yong Gi punya saksi matanya. Sukjong heran mengapa Jang Hee Jae melakukan itu. Menurut Seo Yong Gi mungkin alasan-nya sama seperti ketika Dong Yi menghilang dari istana tanpa jejak.

Sukjong mau memanggil Jang Hee Jae. Tapi Seo Yong Gi memohon agar Sukjong jangan melakukannya dulu, waktunya tidak tepat. Menurut Seo Yong Gi, jika Jang Hee Jae dipanggil sekarang, dia akan punya waktu untuk menyembunyikan kesalahan-nya dan ia akan beralasan mengejar Dong Yi yang meninggalkan istana.

Seo Yong Gi berkata yang paling penting adalah menemukan Dong Yi dulu, dan mereka harus menjaga agar Jang Hee Jae tidak curiga.

Sukjong memanggil Kasim Han, dia mau keluar. Kasim Han berkata, Baginda diluar sedang hujan. Sukjong membentak Kasim Han, aku tidak peduli! apa kau tidak mendengar kata2ku? Pergi dan siapkan!

Kasim Han mengerti. (aku kasihan ama Om satu ini deh..dia itu setia lo Yang Mulia ...)


Ratu Jang tampaknya ada di kediaman-nya dulu, Chwi Seon Dang. Ia ingat kata2 kakaknya kalau Dong Yi masih hidup dan ia melihatnya sendiri. Ratu Jang ingat ramalan Kim Heon (Episode 3) kalau akan ada "yang lain" yang akan mengikuti dan akan mempunyai takdir yang sama seperti dirinya. Apapun yang dimiliki Jang Ok Jung, dia akan berakhir dengan tangan kosong karena "yang lain" itu yang akan mengambil darinya karena dia mengawali tanpa memiliki apa-apa.

Ratu Jang ingat, kalau ia adalah bayangan "wanita lain" itu. Kim Heon berkata : Jika orang itu berhasil bertahan dalam kesulitannya dan kembali, Jang Ok Jung mungkin akan sulit melampaui-nya.

Jo Sang Gung datang dan tanya apa yang terjadi, mengapa Ratu Jang meninggalkan kediaman-nya sendirian tanpa mengatakan apa-apa. Ratu Jang diam saja.

Seol Hee dan Dong Yi berjalan menuju ibukota. Seol Hee terpeleset dan Dong Yi membantunya berdiri, kau tidak apa2? Seol Hee sepertinya gelisah. Keduanya melihat ke arah ibukota dan merasa lega karena akhirnya sampai juga.

Dong Yi berkata, kita akan segera sampai ke ibukota, setelah gunung ini, aku bisa sampai ke ibukota dan masuk ke istana. Seol Hee berkata pelayannya sudah janji bertemu di kedai minum, kita akan menunggu dia disana.

Jang Hee Jae ingin semua jalan masuk ke ibukota dijada termasuk dermaga dan juga ke 4 gerbang. Dia membagikan sketsa gambar wajah Dong Yi dan minta anak buahnya memperhatikan semua gadis muda yang masuk ke ibukota dan memeriksa mereka. Jangan biarkan Dong Yi kembali ke ibukota hidup2, kalian harus mencegah Dong Yi masuk ke ibukota, dengan cara apapun.

Patroli penjaga memeriksa semua orang yang masuk ke ibukota dengan memegang sketsa wajah Dong Yi. Seol Hee dan Dong Yi melihat dari kejauhan, dan melihat pemeriksaan itu.

Pelayan Seol hee mendatangi dan Seol hee tanya ada apa. Pelayan berkata kalau sebenarnya Gibangnya tidak jauh tapi pemeriksaan di tiap pintu sangat ketat, jadi mereka harus sangat hati-hati.

Pelayan Seol hee mengantar mereka ke Gibang dan mengetuk pintu. Pelayan Gibang membuka dan Seol Hee berkata ingin bertemu Nyonya Pemilik Gibang, Seol hee memberikan sebuah ornamen, katakan pada Nyonya aku Seol hee dari Uiju datang mengunjunginya.

Nyonya Pemilik Gibang, Geum Hong datang berlari keluar dan sangat senang bertemu Seol hee. Geum Hong memeluk Seol hee, sudah lama sekali. Seol Hee memberi salam dan tanya apa temannya itu baik2 saja, Geum Hong berkata baik dan mengajak mereka masuk.

Dong Yi menunggu dengan gelisah di sebuah ruangan dan Seol Hee masuk, jangan cemas, kau aman disini, ini adalah Gibang milik temanku. Pelayan Seol Hee akan pergi dan melihat situasi di Doseong.

Dong Yi mencemaskan pemeriksaan di gerbang masuk ibukota, tidak mudah bagi kita masuk ibukota tanpa terlihat. Seol Hee berkata itulah mengapa kita harus mempelajari dulu keadaan-nya. Dong Yi mengangguk.

Cha Cheon Soo dan Han Jang Bu mengamati pergerakan anak buah Jang Hee Jae yang dengan panik mencari Dong Yi. Cha Cheon Soo menyimpulkan kalau Jang Hee Jae pasti belum menemukan Dong Yi. Polisi Han Jang Bu heran, lalu dimana Dong Yi sekarang? Cha Cheon soo yakin, Dong Yi pasti dalam perjalanan menuju ibukota. Cha cheon Soo menanyakan Seo Yong Gi, Han berkata kalau Seo Yong Gi memeriksa gerbang kota.
Cha Cheon Soo lalu kembali ke persembunyian mereka dan melihat beberapa orang mencurigakan di sekitar tempat mereka. Mereka anak buah Sukjong dan sedang memeriksa situasi, lalu Cha Cheon Soo mengalahkan mereka semua dan tanya siapa kalian? Pengawal Sukjong tanya siapa Cha Cheon Soo.

Cha Cheon Soo menghunus pedangnya. Kasim Han berkata pada Sukjong mereka harus segera kembali ke istana ini sudah jam 9 pagi. Tiba2 mereka mendengar suara orang bertempur. Cha Cheon Soo mengalahkan anak buah Sukjong dan mengarahkan pedang ke salah satu orang : Bicara! siapa kalian, mengapa kalian mondar mandir di tempat ini?

Sukjong : Tahan! mereka anak buah dan pengawalku.
Cha Cheon Soo mengarahkan pedang ke arah Sukjong!
Cha Cheon Soo : Lalu siapa kau? (OMG Cha Cheon Soo honey..it's your King!)

Kasim Han maju ke depan : Kurang ajar! Minggir..beraninya kau..apa kau tahu apa yang kau lakukan!
Sukjong : Mundur...Kasim Han
Kasim Han : Yang Mulia..

Seo Yong Gi datang dan heran melihat Sukjong dan shock berat melihat Cha Cheon Soo mengarahkan pedang kepada Sukjong!

Seo Yong Gi : Yang Mulia! Seo Yong Gi langsung maju dan menurunkan pedang Cha Cheon Soo, apa yang kau lakukan..Orang itu Yang Mulia Baginda Raja!
Cha Cheon soo kaget sekali dan langsung berlutut di depan Sukjong : Yang Mulia!

Sukjong : Jadi sepertinya kau petugas militer yang membantu Komisioner Polisi Seo dalam urusan ini.

Cha Cheon soo jalan terhuyung dan jatuh terduduk, ia kaget sekali.

Sukjong dan Seo Yong Gi,
Sukjong : Petugas militer itu kakak Dong Yi?
Seo Yong Gi : Benar..meskipun bukan kakak kandung tapi sejak kecil mereka tumbuh bersama seperti saudara kandung.
Sukjong : Hmmm jadi begitu.

Seo Yong Gi : Saya minta maaf Yang Mulia, tolong ampuni ketidak tahuan petugas Cha.
Sukjong : Tidak perlu seperti itu..tidak perlu minta maaf..tapi melihat bagaimana dia mengalahkan anak buahku dengan begitu mudah, benar2 mengagumkan...Dengan orang seperti dirinya membantumu menemukan Dong Yi aku jadi merasa tenang.

Sukjong : Setelah mendengar laporanmu kemarin, aku tidak bisa tidur sekejap-pun..dimana Dong Yi..apa yang ia lakukan..apa ia menghadapi bahaya...karena semua kecemasan dan kegelisahan ini membuat hatiku seperti akan meledak. Meskipun aku sangat ingin memanggil Kepala Polisi Jang menemuiku untuk menjelaskan apa masalahnya, tapi apa yang kau katakan itu benar, itu hanya akan memperkeruh suasana. Jika mereka tahu aku curiga pada mereka, ini akan memperburuk semuanya.
Ini bisa dikatakan sekarang sulit sekali menemukan Dong Yi...tapi seperti katamu, bahwa perhatian utama adalah mencari Dong Yi dengan selamat, aku akan berhati-hati dengan tindakan-ku.

Seo Yong Gi : Yang Mulia..
Sukjong memberikan sebuah kotak pada Seo Yong Gi. Ambil dan terima ini.

Seo Yong Gi mengambilnya dan membukanya...ternyata itu adalah : Yeong Pae.

Seo Yong Gi : Yang Mulia bukankah ini Yeong Pae..(seperti carte blanche atau mandat, yang mewakili perintah dan keinginan Raja)
Sukjong : Kau pasti tahu apa maksudnya...masalah ini sekarang menjadi lebih penting daripada hukum dan dasar negara. Aku harap saat kau harus menggunakannya, ini akan berguna.

Seo Yong Gi kaget sekali. Sukjong keluar dan Cha Cheon Soo berlutut di depan Sukjong.

Sukjong : Kau adalah Petugas Militer Cha..
Cha Cheon soo : Benar Yang Mulia. Tolong hukum saya karena sudah bersalah kepada anda Yang Mulia.

Sukjong : Tidak perlu. Jangan disimpan dalam hati..aku tidak pernah mengatakan identitasku sebagai Raja..Bagaimana mungkin kau bisa tahu aku ini Raja..Ini membuatku teringat masa lalu, saat pertama bertemu kau dan adikmu benar2 mirip.

Cha Cheon Soo : Apa?
Sukjong : Dia tidak pernah mengatakan ini padamu...ketika aku bertemu anak itu pertama kali..dia tidak pernah tahu kalau aku ini Raja, bukan itu saja..dia bahkan menginjak punggungku untuk memanjat tembok!

Sukjong tertawa dan Seo Yong Gi melihat ke arah Sukjong dengan terpana.

Cha Cheon Soo : Yang Mulia!
Sukjong : Aku benar2 iri padamu ..kau bisa pergi dan mencari anak itu dimana-mana...Petugas Militer Cha..aku tidak memerintahmu tapi menyampaikan permintaan tulus, kuharap kau bisa membawa anak itu kembali dengan selamat.

Sementara itu Dong Yi dan Seol hee menunggu dengan gelisah. Pelayan Seol hee kembali dan memberikan lukisan sketsa wajah Dong Yi dan berkata lukisan wajahmu ditempel di seluruh pos pemeriksaan, jalan2, dan gang2. Seluruh penjuru kota dipenuhi dengan pasukan yang mencari Ha Oh Nim (panggilan resmi Dong Yi) ini.

Dong Yi melihat lukisan wajahnya, Seol Hee merasa takut.

Pelayan Seol hee berkata sesuai perintah Seol hee, ia sudah membuat identitas palsu atas nama pria. Tapi meskipun Dong Yi menyamar jadi anak laki, jika tetap mencoba masuk Doseong, Dong Yi bisa tertangkap. Dong Yi : Mana tanda pengenal itu. Seol hee kaget, Dong Yi! apa kau benar2 mau masuk ibukota dengan menyamar? Dong yi yakin, tidak ada pilihan.

Dong Yi berkata kita sudah sampai di sini, kita tidak akan kembali dan menyerah sekarang, tidak peduli bagaimana caranya, aku harus masuk istana..aku harus menghadap Baginda.

Dong Yi melihat dari kejauhan ke arah Ibukota dan memegang tanda pengenal sebagai pria ..Sukjong juga melihat keluar dari istananya...Dong Yi berkata dalam hati pada Sukjong, saya Dong Yi, saya akan datang menemui Yang Mulia di istana, jadi tunggulah sebentar lagi, saya akan kembali dimana Yang Mulia berada....

enjoy the OST guys........

Ratu Jang mengatakan rencananya pada Jo Sang Gung. Dayang-nya itu kaget sekali, Yang Mulia! Ratu Jang berkata, kau harus melakukan sesuai yang sudah kuperintahkan saat festival Chimjamrye. Jo Sang Gung berkata ia tidak bisa melakukannya. Ratu Jang berkata tajam, aku disini tidak untuk mendengar pendapatmu, lakukan saja sesuai perintahku, apa kau mengerti?

Oh Tae Seok datang menghadap Ratu Jang. Ratu Jang menekankan pada Jo Sang Gung, jangan sampai ada kesalahan.

Ratu Jang berkata kalau Dong Yi masih hidup. Ratu Jang berkata, ia bisa merasakan, cepat atau lambat Dong Yi akan kembali ke istana. Oh Tae Seok kaget dan Ratu Jang berkata mereka harus mencegah Dong Yi masuk istana, kau harus bertemu Sukjong, tapi jika usaha itu gagal, maka kita harus bersiap dengan apapun jika Dong Yi kembali ke istana nanti.

Oh Tae Seok tidak mengerti apa maksud Ratu Jang. Ratu Jang berkata mereka harus membuat sesuatu kehebohan maksudnya dalam festival Chimjamrye, dia sudah mempertaruhkan segalanya dan juga posisinya dalam pertaruhan ini. Ratu Jang berkata ia tidak akan membiarkan Dong Yi yang sudah ia bimbing merampok semua yang ia miliki.

Oh Yun dan Oh Tae Seok kembali dan Oh Yun berkata ada resiko dalam rencana itu. Meskipun disiapkan dengan rapi, tapi selalu ada sedikit celah rencana itu bisa gagal. Oh Tae Seok berkata, Ratu Jang sangat yakin dengan keputusannya dan ia benar2 ingin menjalankan rencana ini.

Oh Tae Seok berkata Sukjong sudah mulai curiga dengan Ratu Jang, dengan rencana ini, Ratu Jang bisa mengalihkan kecurigaan Sukjong, ini bukan hanya untuk Ratu Jang tapi juga kelangsungan partai Namin. Jika Dong Yi bisa kembali ke istana, pasti akan ada gejolak di dewan istana, ini tidak akan bisa dihindari.

Jadi yang paling penting adalah menemukan Dong Yi. Oh Tae Seok minta Oh Yun memberikan bantuan pada Jang Hee Jae untuk menemukan Dong Yi.

Dong Yi menyamar menjadi pria dan membawa buntalan. Seol hee memanggilnya, Seol hee tanya apa Dong Yi benar2 ingin mencoba ini. Dong Yi minta maaf, tapi ia tidak bisa menunggu saat ada kesempatan, dia benar2 berhutang pada Seol hee, Dong Yi tidak akan melupakannya. Seol Hee mendesah, ini benar dan seperti 8 th yang lalu, kita juga membahas hal yang sama. Dong Yi berkata ia ingin tinggal di ibukota sendirian, Seol Hee tidak dapat membujuk Dong Yi kala itu.

Seol Hee berkata, aku ikut denganmu ke Doseong. Dong yi melarangnya, jangan ini bahaya, jika aku tertangkap, maka kau akan dikaitkan juga. Seol Hee berkata jika ia takut itu maka ia tidak akan repot2 membantu Dong Yi beberapa waktu lalu. Seol hee berkata jika Dong Yi mau memasuki istana maka biarlah mereka melakukannya bersama. Sudah cukup baginya melihat Dong Yi menghadapi semua ini sendirian, sekali saja sudah cukup bagi Seol Hee. Dong Yi terharu.

Di gerbang masuk ibukota terjadi antrian panjang. Seol Hee, pelayan-nya, dan Dong Yi ikut antri. Lukisan wajah Dong Yi dimana-mana. Penjaga berada dimana-mana. Giliran Seol Hee dkk, Seol Hee berkata mereka dari Uiju, Petugas tanya apa tujuan Seol Hee ke Doseong. Seol Hee berkata ia ingin mencari uang di Doseong, dia akan membuka Gibang dan minta penjaga untuk mampir dan patroli di sana. Penjaga itu kaget, Seol hee memberikan identitas mereka. Penjaga itu tanya, lalu 2 orang dibelakang itu siapa? Seol Hee berkata, mereka pelayan dan budaknya. Penjaga mengijinkan mereka masuk.

Tiba2 ada polisi minta mereka berhenti. Seol Hee dan yang lain berhenti sejenak lalu terus jalan, polisi itu teriak, apa kalian tidak mendengarku! Aku bilang berhenti! Polisi itu berkata, anak muda itu wajahnya mirip lukisan itu, bawa lukisan itu kesini.

Seol hee minta Dong Yi lari, Dong Yi menolaknya, itu akan membahayakan Seol Hee dan pelayan-nya. Seol hee panik.

Lukisan itu diserahkan dan polisi minta Dong Yi berbalik dan membandingkan dengan lukisan di tangannya, pelayan Seol hee diam2 mengeluarkan pisau.

Seol Hee mencoba mengalihkan perhatian dengan bertanya sesuatu pada polisi itu, polisi berkata, aku tidak memanggilmu tapi anak itu. Seol Hee masih berusaha menenangkan polisi itu saat tiba2 Oh Yun datang dan mengenali Seol Hee! (wow speaking about old love haha) Apa yang terjadi, bagaimana kau bisa ada di Doseong?

Seol Hee memberi salam pada Oh Yun, semua polisi juga.

Jang Hee Jae membaca surat dan kaget sekali, lalu minta disiapkan kuda.

Asisten Oh Yun mencari keterangan pada polisi itu dan lapor pada Oh Yun, bukan masalah besar, sepertinya hanya kesalah-pahaman. Polisi itu berkata Seol Hee dan lainnya bisa masuk ke Doseong. Oh Yun mengerti dan berterima kasih pada polisi itu dan berkata pada Seol Hee kalau semuanya baik2 saja, kalian bisa masuk ke ibukota.

Seol Hee berterima kasih pada Oh Yun atas bantuannya. Oh Yun berkata tidak masalah, ia senang bertemu lagi dengan Seol Hee dalam situasi seperti ini. Oh Yun berkata dia harus pergi ada urusan penting. Oh Yun berkata, kalau ada waktu temuilah aku. Seol Hee mengerti. Oh Yun mengangguk dan pergi. Dong Yi dan Seol Hee lega bisa masuk ke ibukota. Seol Hee berkata pada Dong Yi, sekarang kau bisa melanjutkan rencanamu.

Jang Hee Jae membawa surat dan ingin bertemu Ratu Jang, pelayan Ratu berkata kalau Ratu Jang tidak ditempat dan keluar untuk menghadiri festival Chimjaerye. Jang Hee Jae kaget sekali. Ia melihat surat di tangannya dan bertanya-tanya apa yang ingin dilakukan Ratu Jang ..

Ratu Jang melakukan tugasnya dalam festival Chimjaerye. Lalu isi surat itu berkata : Orrabuni..apa kau ingat impianku saat aku masuk istana aku sudah membuat janji pada diriku sendiri...untuk bermimpi menjadi Ratu dan sekarang aku benar2 seorang Ratu dan aku tidak ingin digulingkan dari posisiku...

Yoo Sang Gung berkata upacara Haeng Rye (upacara untuk perdagangan) mulai..Ratu Jang mulai mengawali ritual dan memberi dukungan pada industri sutra. Rakyat bersorak memberi salam pada Ratu Jang.

Yoo Sang Gung berkata upacara Chae Sang (memberi makan ulat sutra) mulai..Ratu Jang memotong beberapa helai daun mulberry untuk memberi makan ulat sutera. Yoo Sang Gung mengumumkan, upacara selesai.

Rakyat bersorak dan berharap Ratu Jang panjang umur, sejahtera, dan bahagia. Ratu Jang menikmati sorak sorai rakyat.

Surat itu berlanjut ..Aku berkata pada diriku sendiri kalau aku tidak akan kalah, itulah mengapa aku harus mempertaruhkan nyawaku. Aku merasa ini cukup pantas untuk dilakukan.

Setelah upacara ada beberapa sajian dan Ratu Jang mengundang semua yang hadir, termasuk ibunya dan Ny. Park untuk minum teh dan Ratu mengambil tehnya. Ratu Jang minum tehnya (yang sudah diracun) dan jatuh pingsan...Semua bergegas menolongnya, Yang Mulia..Yang Mulia..

Sukjong berdiri dan tanya apa yang terjadi? Ratu Jang pingsan?
Do Seong ji berkata setelah minum teh di festival Chimjaerye, Yang Mulia Ratu jatuh pingsan. Sukjong tanya bagaimana ini bisa terjadi.

Do Seong Ji menjawab meskipun belum menyelidiki dengan seksama, tapi tampaknya seseorang sudah meracuni teh Ratu Jang. Sukjong tanya bagaimana kondisi Ratu Jang?

Tabib istana memeriksa nadi Ratu Jang lalu memerintahkan untuk membuat penawar dan merebus Kam Du Dang (biasanya digunakan sbg penawar arsenik) dan Bo Ryeong Dan (obat penawar). Perawat istana mengerti.

Ny. Yoon gelisah dan Jang Hee Jae kembali. Ibunya tanya bagaimana sekarang, jika sesuatu salah terjadi pada Ratu Jang, lalu kita harus bagaimana. Jang Hee Jae berkata Ratu Jang tidak punya pilihan lain. Ibunya kaget. Apa maksud kata2mu, Ratu Jang melakukan ini sendiri? Meskipun ia tahu resikonya?

Jang hee Jae menghela nafas dan membenarkan. Ny. Yoon berkata apa alasan Ratu Jang harus membahayakan nyawanya sendiri seperti itu? Jang Hee Jae menyalahkan Dong Yi, ini karena Dong Yi yang sudah merebut hati Sukjong.

Ny. Yoon kaget, Ya Tuhan! Jang Hee Jae bersumpah, aku tidak akan membiarkan ini, aku pasti tidak akan membiarkan Dong Yi hidup.

Seol Hee menunggu dengan gelisah di sebuah kedai minum. Pelayan Seol hee kembali dan lapor kalau Seo Yong Gi dan Cha Cheon Soo tidak lagi di kepolisian. Seol Hee berkata pada Dong Yi bukan hanya itu tampaknya ada sesuatu yang terjadi di Doseong. Dong Yi ingin tahu apa itu?

Hwang Ju Shik kesal karena Yeong Dal sibuk sendiri. Hwang mengeluh mengapa insiden terus saja terjadi di istana ini. Yeong Dal tanya apa yang bisa ia lakukan. Hwang Ju Shik berkata kesulitan ini hanya awalnya saja. Kalau terjadi sesuatu pada Ratu Jang, siapa yang akan disalahkan? Yeong Dal baru sadar, berarti sasarannya adalah Ratu Inhyeon.

Ratu Inhyeon masuk dan menemui Jung In Guk serta mendengar darinya tentang Ratu Jang yang pingsan. Ratu Inhyeon merasa prihatin dengan kondisi Ratu Jang, apa Ratu Jang baik2 saja? Jung In Guk berkata mereka cepat memberikan pertolongan jadi tidak membahayakan nyawanya. Ratu Inhyeon merasa lega. Ahn Sang Gung berkata, ini bukan saatnya bagi Ratu untuk merasa lega.

Ratu Inhyeon heran, apa maksudmu? Jung In Guk membenarkan, insiden ini akan berlanjut pada tuduhan pada Ratu Inhyeon dan partai Seoin. Jung In Guk berkata pada Ratu ini adalah rancangan untuk menyalahkan Ratu Inhyeon dan partai Seoin. Ratu Inhyeon : Apa maksudmu mereka akan menyalahkan kita? Jung In Guk diam saja.

Dong Yi memeriksa situasi gerbang istana dan melihat penjaga masih melakukan pembandingan gambar diantara orang2 yang antri. Dong Yi jalan balik dan melihat Yeong Dal dan Hwang Ju Shik, tapi sebelum Dong Yi memanggil mereka, ia melihat kedua teman-nya diikuti orang, jadi Dong Yi tidak mendekati mereka.

Yoo Sang Gung mengumpulkan anak buahnya di Biro Penyelidik dan berkata sebelum mereka menemukan pelakuya, semua orang dilarang meninggalkan lokasi istana.

Jung Im menemui Jeong Sang Gung dan berkata, ini bukan insiden biasa. Jeong Sang Gung membenarkan dan berkata ini semua adalah siasat sejak awal saat mereka memutuskan untuk mengadakan acara Chimjaerye diluar istana. Ae Jung tanya siasat apa? Ada rumor yang mengindikasikan kalau pelakunya adalah Ratu Inhyeon dan partai Seoin. Jeong Sang Gung heran, siapa yang mengarang rumor seperti itu?

Bong Sang Gung berkata siapa lagi, tentu saja pihak menteri2 partai Namin. Jeong Sang Gung kaget sekali. Bong menambahkan ada gejolak di Daejeon, dan di istana akan ada pergolakan.

Di Daejeon, Oh Tae Seok dan partai Namin mengajukan petisi kepada Sukjong, mereka tidak boleh membiarkan insiden kejam ini berlalu begitu saja tanpa hukuman. Ibu negara di depan rakyat, hampir saja kehilangan nyawanya.

Oh Yun berkata seseorang meracun teh Ratu Jang. Ada yang mengambil kesempatan saat Ratu melakukan upacara Chimjamrye diluar istana, mereka pasti sudah merencanakan siasat ini. Oh Tae Seok berkata ini adalah kejahatan besar pada keluarga Raja dan juga negara dan kelompok orang jahat itu yang bisa melakukan siasat kejam ini harus diperiksa. Partai Namin : Mohon Yang Mulia mempertimbangkannya !!

Dong Yi dengar dari Seol Hee, mereka ingin menyalahkan Ratu Inhyeon atas pingsan-nya Ratu Jang. Dong Yi berkata, mereka ingin mencelakai Ratu Inhyeon, dan mereka menggunakan segala macam cara. Dong Yi berkeras, ia harus bisa masuk istana, tidak boleh ditunda lagi.

Seol Hee bingung, tapi apa yang bisa kita lakukan? Hwang Ju Shik dan Yeong Dal diikuti orang, bagaimana caramu masuk istana?

Dong Yi keluar dan cari udara segar. Dia memegang bukti di tangannya, membukanya dan berkata bagaimanapun, ia harus menyerahkan ini sendiri ke tangan Sukjong. Dong Yi berteriak memanggil Sukjong.

Sukjong mengunjungi Ratu Jang dan ia tanya kondisi Ratu Jang pada tabib istana. Tabib lapor kalau Ratu Jang tidak dalam bahaya lagi, tapi tetap diawasi. Jo Sang Gung menyambut Sukjong dan Sukjong mengijinkan Jo Sang Gung keluar.

Sukjong tanya pada Ratu Jang bagaimana ini bisa terjadi.

Seo Yong Gi masih mencari Dong Yi dan menunjukkan gambar Dong Yi pada wanita pemilik warung dan wanita itu berkata tidak melihat-nya. Hwang Jung Gu datang dan berkata Cha Cheon Soo masih terus saja mencari jejak Dong Yi. Ia mencari siapa tahu Dong Yi meninggalkan pesan.

Cha Cheon Soo memeriksa jalan dengan obor untuk mencari siapa tahu Dong Yi meninggalkan jejak. Seo Yong Gi datang dan minta Cha Cheon Soo berhenti, tampaknya tidak ada tanda2 Dong Yi ada di daerah ini.

Dalam pondok, Cha Cheon Soo diskusi dengan Seo Yong Gi. Dong Yi tidak akan menggunakan jalan utama. Dong Yi selalu ada di istana, dia kenal sekali dengan jalur menuju kuburan Kerajaan tapi jalan itu pasti dijaga dengan ketat. Seo Yong Gi berkata nanti kalau sudah pagi, kita pergi dan memeriksa rute itu.

Cha Cheon Soo berkata, ia merasa yakin Dong Yi mungkin kembali ke Doseong. Seo Yong Gi juga setuju tapi tanpa bantuan tidak mungkin. Jika Dong Yi dari Uiju sendirian, dia mungkin sudah sampai ke sini. Seo Yong Gi tanya apa maksud Cha Cheon Soo dengan meninggalkan jejak/tanda? Cha Cheon Soo berkata ah bukan apa-apa, itu hanya ketika Dong Yi masih kecil, mereka suka bermain membuat tanda sandi.

Seo Yong Gi mengerti dan berkata kau mengenalnya sejak kecil. Cha Cheon Soo berkata, Dong Yi adalah adik perempuan teman baikku. Ayah Dong Yi adalah Ayah bagiku. Cha Cheon Soo sudah janji menjaga Dong Yi, apapun situasinya, tapi sekarang terjadi peristiwa seperti ini.

Seo Yong Gi tanya apa itu hanya "janji" yang sudah diucapkan atau ada hal yang lebih dari itu? Cha Cheon Soo kaget dengan pertanyaan Seo Yong Gi.

Seo Yong Gi selalu ingin tahu bagaimana perasaan Cha Cheon Soo sebenarnya pada Dong Yi. Cha Cheon Soo : Perasaan-ku? Apa maksud Tuan dengan itu? Tidak ada yang seperti itu pada Dong Yi, bagiku Dong Yi adalah adik perempuan. Seo Yong Gi : apa kau yakin? dimataku, sepertinya kau punya perasaan lebih pada Dong Yi. Seo Yong Gi menekankan, Cha Cheon Soo pasti tahu kalau Dong Yi itu seorang gungnyeo.

Seo Yong Gi menjelaskan, Cha Cheon Soo gelisah karena Dong Yi karena kau sudah kehilangan dia ketika dia masih kecil dan sudah terpisah darinya. Jika apa yang kukatakan itu benar, maka kau mungkin menunjukkan perasaan lebih pada Dong Yi karena sejak hari itu sampai sekarang kata-kata "janji" itu adalah panggilan hidupmu, tidak ada seharipun kau tidak memikirkan Dong Yi.

Cha Cheon Soo sendirian dan merenung, ia memikirkan semua kata2 Seo Yong Gi. Bagaimana perasaan Cha Cheon Soo sebenarnya pada Dong Yi...

Dong Yi berpikir bagaimana caranya masuk istana. Dong Yi memikirkan kata2 Seol Hee, lalu ia melewati sebuah kedai, ia melihat seorang gadis yang dimarahi oleh Nyonya pemilik kedai, karena mengambil air terlalu lama dan minta gadis itu menuangkan air ke guci. Gadis itu membawa tempayan isi air.

Lalu Dong Yi ingat bagian Musuri di istana dan yakin itulah caranya masuk ke istana.

Seol Hee kaget dengan rencana Dong Yi masuk ke istana dibawah penyamaran sebagai Musuri. Dong yi berkata Musuri bisa keluar masuk istana dengan bebas sambil membawa air. Ini karena Musuri itu kerjanya berat sehingga mereka susah sekali mencari orang untuk jadi Musuri. Inilah caranya ia akan masuk.

Seol hee berkata ada resikonya, karena kau ini seorang Gungnyeo, ada kemungkinan seseorang akan mengenalimu. Dong yi tahu itu tapi situasinya sangat mendesak. Dong yi berkata ia tidak punya pilihan, meskipun sangat berbahaya, aku harus masuk menemui Yang Mulia.

Dong Yi pergi dan menemui Dayang Istana yang bertanggung jawab untuk air, panggilanya Musuri Sang Gung. Dong Yi mendekatinya dan tanya apa Nyonya mencari calon Musuri? Musuri Sang Gung melihat Dong Yi, lalu membawanya ke biro pelayanan cucian. Musuri Sang Gung berkata ini ada calon baru sebagai Musuri.

Dayang bagian cuci/ Sedapbang Sang Gung melihat ke arah Dong Yi. Dong Yi mengenalkan diri sebagai Cheon Ae Jung. Dayang itu minta Dong Yi mengikutinya.

Dayang bagian cuci masuk ke istana bersama para pelayan baru. Penjaga hanya melihat sekelompok gadis lalu minta mereka masuk. Dong Yi akhirnya masuk ke istana.

Oh Tae Pung stess karena harus memberikan daftar musisi yang berpartisipasi dalam festival Chimjamrye dan mengeluh apa yang dilakukan Hwang Ju Shik. Oh Ho Yang minta anak buahnya memanggil Hwang Ju Shik. Oh Tae Pung berkata, mengapa Ratu Jang harus mendapatkan bencana saat festival, bagaimana jika ada anggota biro musik yang terlibat?

Jia seperti itu, maka kepalanya dan juga kepala anaknya tidak akan selamat. Oh Ho Yang berkata semua dipromosikan, kecuali mereka. Oh Ho Yang takut ini pertanda buruk, dan ayahnya hanya menyalahkan Jang Hee Jae saja.

Hwang Ju Shik datang dan minta maaf. Oh Tae Pung marah karena Hwang Ju Shik lambat sekali memberikan daftar namanya. Ia langsung mengambil daftar itu dan pergi. Hwang Ju shik sebal sekali dan bekata tunggu saja, tiba saatnya dia akan membalas Oh Tae Pung dan anaknya.

Oh Tae Pung dan Oh Ho Yang bergegas ke Uigyeombu. Oh Ho Yang melihat para Musuri menjemur cucian dan melihat Dong Yi di bagian Musuri dan ia merasa familiar. Ayahnya memanggilnya untuk bergegas. Oh Ho Yang berpikir Musuri itu cantik juga dan dia mirip Dong Yi. Oh Ho Yang bergumam, darimana Musuri bisa mendapatkan gadis cantik dan ia ketawa geli lalu menyusul ayahnya.

Dong Yi mengambil air dari sumur ketika seorang Gungnyeo mendekatinya, kau baru ya disini? Dong Yi membenarkan. Gungnyeo itu berkata ia dari bagian Chimbang dan akan mengirim cucian, tolong kau mengambil air untuk memenuhi tempat air di bagian timur. Dong Yi mengerti. Gungyeo itu pergi dan Dong yi membawa tempat airnya dan kemudian menyelinap.

Sukjong merenung kemudian berkata pada Kasim Han, kalau ia sedang bosan dan ingin jalan-jalan keluar.

Kasim Han mengerti. Dong Yi mencoba cari jalan ke tempat Sukjong, sambil membawa tempat air sebagai samaran. Kasim Han tanya, Sukjong mau jalan2 kemana? Sukjong berkata ia mau jalan2 dibelakang istana.

Sukjong berangkat untuk jalan2.

Yeong Sun lapor pada Yoo Sang Gung kalau Ratu Jang mulai sadar, Jo Sang Gung lega dan menghadap Ratu Jang, apa Ratu baik2 saja. Ratu Jang membuka matanya dan melihat Jo Sang Gung, air matanya mengalir karena dia sudah mempertaruhkan nyawanya dan berhasil.

Dong Yi mendekat ke arah Sukjong dan berkata ia akan segera bertemu Sukjong. Dong Yi berusaha mencari jalan ke arah Sukjong tapi ia dihentikan oleh pengawal istana, siapa kau, apa yang kau lakukan disini. Dong Yi ragu, dan pengawal mengusirnya.

Sukjong mendengar keributan dan menarik perhatian Sukjong. Kasim Han tanya apa yang terjadi lalu Sukjong merasa suara gadis itu sangat familiar dan ia terperanjat, Sukjong pergi melihat tapi Dong Yi sudah diseret pergi.

Dong Yi 26

Star's Lover (Drama - 2009)

    

    * Title: 스타의 연인 / Star's Lover
    * Also known as: Celebrity's Sweetheart / Celebrity Lover
    * Previously known as: 오! 나의 여신님 / Oh! My Goddess
    * Genre: Romance
    * Episodes: 20
    * Broadcast network: SBS
    * Broadcast period: 2008-Dec-10 to 2009-Feb-12
    * Air time: Wednesday & Thursday 21:55
    * Screenwriter: Oh Soo Yun
    * Production Company: Olive Nine
    * Director: Boo Sung Chul (부성철)

 Cast

    * Choi Ji Woo as Lee Ma Ri
          o Park Bo Young as Ma Ri (teen)
          o Jung Da Bin as Ma Ri (child)
    * Yoo Ji Tae as Kim Chul Soo
          o Kang Yi Suk as Chul Soo (child)
    * Lee Ki Woo as Jung Woo Jin
    * Cha Ye Ryun as Choi Eun Young

Lee Mari adalah seorang artis yang terkenal.Namun di tengah gemerlapan dunia keartisan, sebenernya Lee Mari hanyalah seorang gadis yatim piatu yang kesepian. Dulu waktu kecil ia hidup bahagia bersama orangtuanya, lalu kedua orangtuanya meninggal karena kecelakaan dan tinggallah Mari seorang diri. Akhirnya ia tinggal di panti asuhan. Di panti asuhan itu ia tidak memiliki teman sampai remaja sampai akhirnya ia memutuskan untuk meninggalkan panti asuhan tersebut dan pergi ke kota. Ia sempat menjadi pelayan di sebuah restoran sampai akhirnya ada seseorang dari agency yang menemukannya dan menjadikannya artis sampai sekarang.

Kim Chilsu adalah seorang pengajar di salah satu perguruan tinggi di korea. Ia mempunyai seorang adik perempuan yang sakit-sakitan dan Ibunya adalah seorang penyanyi bar. Ketika Chilsu masih kecil, ayahnya meninggalkannya kemudian disusul oleh Ibunya yang juga meninggalkan ia dan adiknya. Karena itulah ia sangat membenci Ibunya. Chilsu selain sebagai seorang dosen ia juga merupakan penulis. Ia ditawari oleh suatu manajemen artist untuk menulis suatu novel yang nantinya novel itu akan diterbitkan dengan nama artist tersebut, yaitu Lee Mari. Dengan kata lain ia ditawari sebagai penulis bayaran atau dikenal dengan istilah ghostwriter.

Kisah Lee Mari dan Kim Chilsu dimulai di jepang. Saat itu karena sedang membutuhkan uang, akhirnya Kim Chilsu menerima tawaran sebagai penulis bayaran untuk Lee Mari dan ia pun pergi ke Jepang untuk menemui Lee Mari yang saat itu sedang berada di Jepang karena ia harus mengenal Lee Mari lebih jauh agar dapat menulis novel yang sesuai dengan karakter Lee Mari. Tapi ternyata Lee Mari sendiri tidak mengetahui rencana penulisan novel tersebut. Ia belum pernah diberitahu oleh manajernya. Dan hal itu membuat Kim Chilsu bingung karena ia telah menandatangani kontrak dan sudah menerima uangnya, jadi ia harus tetap membuat novel tersebut dan Lee Mari juga hanya bisa menerima keputusan yang dibuat oleh manajementnya.

Selama sekitar 1 bulan Lee Mari dan Kim Chilsu tinggal bersama di Jepang dan itu membuat mereka lebih mengenal satu sama lain dan hubungan mereka menjadi semakin dekat. Namun kedekatan itu pun harus terhenti karena kontraknya telah selesai dan mereka harus kembali ke korea. Novel yang ditulis oleh Kim Chilsu atas nama Lee Mari akhirnya diterbitkan dan reaksinya pun sangat luar biasa. Novel tersebut laku keras.

Masalah kembali muncul ketika Lee Mari kebingungan menjawab wawancara mengenai novelnya. Untuk itu ia kembali menemui Kim Chilsu dan memintanya untuk mengajarinya mengenai novelnya dan novel-novel yang sejenis agar ketika ada yang menanyakan tentang novelnya ia bisa menjawab dengan lancar. Lee Mari memintanya menjadi guru privatnya selama 1 bulan, tidak hanya itu, ia juga meminta Kim Chilsu tinggal bersamanya selama 1 bulan untuk les tersebut. Awalnya Kim Chilsu menolak tapi toh akhirnya ia menerima juga entah karena ia kasihan pada Lee Mari atau karena memang ia sudah mulai tertarik pada Lee Mari, padahal saat itu ia sedang menjalin hubungan dengan Eun Yong, pacarnya, yang kini berada di Jepang.

Hasil dari lesnya bersama Kim Chilsu membuat Lee Mari kini bisa menjawab pertanyaan dengan lancar dalam sebuah talkshow. Namun tidak lama setelah itu muncul berita tentang kepalsuan novel Lee Mari. Berita mengenai adanya ghostwriter mulai mencuat. Dan untuk menyelesaikan masalah tersebut, manajer Lee Mari meminta Lee Mari untuk pergi keluar negeri sampai berita itu mereda. Namun Lee Mari mengurungkan niatnya untuk pergi karena mendengar kata-kata Kim Chilsu. Sebelum Lee Mari pergi Kim Chilsu sempat berkata lewat telepon "Stay with me, I'll always beside you if you need me" dan setelah mendengar kalimat itu Lee Mari langsung meluncur ke rumah Chilsu. Di rumah Chilsu, Chilsu mengatakan pada Mari agar jangan menghindari masalah, lakukanlah apa yang menurut Mari benar. Esoknya Lee Mari memutuskan memberitahu yang sebenarnya pada publik bahwa novelnya itu bukanlah karyanya melainkan karya orang lain. Dan keputusan Lee Mari tersebut membuat keadaan makin kacau.

Berita mengenai Lee Mari pun makin berkembang. Tentang siapa ghostwritetnya Lee mari dan hubungan Lee Mari dengan ghoswriternya juga terungkap dan itu membuat hubungan Chilsu dengan Eun yong, pacarnya putus. Banyak berita yang beredar mengatakan bahwa Lee Mari adalah perusak hubungan Chilsu dan Eun yong. Karir Lee Mari pun hancur, para fans Mari kecewa, kontrak film Lee Mari pun banyak yang dihentikan. Tidak hanya Lee Mari, Kim Chilsu pun mengalami nasib yang serupa, ia dipecat sebagai dosen dan ia sering diikuti oleh wartawan.

Masalah antara Lee Mari dan Kim Chilsu tidak hanya sampai disitu. Adik perempuan Chilsu sakit parah hingga harus dioperasi, Ibu Chilsu yang sudah lama menghilang tiba-tiba kembali muncul. Lalu cinta pertama Lee Mari yang dulu menghilang pun muncul kembali. Lalu bagaimana hubungan Lee Mari dan Kim Chilsu selanjutnya? Nonton aja....

Di drama series ini pemainnya emang kebanyakan pemain lama jadi jangan mengharapkan munculnya berondong berondong yang masih fresh di drama ini. Tapi dengan begitu berarti kan kemampuan akting mereka udah ngga di ragukan lagi. Aktingnya alami banget, pas banget ngabawain karakter yang diperanin. Misalnya saja Choi Ji Woo, pasti udah tahu kan ma artist kawakan yang satu ini, di sini dia pinter banget meranin Lee Mari, artist yang cantik tapi sebenernya ga pinter-pinter amat (dalam kata lain 'bodoh'). Lalu ada Yoo Ji Tae, ini pertama kalinya aku liat dia main di drama series karena memang dia lebih sering main di movie. Sebelumnya aku sempet liat dia main bareng Song Hye Kyo di Hwang Jinni. Di Star's Lover ini dia pas banget meranin Kim Chilsu yang tertutup dan pendiam tapi didepan Lee Mari bisa jadi galak dan terbuka. Cocok deh.

Aku beli drama ini sebenernya karena ada si jangkung Lee Ki Woo. Tapi ternyata Lee Ki Woo disini mengecewakan. Ga cakep-cakep amat dan karakternya tuh kurang kuat, jadi kemampuan aktingnya disini kurang diperlihatkan. Pemilihan pemainnya menurutku pas banget. Choi Ji Woo kan termasuk artist korea yang bertubuh tinggi, jadi dicarilah pasangan yang juga tinggi kaya Yoo Ji Tae dan Lee Ki Woo. Oiya, di sini juga ada jung da bin, itu loh si imut shinbi yang main di wonderful life. Dia jadi Lee Mari kecil. Di sini dia keliatan ga imut lagi karena udah agak besar dan pipinya ga tembem. Terus di film ini dia kebanyakan adegan nangisnya. Salut juga ma tuh anak, kecil-kecil pinter juga nangisnya.

Pelajaran yang bisa kuambil dari drama ini adalah ternyata tidak mudah menjadi artis. Tidak punya privasi. Apapun yang dilakukan akan selalu tampak jelek di mata publik. Ada dialog Lee Mari yang kuinget "Aku sudah biasa dengan berita seperti ini. Main film bareng dibilang pacaran. Pergi belanja dibilang artist boros". Jadi intinya, jangan pernah bermimpi jadi artis deh, karena jadi artis itu ga seenak yang dibayangkan. Syukuri aja diri kita sekarang apa adanya. Tul ga?

Nilaiku untuk Star's Lover.......80.