Kamis, 03 Juni 2010

DVD dan Foto Ahn Jae Wook

Ok, buat yang ngefans Ahn Jae Wook :

Ahn Jae Wook sedang mempersiapkan pembuatan film untuk : Ahn Jae Wook's 1st Premium DVD & Photo Book dengan judul "Last & Beginning" di Seoul tgl 22 Maret 2010 lalu. Sehari sebelum terjadi badai pasir kuning di Korea.

Proses pembuatan film diteruskan sepanjang hari dibawah cuaca buruk. Pembuatan film ini dimulai dari apartemen pribadi Ahn Jae Wook. Tema untuk DVD dan Photo Book-nya ini adalah "Last & Beginning", ingin menampilkan kepribadian Ahn Jae wook dan juga pengambilan gambar apartemen-nya yang secara natural mendukung temanya.

Ahn berkata : Ini adalah kali pertama dan mungkin juga terakhir kalinya. DVD ini dibuat untuk fans setiaku dengan hati penuh ucapan terima kasih pada mereka. Melalui video ini aku berharap fans-ku dapat merasakan kehadiranku di dekat mereka.

Di malam yang bersalju tebal, proses pengambilan gambar dilakukan di cafe. Ahn Jae Wook menjalani interview panjang tanpa terkesan kelelahan. Ahn selalu tersenyum dan tulus dan bercerita tentang banyak hal tentang episode2 dalam kehidupannya, tentang masa kecilnya. Sesuatu yang jarang ia bicarakan di masa lalu.

Setelah proses pembuatan film selesai, Ahn Jae wook Berkata : "Aku harap bisa menyajikan video yang sesuai dengan gayaku sendiri." Ahn ingin sekali menyampaikan pemikiran-nya dan ia bersedia diwawancara selama lebih dari 3 jam.

Proses pengambilan gambar di Paris dimulai pada awal April, 2010. Ahn akan meng-eksporasi kota Paris dengan kameranya sendiri. Ahn akan mengambil foto2 dirinya dan juga orang di jalan2 kota Paris.

Ahn ingin setiap orang bisa merasakan kehadiran mereka di kota Paris, seolah-olah mereka ada di sana bersama Ahn.

Lokasi pengambilan foto ini adalah apartemen pribadi Ahn Jae Wook (yg jadi background-nya) kabarnya apartemennya di cat putih semua.

Kalau mau pesan DVD dan Photo Book-nya bisa ke sini : DVD & Photo Book Ahn Jae Wook

Harga : 8,900 Yen (plus tax)
Ongkos kirim : 5,000 Yen dari Jepang ke Korea + tambahan biaya dari Korea ke tiap negara

Keuntungan buat yang membeli Photo Book ini bisa langsung ikut Tokyo Fan sign meeting (25 Juni 2010) dan Osaka Fan sign meeting (tgl 27 Juni 2010). Kok aku kaya marketingnya Ahn Jae Wook ya?



source : facebook

Oh My Lady episode 6

Min Woo dan Kae Hwa keluar dan duduk di luar apartemen. Kae Hwa minta maaf karena melakukan test DNA. Jika tidak karena dia, manajer Yoon Seok tidak akan tahu tentang ini. Kae Hwa berharap andai saja ia berpikir lebih cepat dan bohong saja mengenai itu.

Min woo justru lebih kalem, ia duduk saja dan tersenyum simpul dan menyebut Kae Hwa tukang ikut campur. Kae Hwa tanya mengapa Min Woo memukul manajernya. Min Woo membalas, apa yang harus ia lakukan jika Yoon Seok bicara seperti itu? Kae Hwa tidak marah karena Min Woo memukul Yoon Seok, tapi ia khawatir Min Woo akan kena masalah nantinya.

Kae Hwa dan Min Woo cemas karena Ye Eun ada di dalam, bagaimana jika Yoon Seok menculik Ye Eun? Saat keduanya mencemaskan Ye Eun. Yoon seok mengantungi hasil test DNA-nya dan ngomel, tunggu saja. Berani memukulku? Yoon seok tidak menyadari kalau Ye Eun bagun dan mengejutkan dia, karena Ye Eun pakai baju tidur putih. Yoon Seok awalnya mengira itu hantu, baru sadar itu anak kecil.

Ye Eun menangis, dan membuat Yoon seok kebingungan, kenapa..kenapa menangis..jangan menangis, apa aku menakutkan? Akhirnya Yoon Seok memanggil Min Woo masuk dan berteriak untuk menenangkan Ye Eun. Yoon Seok meninggalkan apartemen Min woo setelah mendelik padanya.

Paginya, Yoon Seok mencari Min Woo di gym dan seperti tidak terjadi apa-apa. Yoon Seok hanya minta Min woo untuk jaga jarak dengan Kae Hwa, untuk memastikan Kae Hwa tetap tahu batas.

Min Woo tanya apa Yoon Seok mengambil hasil tes DNA-nya, Yoon Seok tidak menggubrisnya, apa selembar kertas itu begitu penting?

Di rumah, Min Woo minta Kae Hwa lebih hati-hati lagi. Min woo menuju dapur dan melihat Ye Eun sedang menggambar dengan crayon. Min woo mengejek gambar Ye Eun, gambar apa itu, kelihatan seperti monster. Kae hwa menegur Min Woo dan Ye Eun menyembunyikan gambarnya dari Min Woo. Min Woo Appa ngga boleh lihat! huh!

Saat Min woo masuk kamarnya, ia berteriak marah. Ada yang mencoret-coret fotonya, foto yang ia banggakan. Coba tebak siapa...

Ye Eun : ups..

Kae Hwa hanya berkata, lalu mengapa kau menghina gambar orang lain? Bok Nim justru merasa ini kemajuan untuk Ye Eun, karena anak itu mulai mengeluarkan perasaan-nya dan ini bagus meskipun itu diwujudkan dengan corat coret dinding.

Shi Joon menyewa orang untuk membuntuti isterinya, mencari bukti perselingkuhannya. Jung Ah makan siang dengan pacar gelapnya dan ia menyadari bahwa ada mobil yg parkir tepat di sisi cafe dan sopirnya mengarahkan kamera kepada mereka. Jung Ah langsung lari keluar dan ingin bertanya pada orang itu, tapi mobilnya langsung pergi.

Jung ah langsung menemui suaminya di kantor dan tanya apa ia dibuntuti orang. Jung Ah marah dan berkata ia tidak pernah menghina Shi Joon seperti ini. Jung Ah menantang Shi joon untuk berhadapan langsung dengannya dan tidak melibatkan orang lain. Kemudian Jung Ah pergi.

Kae Hwa kembali dari makan siang dan tidak sengaja mendengar pertengkaran keduanya. Kae Hwa berusaha menyembunyikan diri, tapi Shi Joon melihatnya. Kae Hwa akhirnya masuk dan berkata ia tidak sengaja mendengarkan. Shi Joon mengangguk mengerti dan Kae hwa langsung keluar.

Teman-teman kantor Kae Hwa kembali dan mulai berdiskusi tentang musik dan pertunjukan. Baru ketahuan, Kae Hwa tidak tahu apa2 mengenai musik performance, Kae Hwa bahkan tidak tahu apa itu intermission (istirahat setelah pertunjukkan berjalan setengahnya) dan bahkan tidak pernah melihat pertunjukkan musikal sebelumnya. Teman2nya hanya mendesah dan berkata jangan bilang kau karyawan The Show ya, jelas, Kae Hwa sebenarnya tidak memenuhi syarat dengan pekerjaan-nya.

Shi Joon dan Min Woo, keduanya mendapat undangan ke pertunjukan musikal. Kae Hwa melihat tiket Min woo dan mencoba tanya apa ia bisa mendampingi Min Woo ke pertunjukan itu? Karena Kae Hwa ingin belajar.

Min Woo kaget dan tertawa, Ajumma, apa kau pikir aku tidak punya teman untuk diajak? Yang jadi masalah adalah aku punya banyak sekali yg bisa diajak. Min Woo berkata, ia lebih baik tidak pergi jika harus pergi dengan Kae Hwa. Kae Hwa sebal, ia bukannya ingin pergi dengan Min Woo, ia ingin melihat pertunjukan musikal.

Min Woo jadi heran mengapa Kae Hwa tertarik, Kae Hwa berkata ia belum pernah pergi sebelumnya. Min Woo tidak percaya. Tapi Kae Hwa berkata tiketnya mahal, untuk ibu2 seperti dirinya, tiket semahal itu lebih baik untuk belanja.

Min woo mengerti, ia tidak pernah menyadari bahwa harga tiket pertunjukkan terlalu mahal untuk Kae hwa. Min Woo setuju memberikan diskon 50% untuk Kae Hwa, nanti potong gaji. Kae Hwa jadi bingung apa Min woo dapat tiket gratis? Kae Hwa tanya apa bisa di-diskon lebih besar lagi seperti..70% ? Min woo setuju dan mengingatkan Kae Hwa agar dandan, karena nanti Min Woo pasti akan terlihat bersama Kae Hwa.

Min woo belanja baju dengan Yu Ra, yang membelikan setelan untuk Min woo sebagai ucapan terima kasih karena bersedia jadi model di perusahaan keluarganya. Fans dan reporter menyebalkan itu terus membuntuti dan mengintip di jendela butik. Yu Ra sadar dan memanfaatkan kesempatan itu dengan menyentuh jaket Min woo terus2an.

Min Woo mengundang Yu Ra pergi dengannya ke pertunjukan musikal. Sampai ia kembali ke mobilnya sendiri, Min Woo ingat kalau ia janji akan membawa Kae Hwa ke pertunjukan itu. Min Woo akhirnya menelpon manajemen-nya untuk minta satu tiket lagi.

Reporter Han mengikuti Yu Ra dan memotong jalur mobilnya dan menemui Yu Ra. Reporter Han sudah putus asa karena tidak dapat berita apapun, Han ingin tahu apa hubungan Min woo dengan Yu Ra.

Yu Ra menjawab mereka belum sampai ke "tahap" itu. Jawaban ini memuaskan reporter Han. Yu Ra terpancing untuk mengatakan bahwa Min woo sangat lembut dan baik dan bla..bla..bla. Tapi Reporter Han tidak tertarik dengan cerita seperti itu, itu kisah anak2, ia ingin tahu apa ada hal lain yang menarik? Apa ada? (well, media suka sekali skandal, bad news is good news anyway..)

Kae hwa cepat2 pulang dan bersiap untuk pergi ke pertunjukan. Mantan suaminya menelp dan minta Kae Hwa menjaga Min ji malam ini. Kae Hwa tidak bisa ia ada acara. Tapi akhirnya Kae Hwa menjemput Min Ji dan berkata pada Min Woo ia tidak jadi datang.

Kae hwa dan Min ji akhirnya ke sauna bersama dan bersenang-senang. Bok Nim merasa Kae Hwa gila karena membuang kesempatan pergi ke pertunjukan musik dengan Min Woo. Bok Nim mengundang Min Ji menginap di rumahnya malam ini, menyuap Min ji dengan beberapa DVD kartun baru, dan tidak mendengar protes Kae Hwa (Bok Nim = teman sejati!!)

Tapi, Kae Hwa perlu baju baru. Bok Nim bersikeras membelikan baju baru untuk Kae hwa yang cocok untuk acara seperti ini. Kae hwa akhirnya mendapat baju yang cocok dan bergegas ke gedung pertunjukan.

Min Woo tiba bersama Yu Ra dan langsung jadi sorotan media dan fans. Min woo sudah melepaskan tiket Kae Hwa saat Kae Hwa menelp pertama kali dan mengambilnya kembali saat Kae Hwa berkata ternyata ia bisa. Yu Ra melihat Min Woo gelisah, dan melihat sekitar lobi. Yu Ra tahu Min Woo menunggu seseorang. Bahkan setelah ada di dalam dan duduk, Min Woo masih gelisah dan akhirnya permisi keluar untuk menunggu Kae Hwa di lobi. Kae Hwa akhirnya tiba dengan lari2.

Di dalam, Kae Hwa memberi salam dengan ceria pada Yu Ra, tapi Yu Ra menanggapi dingin. sepanjang pertunjukan, Kae Hwa sangat responsif dan tertawa-tawa sementara Yu Ra tampak dingin saja dan tetap dingin. Min Woo tersenyum saja, dan ia justru menikmati reaksi Kae Hwa.

Setelah pertunjukan selesai, ketiganya bertemu Shi Joon dan Jung Ah. Mereka berlima akhirnya duduk semeja pada acara pesta setelah pertunjukan.

Jung Ah mencoba membuka percakapan dengan hal yang menyenangkan dan Kae hwa dengan antusias memuji2 pertunjukan, musiknya bagus, pertunjukannya bagus, dekornya bagus dsb. Yu Ra menanyakan genre musik apa yang paling disukai Kae Hwa, Kae Hwa bingung dan membuka ketidak tahuan-nya mengenai musik. Min Woo merasa malu. Yu Ra dan lainnya sangat menguasai bahan dan berbincang2 mengenai latar belakang pemeran utama dan hal2 lainnya.

Kae Hwa merasa tidak bisa masuk dalam percakapan itu dan permisi untuk mengambil makanan lagi. Kae Hwa menoleh lagi dan melihat ke-4nya dan ia merasa ia bukan bagian dari dunia ini. Kae Hwa hanya bisa menyuapkan makanan ke mulutnya sambil berdiri sendirian.

Kae hwa ke kamar mandi dan Yu Ra juga masuk. Yu Ra berkomentar, baju Kae Hwa modis biarpun tidak cocok untuk Kae Hwa. Baju dan tempat harus sesuai dengan orangnya. Kae Hwa menenangkan Yu Ra agar tidak khawatir, ia terlalu tua untuk salah mengartikan kebaikan Min Woo, sebagai rasa suka. Yu Ra minta jangan dekat2 dengan Min woo, Kae Hwa bisa merusak image Min woo, jika ada yang salah paham dengan hubungan mereka. Kae Hwa tidak percaya, Yu Ra masih muda tapi kasar sekali.

Saingan Shi Joon, produser Eom datang bersama mantan suami Kae Hwa.

Byung Hak melihat Kae Hwa dan berkata, mana Min Ji? Byung hak tidak percaya Kae Hwa meninggalkan Min ji di rumah Bok nim hanya untuk "acara penting ini". Kae Hwa mengingatkan Byung hak jangan terlibat dengan bisnis investasi lain yang bisa membuatnya hancur. Apalagi Byung Hak tidak mengatakan ini pada ayahnya. Kae Hwa berkata, berarti kau tahu ada yang tidak akan disetujui oleh ayahmu, kau bisa kena marah. Byung hak kesal, kena marah? apa aku anak kecil.

Byung Hak heran, mengapa Kae Hwa disini, hanya orang dengan kepentingan tertentu saja yang ada di sini, apa Kae Hwa kerja di bagian cateringnya? Kae hwa tidak menjelaskan dan minta Byung hak mengurus urusannya sendiri. Byung hak melihat Kae Hwa ngobrol dengan Sung Min Woo, yang memberinya kue dan tanya apa judul lagu yang sedang dimainkan.

Kae Hwa bersiap pulang dan ia menuju pintu keluar. Byung Hak menariknya dan membawanya ke pinggir. Byung hak berkata ia mendengar dari temannya, Kae Hwa kerja di perusahaan musik dan menuduh Kae hwa tidak bertanggung jawab karena meninggalkan anak di rumah. Byung hak juga tanya bagaimana Kae Hwa kenal Sung Min woo. KAe Hwa berkata ia hanya mengenalnya. Byung Hak berkata bidang ini juga akan jadi bidangnya di masa mendatang, jadi Kae Hwa jangan muncul di depannya seperti ini.

Tepat saat Min Woo dll muncul, Byung Hak berkata kau bahkan tidak bisa bayar sewa dan diusir keluar. Suara Byung hak membuat semua mata memandang Kae Hwa. Kae Hwa merasa malu dan kesal, ia pergi dan PRANG..!! menabrak pelayan dan membuat semua minuman tumpah ke baju baru Kae Hwa !

Min Woo otomatis mau maju, tapi Yu Ra menahannya. Orang2 melihat. Kae Hwa segera bergegas pergi dengan malu.

Kae Hwa pulang naik bis dan menahan tangisnya. Min Woo pulang sendiri dengan mobil dan ia juga merasa tidak enak. Min Woo sampai rumah duluan dan ia menelp. Kae hwa.

Beberapa saat kemudian Kae Hwa muncul dengan Ye Eun di gendongannya, tidak mengacuhkan Min Woo dan bergegas ke kamar Ye Eun.

Min Woo bingung mau bicara apa, akhirnya ia mondar mandir dan coba tanya apa Kae Hwa sudah makan, akhirnya ia berkata, aku lapar, buatkan ramyoen.

Kae Hwa masak mie dengan diam dan menyajikan di depan Min woo. Sebenarnya Min Woo hanya ingin bicara dan ia berkata, mienya terlalu lembek, Min woo tidak bisa makan ini dan minta dibuatkan lagi yang baru.

Ini sebenarnya cara Min woo ngajak Kae Hwa makan sama-sama, hanya saja Kae Hwa terlalu sedang tidak enak hati jadi ia membuang semua mie ke bak cuci dengan marah! yah..

Min woo tambah bingung, mau bicara apa lagi, tapi Kae Hwa kali ini yang memulainya, apa kita bisa minum bersama?

Sembari menyesap anggur, Kae Hwa berkata dengan sedih, aku sangat menyedihkan hari ini, iya kan? Min woo menjawab, tidak seburuk itu.

Kae Hwa menjelaskan, pria tadi adalah mantan suamiku. "Dia adalah orang yang sangat ingin kuperlihatkan sisi terbaikku, sisiku yang paling percaya diri, tapi aku tidak bisa melakukannya." tapi, Byung Hak justru mengejeknya karena tidak tahu apapun mengenai musikal dan Kae Hwa tidak bisa membantah Byung Hak. Kae Hwa tahu ia mendapat pekerjan ini karena kemurahan Min woo dan ia hanya bergantung pada itu.

Setelah situasi mulai cair, Min Woo berkata ya benar, kau ini masa bodoh sekali. Kau bahkan tidak tahu judul lagunya, bagaimana kau bisa membantu seorang bintang kalau begitu? Kae Hwa menghela nafas, Min Woo tidak perlu berkata terus terang begitu padanya. Min Woo berkata, kita punya masalah, aku juga tidak tahu judulnya! Kae Hwa melihat Min woo dan ia tidak tahan dan langsung senyum.

Min Woo mengejeknya dan berkata Kae Hwa konyol sekali tadi. Kae Hwa berkata tapi tadi benar2 menyenangkan (pertunjukannya). Min woo menyanyikan beberapa bait lagu, dan Kae hwa sangat terpesona dan ia tepuk tangan dengan senang.

Tapi Min woo berubah wajahnya saat Kae hwa berkata, sekarang aku tahu mengapa kau jadi bintang meskipun mereka berkata aktingmu jelek. Kau benar2 punya kualitas bintang.

Min Woo berkata dingin, kau seharusnya tidak menyebut bagian tentang akting jelek itu. Tapi suasanyanya sudah mencair sekarang dan Kae Hwa berkata jika Min woo nanti berhasil meraih Daesang, Min woo harus menyebut namanya di pidatonya nanti. Min Woo menjawab, mengapa tidak, aku akan berkata aku membagi penghargaan ini dengan Yoon Kae Hwaaaaaaaaa...

Mereka kehabisan anggur dan keduanya sudah mabuk dan ngaco. Min woo berkata, kau tidak menyedihkan. Kae Hwa bergumam, aku tahu itu juga..tapi apa benar?

Min woo memandangi Kae Hwa dan menggelengkan kepalanya. Min Woo minta Kae Hwa ke dapur mengambil anggur lagi. Min Woo sedikit bingung ada apa tadi..

Kae Hwa membuka lemari es dan tertidur sambil berdiri di sisi lemari es. Min woo menyusulnya karena heran mengapa Kae Hwa lama sekali. Ternyata Kae Hwa tertidur.

Min Woo memandangi wajah Kae Hwa dengan lama...Kae Hwa membuka matanya dan ia melihat Min Woo memandanginya lama, Kae Hwa melihat Min woo dengan heran. Min Woo mendekat dan mencium Kae Hwa...

Oh 5
Oh 4
Oh 3
Oh 2
Oh 1

Rabu, 02 Juni 2010

Big and Small Cutie Pie

1. Choi Si Won and Kim Yu Bin (5 th) - Oh My Lady

Aku heran, bayi-bayi Korea ini dikasih makan apa ya..lucu2 bgt, aktingnya pintar2 lagi.



2. Kim Nam Gil and Jun Min Suh - Bad Guy


Di whiteboard itu ternyata tulisan Kim Nam Gil lo :

Guru : Kim Nam Gil

Tugas kebersihan : Oh Yeon So dan Han Ga In
Diperingatkan karena suka ribut : Kim Jae Wook
Yang suka lari dari tugas bersih2 : Lee Hyung Min (sutradaranya)

Haha..kayanya Kim Nam Gil cocok kalau punya anak cewek.

source : allkoreandrama

Selasa, 01 Juni 2010

The Relation of Face, Mind and Love (Movie - 2010)

   


    *Title: 내 눈에 콩깍지 / The Relation of Face, Mind and Love
    * Also known as: Love is Blind
    * Previously known as: 내 사랑 못난이 / 얼굴과 마음과 사랑의 관계 / The Fool That I Love / My Love, Ugly Duckling
    * Genre: Romance, comedy
    * Release date: 2009-Nov-05
    * Broadcast date: 2010-Apr-04
Production Credit

    * Producer: Lee Jang Soo
    * Screenwriter: Ooishi Shizuka

Cast

    * Lee Ji Ah as Wang So Jung
    * Kang Ji Hwan as Kang Tae Pung
    * Lee Dong Hoon as Eun Soo
    * Hwang Jung Eum as Eun Bin
    * Jun Soo Kyung as chief editor
    * Hwang Bo Ra as Tae Young

Synopsis

Kang Tae Pung adalah cowok tampan yang sukses. Suatu pagi terjadi kecelakaan di perjalanan ia ke tempat kerjanya. Keadaan Kang Tae Pung baik-baik saja setelah terjadi kecelakaan itu, hanya saja untuk sementara waktu, otaknya (dan matanya) mengalami masalah. Jadi dimata Kang Tae Pung orang cantik itu terlihat jelek dan orang jelek terlihat cantik.

Malam harinya ia bertemu dengan Wang So Jung, seorang cewek yang terkenal buruk rupa. Karena saat itu otak Tae Pung lagi bermasalah, jadi dia melihat So Jung itu adalah wanita tercantik yang pernah dia liat. Langsung saja Tae Pung mendekati So Jung, dan So Jung yang sebelumnya tidak pernah di dekati cowok cakep tentu saja tidak menolak. Apalagi saat itu Tae Pung terus-menerus memuji kecantikan So Jung. Akhirnya mereka pacaran selama 2 hari.

Esoknya So Jung ditugaskan ke luar negeri selama 3 hari. Dan selama 3 hari itu pula So Jung sering mengobrol lewat HP dengan Tae Pung. Bahkan saat itu Tae Pung berjanji ingin menikahinya.

Sementara So Jung di luar negeri, penyakit Tae Pung perlahan pulih. Ia kembali dapat melihat kenyataan bahwa yang cantik itu cantik dan yang jelek itu jelek. Setelah kepulangan So Jung dari luar negeri, Tae Pung dan So Jung janjian ketemuan di caffe. Tapi saat itu Tae Pung tidak mengenali So Jung dan pergi lagi. So Jung pun merasa sakit hati. Terus gimana kelanjutannya? nonton aja sendiri... masih baru kok, jadi gampang dicari...

Panggemar korama pasti udah pernah liat Lee Ji Ah sebelumnya kan? Dia pernah bermain di beethoven virus dan style. Di film ini Lee Ji Ah didandani menjadi orang jelek. Tapi menurutku sih ga jelek-jelek banget. Cuma ditambahin bintik-bintik pada wajahnya dan giginya dibuat besar-besar dan tidak rata. Tapi menurutku masih keliatan cantik. Mungkin menurut orang sana yang seperti itu udah tergolong jelek kali ya, mungkin di sana emang orangnya cantik-cantik semua. hehe...

Menurutku film ini cukup menghibur. Kreatif banget idenya. Ada nilai yang bisa diambil dari film ini yaitu kalau menilai seseorang jangan dari wajahnya. Kalo pepatah bahasa jawanya bilang "don't judge a book by its cover" (hehe... bener ga tuh?)

Snow Queen

Ini adalah kisah yang indah dari dua jiwa yang terluka untuk menemukan arti dalam hidup satu sama lain. Persiapan : Tissue sebanyak mungkin.

Judul : Snow Queen
Genre : Romance, drama
Episode : 16
Produksi : KBS2, 2006
Sutradara : Lee Hyeong Min
Screenwriter : Kim Eun Hee, Yoon Eun Kyung

Cast :
Hyun Bin as Han Tae Woong / Han Deuk Gu
Sung Yu Ri as Kim Bo Ra
Im Ju Hwan as Suh Gun Woo
Yoo In Young as Lee Seung Ri
Kim Tae Hyun as Choi Choong Shik
Go Doo Shim as Park Yeong Ok (Ibu Tae Woong)
Kim Eung Soo as Lee Dong Sul (Ayah Seung Ri’s)
Chun Ho Jin as Kim Jang Su (Ayah Bo Ra’s)
Oh Mi Hee as Ibu Bo Ra
Lee Sun Ho as Kim Jeong Kyu
Jang Jung Hee as Go Soon Ja (Asisten Bo Ra’s)
Jung Hwa Young as Park Deuk Nam (Putri Go Soon Ja)
Go Ju Yun as young Kim Bo Ra
Kim Hak Jin as Ahn Sang Ho
Lee Seo Yoon (이서윤) as Hong Ji Hye
Lee Chul Min as Park Dong Pil (boxer)
Park Jin Young as Jang Park Sa (Dokternya Bo Ra)
Choi Duk Moon as Oh Shil Jang
Kim Beol Rae as Profesor matematika
Choi Yeo Jin (Cameo)
Jerome To (Cameo)
Kim Yeo Jin (Cameo)

Awards :
2006 KBS Drama Awards:
- Popularity Award (Male) – Hyun Bin
- Popularity Award (Female) – Sung Yu Ri
- Netizen Award (Male) – Hyun Bin
- Best Couple Award – Hyun Bin and Sung Yu Ri


Karakter :

Han Tae Woong/Han Deuk Gu
Adalah seorang yang jenius dalam matematika. Dia tinggal dengan ibunya yang mencari nafkah dari berjualan mie di pinggir jalan. Pria sederhana dengan hati murni. Hidupnya menjadi berat setelah ia kehilangan sahabatnya karena bunuh diri.

Kim Bo Ra
Seorang gadis yang sangat kesepian. Kakaknya yang sangat ia puja, meninggal ketika ia berusia 14 th. Dia menderita myasthenia gravis dan harus mendapatkan perawatan medis secara teratur di RS. Sementara ayahnya memanjakannya secara materi, tapi hubungan mereka tidak dekat. Bo Ra kesepian dan takut, tapi ia menyembunyikannya, dengan semua sifat angkuhnya. Dan juga cara-caranya yang tidak masuk akal.

Suh Gun Woo
Gun Wu dikenalkan pada Bo Ra pada satu acara pernikahan. Gun Woo langsung tertarik pada Bo Ra, meskipun Bo Ra mengaku pada Gun Woo kalau ia sedang sakit parah. Ayah Bo Ra membantu Gun Woo mencari uang secara ilegal sebelum usaha Gun Woo menjadi dipercaya, dan ini membuat Bo Ra tidak tertarik pada GunWoo.

Lee Seung Ri
Dia adalah putri Lee Dong Sul, pemilik gym tinju yang menampung Tae Woong. Seung Ri jatuh cinta pada Han Deuk Gu dan bersedia melakukan apapun untuknya.

Choi Chung Shik
Chung Shik adalah teman baik Han Deuk Gu, dia tidak menyadari masa lalu Deung Gu. Setelah tahu, dia terluka dan merasa tertipu.

Park Yeong Ok (Ibu Tae Woong)
Yeong Ok menaruh semua harapannya pada anaknya, Tae Woong. Harapannya lenyap saat anaknya menolak melanjutkan studinya setelah kematian sahabatnya. Yeong Ok berkata ia tidak akan pernah sanggup membiayai anaknya untuk kuliah ke luar negeri seperti yang sudah diberikan oleh Olimpiade Matematika itu pada Tae Woong. Tapi kemenangan di Olimpiade itu dinodai oleh kematian temannya.

Lee Dong Sul (Ayah Seung Ri)
Lee Dong Sul adalah juara tinju pada masanya. Dong sul mengambil Tae Woong dan memberinya nama Han Deuk Gu (setelah seorang petinju Korea yang terkenal meninggal dalam pertandingan)

Kim Jang Su (Ayah Bora)
seorang pengusaha sukses. Dingin pada putrinya dan mengabaikan Bo Ra. Kim Jang Su bohong pada Bo Ra dan berkata ibunya sudah meninggal, padahal ibunya lari meninggalkan mereka dengan pria lain.
Kim Jang su keras pada anaknya dan ingin anaknya hidup sebagai anak jenius. Dia kehilangan anak lelakinya, karena anaknya itu tidak bisa memenuhi harapannya.

Kim Jeong Kyu
Terkenal karena ia punya IQ 180. Ayahnya mendorong Jeong Kyu dengan keras untuk sukses. Kim Jeong Kyu tidak pernah dapat melupakan kata2 ayahnya, Orang hanya mengingat pemenang pertama. Kata2 ini yang menyebabkan kematiannya.


Brief recaps

Pada awalnya........

Tae Woong dan Jeong Kyu
Mereka tidak memiliki awal yang baik. Jeong Kyu dikenal sebagai siswa yang jenius di seluruh sekolahnya dan merasa mulai terancam saat Tae Woong masuk ke situ.
Tae Woong juga sama cerdasnya dengan Jeong Kyu...meskipun Tae Woong tidak menyadarinya. Jeong Kyu sangat menikmati sanjungan dan kekaguman dar teman-temannya, sementara Tae Woong itu memiliki pesona-nya sendiri.

Ketika Tae Woong dipuji karena kecerdikannya dalam pokok tesisnya, Jeong Kyu dengan cepat menuduh Tae Woong bahwa dia melakukan plagiat. Tapi akhirnya Jeong Kyu menyadari kesalahannya dan cepat minta maaf pada Tae Woong. Ternyata itu cuma salah paham.

Tae Woong dan Jeong Kyu menjadi teman baik setelah itu.

Keduanya menghabiskan waktu bersama dan berbagi harapan dan impian. Jeong Kyu ingin memenangkan hadiah Nobel. Sedangkan mimpi Tae Woong sederhana tapi juga mencerminkan kehidupan kerasnya, yaitu mendapat pekerjaan kantoran dengan penghasilan tetap, menikah dan punya anak. Jeong Kyu berkata pada Tae Woong, bahwa ia akan memperkenalkan dirinya dengan seorang gadis cantik dan manis yang bagai malaikat.

Jeong Kyu dan Tae Woong dipilih untuk mengambil bagian dalam Olimpiade Matematika (yang sebenarnya, Korea sering kalah dengan Indonesia hehehe..anak2 Indonesia keren lo) Pada hari pembacaan hasilnya, Tae Woong memeluk Jeong Kyu, karena ia yakin Jeong Kyu pasti menang. Tae Woong mengingatkan Jeong Kyu, Hei, aku orang pertama yang memberimu selamat ingat itu! Tapi Jeong Kyu shock saat yang menang ternyata Han Tae Woong.

Jeong Kyu sangat marah sehingga ia seperti linglung. Kata-kata ayahnya terngiang seperti jalan menuju kematian, "Orang-orang hanya mengingat pemenang pertama." Tae Woong mencoba untuk menghiburnya tetapi Jeong Kyu menganggap itu adalah penghinaan.

Sakit hati dan marah, Jeong Kyu menuduh Tae Woong munafik. Tae Woong juga terluka dan kesal, dan ia berkata ia lebih suka tidak memiliki Jeong Kyu sebagai sahabatnya jika Jeong Kyu tidak bisa berbahagia untuk-nya.

Jeong Kyu penuh dengan rasa sakit. Dia tahu dia tidak seharusnya bereaksi seperti itu di saat Tae Woong menang, tapi Jeong Kyu tidak bisa menerima kekalahannya sendiri.

Seminggu sebelum Olimpiade, Jeong Kyu sudah meminta Tae Woong untuk tetap menjadi sahabatnya jika ia menang nanti. Jeong Kyu tahu bahwa Tae Woong selamanya akan menghargai ia sebagai sahabat. Namun, tidak pernah terlintas dalam benak Jeong Kyu kalau ia akan kalah. Dia sangat terpukul dan hancur oleh kekalahan ini dan ia akhirnya meninggal dalam kecelakaan mobil.

Tae Woong dan Bo Ra
Tae Woong bertemu Bo Ra untuk pertama kalinya di perpustakaan dimana Bo Ra berkeras untuk membeli buku "Snow Queen". Bo Ra dengan penuh semangat dan juga angkuh untuk seorang gadis usia 14 th, bersikeras menawar untuk membeli buku itu dari petugas perpustakaan dengan menawar 10 kali lipat harga buku. Bo Ra berhasil mendapatkan buku, tapi ia bertemu dengan sekelompok gadis yang menginginkan uang Bo Ra.

Tae Woong "menyelamatkan" Bo Ra dari gadis2 itu dan meskipun Bo Ra terlalu angkuh untuk mengakui itu, dia berterima kasih pada Tae Woong. Bo Ra minta uang pada Tae Woong untuk ongkos pulang ke rumah dan sebagai gantinya, Bo Ra memberikan no pagernya.

Tae woong melarikan diri dari rumah ketika Bo Ra mencoba menghubunginya. Tae Woong dituduh plagiarisme dan ibunya kecewa pada Tae Woong. Tae Woong bergegas menemui Bo Ra saat Bo Ra berkata ini masalah hidup dan mati. Ternyata ia menemukan Bo Ra di bandara mencoba membeli tiket ke Lapland. Mereka tidak berhasil mendapatkan tiket, tetapi Bo Ra mentraktir Tae Woong makan siang dan menyeretnya ke landasan pacu pesawat dan dikejar-kejar oleh polisi yang mungkin disuruh ayah Bo Ra mencarinya.

Tae Woong dan Bo Ra menghabiskan waktu yang menyenangkan di taman hiburan dan Bo Ra mengatakan bahwa dia ingin pergi ke Lapland untuk mencari ibunya. Bo Ra menceritakan kisah Snow Queen, bagaimana Snow Queen mengambil Kai dari sahabatnya Gerda. Gerda berpikir Kai masih hidup dan menempuh perjalanan mencari Kai ke Lapland, di istana Ratu Salju dimana hanya ada dingin dan kesepian.

Tae Woong ingat cerita Bo Ra dan mencari buku untuk Bo Ra. Tae Woong merancang dan mengatur pertemuan di taman hiburan untuk memberikan buku itu pada Bo Ra, janji yang gagal ditepatinya.

8 tahun kemudian..........

Dunia Tae Woong hancur setelah kematian Jeong Kyu. Tae Woong merasa beranggung jawab karena ia memenangkan olimpiade dan menyebabkan kematian sahabatnya. Dia melepaskan kesempatan mendapatkan beasiswa dan keluar dari sekolah. Tae Woong menyerah pada hidup dan berusaha "memperbaiki hubungan" dengan Jeong Kyu dengan cara hidup sesuai impian Jeong Kyu, yang ingin jadi petinju. Dari anak jenius, Tae Woong berubah menjadi Han Deuk Gu, petinju kelas tiga.

Han Deuk Gu adalah kebalikan Han Tae Woong. Deuk Gu hidup seperti mayat berjalan. Dia telah kehilangan kontak dengan ibunya saat ia melarikan diri setelah kematian Jeong Kyu. Dia telah mengatakan pada ibunya bahwa ia tidak bisa melanjutkan studi dan ibunya sangat kecewa karena membuang kesempatan kuliah ke luar negeri, Tae Woong pergi. Setahun kemudian Tae woong kembali ternyata ibunya sudah meninggalkan rumah mereka.

Takdir Deuk Gu dan Bo Ra bertemu kembali saat Deuk Gu menghentikan Bo Ra saat akan bunuh diri di RS. Deuk Gu diajak Bo Ra mengunjungi makam kakaknya. Beberapa waktu kemudian, Deuk Gu menyelamatkan Bo Ra saat akan bunuh diri lagi di makam kakaknya. Ayah Bo Ra terkesan dan berkata agar Deuk Gu datang saja kapanpun kalau ia perlu bantuan.

Deuk Gu akhirnya bertemu ibunya, tapi ibunya tidak menyambutnya dengan hangat dan berkata Deuk Gu hanya akan berguna baginya jika bisa menghasilkan uang banyak untuk menghalau para rentenir.

Deuk Gu mengantar Bo Ra ke sekolah sehari-hari dan menjaganya sepanjang waktu. Hubungan mereka tumbuh dan Bo Ra segera menyadari dari percakapan mereka kalau Deuk Gu adalah "oppa" yang ditunggunya 8 th lalu dan juga "cinta pertamanya." Deuk Gu akan tahu ini nanti.

Bo Ra kesal pada Deuk Gu karena tidak memenuhi janjinya pada "temannya" tapi lupa mengapa ia tidak datang. Padahal, Deuk Gu tidak tega mengatakan pada Bo Ra kalau hari itu adalah saat ia tahu mengenai kematian sahabatnya.

Deuk Gu bertemu teman SMA-nya yang kebetulan juga adalah dokter Bo Ra. Dr Suh Gun Woo juga tertarik dengan Bo Ra dan mengejarnya meskipun ia tahu Bo Ra menyukai Deuk Gu. Dr. Suh akhirnya tahu bahwa Han Deuk Gu dan Han Tae Woong itu orang yang sama. Sementara itu Deuk Gu tahu dari teman SMA-nya bahwa kakak Bo Ra tidak lain adalah Jeong Kyu. Deuk Gu mundur dari Bo Ra.

Dr. Suh yang mengetahui identitas asli Deuk Gu menemuinya, Deuk Gu minta Dr. suh merahasiakan identitasnya dan minta agar tidak menyakiti Bo Ra.

Bo Ra tanpa sengaja tahu identitas asli Han Deuk Gu dan ia kaget sekali, tapi ia sudah simpati pada Han Tae Woong meskipun ayahnya berkata kalau Han Tae Woong adalah penyebab kematian Jeong Kyu, kakaknya.

Bo Ra ingin tahu kebenarannya dan Tae Woong berkata : "Temanku meninggal karena diriku." Tae Woong marasa bersalah karena ia mengatakan bahwa "ia tidak membutuhkan teman seperti dia" pada hari teman-nya itu meninggal. Tae woong berharap bisa menarik kata-katanya kembali dan ia menghabiskan 8 tahun hidupnya berusaha berdamai dengan hatinya, dan saat itulah ia bertemu dengan seorang gadis dan jatuh cinta padanya. Untuk pertama kalinya dalam hidupnya..Tae Woong ingin bahagia.

Tae Woong berkata Bo Ra membencinya. Bo Ra tidak bisa membenci Tae Woong, dan berlawanan dengan keinginan ayahnya, Bo Ra terus berhubungan dengan Tae woong.

Ayah Bo Ra berkata ia tidak akan pernah menerima Tae Woong. Ayah Bo Ra berkata pada Tae Woong ia tidak bisa melihat Tae Woong karena Tae Woong mengingatkan-nya pada Jeong Kyu setiap kali melihat Tae Woong.

Bo Ra meninggalkan rumah untuk bersama Tae Woong. Tae Woong berkata pada ayah Bo Ra, bahwa ia akan terus mengunjunginya sampai ayah Bo Ra memberi ijin agar Tae Woong dan Bo Ra bisa bersama.

Bo Ra tinggal dengan Seung Ri dan bahkan mengambil pekerjaan paruh waktu di butik milik teman Seung Ri. Bo Ra memulai hidup baru dan untuk pertama kalinya dalam hidupnya ia merasa bebas. Bo Ra berkata pada Tae Woong bahwa selama ini ia hidup di bawh bayang2 ayahnya dan ia senang bisa mandiri. Bo Ra bahkan membelikan ayahnya sepasang sarung tangan dengan gaji pertamanya.

Tae Woong berkata pada Bo Ra bahwa dia tidak pernah bahagia seperti ini selama hidupnya. Bo Ra sudah membuatnya tersenyum dan bermimpi lagi. Dia telah memberikan Tae Woong hidup baru.

Tae woong dan Bo Ra sangat bahagia bersama tapi kebahagiaan mereka pendek karena Bo Ra sakit parah. Kanker-nya sudah masuk stadium akhir. Bo Ra menyembunyikan ini dari Tae Woong. Bo Ra tidak tahan melihat Tae Woong menderita, Bo Ra tahu ia harus hidup agar Tae Woong tetap hidup.

Profesor Tae Woong memberikan soal matematika untuk dipecahkan. Soal yang sudah puluhan tahun tidak dapat terpecahkan. Bo Ra berkata pada Tae Woong, jika Tae Woong berhasil memecahkan soal itu, Bo Ra akan mewujudkan satu permintaan Tae Woong.

Tae Woong berhasil menemukan solusi untuk soal itu dan mengatakan pada Bo Ra ia punya satu permintaan, yaitu memiliki wanita di sampingnya selama-lamanya dan tanya apa Bo Ra mau menikah dengan-nya. Bo Ra yakin ia tidak akan hidup lama, jadi ia karena tidak ingin membuat Tae Woong sedih berkata, "aku tidak tahan dengan sifat jorokmu, jadi aku mau pulang."

Bo Ra mencari Dr. Suh dan mengaku ia sakit parah dan perlu perawatan. Dr. Suh melihat diagnosa-nya tidak baik. Bo ra dilarikan ke ruang gawat darurat ketika ia pingsan. Tae woong akhirnya tahu kondisi Bo Ra dan mengerti mengapa Bo Ra menolak lamarannya.

Ayah Bo Ra akhirnya mengalah dan mengijinkan Bo Ra dan TAe Woong untuk bersama. Tae Woong mengajak Bo Ra pergi dan menghabiskan waktu bersama sendirian. Bo Ra berkomentar seolah-olah mereka pergi bulan madu sebagai pengantin baru. Keduanya sama-sama menyadari wakt mereka bersama sangat pendek.

Tae Woong mengawasi Bo Ra tidur dan Tae Woong berdoa, jika sudah waktunya Bo Ra dipanggil, ia minta juga dibawa bersama Bo Ra.

Bo Ra berkata : Aku menyesal karena tidak dapat terus membuat kenangan indah bersamamu. Aku minta maaf karena harus meninggalkanmu seperti ini dan aku merasa lebih buruk jika tidak memiliki kesempatan untuk mengatakan-nya.

Bo Ra meninggal dunia.

Tae Woong bersiap pergi studi ke Amerika. Tae Woong membeli tiket sekali jalan ke Lapland untuk bergabung dengan Bo Ra. Pada malam sebelum ia berangkat, Tae Woong menerima bingkisan dari Deuk Nam (anak pengurus Rumah tangga di kediaman Bo Ra). Deuk Nam berkata itu adalah hadiah yang dipercayakan Bo Ra untuk diberikan pada Tae Woong.

Tae Woong membukanya ternyata pager tua milik Bo Ra. Tae Woong sekarang tahu mengapa Bo Ra memberinya password sebelum meninggal, "1111"

Bo Ra : "Aku tidak tahu kapan kau akan menerima pesan ini. Tetapi saat kau mendengarnya, dimana aku berada? aku yakin aku akan berada di Lapland. Aku menyesal tidak bisa memenuhi janjiku padamu bahwa kita akan pergi kesana bersama-sama. Aku tidak akan sedih karena aku tahu kita akan bertemu lagi suatu hari. Aku mengembalikan kata-kata yang pernah kau katakan padaku, meskipun kau merasa menghindari tantangan yang menuju ke arahmu, jangan tutup matamu, jangan melarikan diri, hadapi mereka dan hiduplah."

Deuk Gu dan Jang Su

Jang Su merasa sayang dengan Deuk Gu, karena Deuk Gu mengingatkannya pada mendiang putranya Jeong Kyu. Dia berterima kasih pada Deuk Gu karena menyelamatkan nyawa Bo Ra dan menitipkan Bo Ra pada Deuk Gu untuk menjaganya. Jang Su kaget sekali saat tahu bahwa Deuk Gu itu bukan lain adalah Han Tae Woong, orang yang ia salahkan atas kematian Jeong Kyu.

Jang Su akhirnya menerima cinta Bo Ra dan Tae Woong. Jang Su berterima kasih pada Tae Woong karena memberikan Bo Ra sedikit kebahagiaan. Pada akhirnya, Jang Su bahkan menghadiri upacara Pemberian Hadiah "Fulkerson Prize" dimana Dr. Han Tae Woong dihormati atas hasil karyanya.

Personal Opinion :

Dengan berbagai ke-klisean-nya..semua ada di sini :) Menyentuh dan lumayan bagus panoramanya dan juga siap-siap ember untuk menampung air mata....^_^




Snow Queen - Korean Drama (2006) by quenybee522 Youtube



OST Korean Drama Snow Queen by EyLadramaholics



Source : Hancinema

Penyiar Berita Pingsan

Seorang penyiar berita di Korea, Yi Hye Rim tiba-tiba pingsan di tengah pembacaan berita pagi hari secara live, tgl 27 Mei 2010 lalu.

Hye Rim sudah dibawa ke RS dan sudah pulih. Ini mengingatkanku dengan beberapa artis Korea yang pingsan di panggung, spt Kim Hyun Jung, penyanyi Kim Jang Hoon, dan penyanyi Bae Seul Gi. Mereka kelelahan karena jarang istirahat.

Video via newdaily100@Youtube



source : yeinjee.com

Triangle - Korean Movie

Proyek paling baru dari Ahn Jae Wook (th 2009). Berupa Telecinema hasil kerjasama antara Korea Selatan dan Jepang.
Di-release di Korea tgl 19 Nov 2009

Judul : Triangle/트라이앵글
Judul lain : Triangle Bell
Genre : Romance, Komedi
Produser : Ji Young Soo
Screenwriter : Ozaki Masaya
92 menit

Cast :
Ahn Jae Wook as Ryu Sang Woo
Kang Hye Jung as Oh Sung Hye
Lee Soo Kyung as Han Ji Young
Kang Shin Il as Vice president's Son
Lee Dae Yeon as Team leader Kim
Lee Sung Min as President Lee Byung Joon
Lee Sung (이성)
Cha Tae Hyun cameo


Sinopsis

Sang Woo adalah artis penipu yang mempesona, berusaha mendekati wanita yang sudah menjadi janda tapi menarik untuk mengamankan kepemilikan benda seni seharga 2 Milyar Won.

Tapi Sung Hye, seorang wanita aneh selalu mencampurinya dan bahkan memerasnya agar Sang Woo mengijinkan-nya untuk masuk ke dalam proyek penipuan ini.


Kang Hye Jung





Triangle Movie trailer




Mr. Goodbye NG



source : hancinema