Karena masih dalam semangat SKK, jadi ingin menulis tentang kematian Raja Jeongjo (ada dalam Yi San, ep 77)
Dalam Ep 76-77 Yi San,
Dae Su (Kepala Naegeumbu, sahabat dan pengawal Jeongjo) dan Seo Jang Bo mengetahui rencana Ibu Suri Jeong Sun untuk membunuh Jeongjo dengan kuasa kegelapan saat festival kembang api yang dipimpin Raja. Jeongjo memimpin pasukan untuk melawan Ibu Suri Jeongsun dan Choi Seok Ju.
Choi Seok Ju dkk dimasukkan ke penjara setelah gagal melakukan pemberontakan terhadap Jeongjo dan Ibu Suri Jeong Sun (istri ke-2 Yeongjo, nenek Jeongjo) juga ikut disiksa karena Jeongjo mencurigainya terlibat dalam pemberontakan. Pada akhirnya Choi Seok Ju dan yang lain dihukum mati demi menyelamatkan Ibu Suri Jeongsun.
Jeongjo memberi peringatan pada Ibusuri Jeongsun : Kau akan mengerti satu hari nanti, kalau semua yang kau lakukan tidak ada artinya. Dan kalau waktu itu datang, kau akan menyesalinya. Kau akan menyesal mengorbankan mereka demi dirimu sendiri.
Kim Kwi Joo (Pengikut Raja) pensiun dan kembali ke kampung halaman-nya. Beberapa waktu kemudian ia bertemu dengan Jung Yak Yong yang memeriksa daerah itu. Setelah mendengar dari Jung Yak Yong tentang kebijakan Jeongjo, Kim Kwi Joo tersenyum, ia mengerti dan setuju dengan kebijakan Raja.
Kesehatan Raja Jeongjo semakin memburuk karena terlalu sibuk bekerja.
Raja Jeongjo jatuh pingsan dan meninggal dunia.
Adegan terakhir drama ini adalah percakapan antara Dae Sun dan Raja Sunjo (penerus Jeongjo). Dae Su minta Sunjo memerintah untuk rakyat seperti wasiat Raja Jeongjo padanya. Endingnya mirip Dong yi atau Dong Yi yang mirip Yi San? sama aja, sutradara-nya sama hehehe...
Tapi dalam drama-pun kematian Raja Jeongjo tidak ditampilkan langsung, tapi sutradara membuatnya seperti ini :
Jeongjo sedang memegang cawan obatnya ketika membayangkan bersama Song Yeon (selirnya) yang menggambarkan kematian-nya.
Historical Fact :
Banyak ahli sejarah Korea yang percaya kalau Jeongjo diracun.
Bukti Baru :
Ada beberapa bukti yang muncul yaitu kumpulan 299 pucuk surat Raja Jeongjo yang membuktikan kalau Jeongjo tidak diracun, tapi benar-benar karena sakit dan kesehatan-nya memburuk.
Surat-surat itu diluncurkan oleh Universitas Sungkyunkwan untuk East Asian Studies.
Universitas Sungkyunkwan menyatakan kalau surat2 itu membuktikan kalau Raja Jeongjo (yang dihargai sebagai salah satu pemimpin paling sukses dan bervisi dan setara dengan Raja Sejong) tetap mempertahankan hubungan korespondensi dengan rival politik-nya Shim Hwan Ji (1730-1802), menteri dan juga Pemimpin Noron-Byeokpa dari 20 Agustus 1796 s/d 15 Juni 1800 (sampai dengan beberapa hari menjelang kematian Jeongjo)
SKK mengatakan kalau surat-surat itu adalah harta nasional dan tulisan tangan Raja Jeongjo.
Prof Ahn Dae Ho (profesor Literatur Korea-Klasik Cina, SKKU) : Surat-surat itu adalah yang paling banyak diantara surat2 para Raja dinasti Joseon dan yang paling penting surat2 itu berhasil dipertahankan meskipun Raja Jeongjo memerintah untuk menghancurkan-nya.
Ahn berkata kalau surat2 itu menunjukkan proses yang rumit dari konflik menjadi kerjasama antara Raja dan Para Menteri dan juga menunjukkan gaya kepemimpinan Jeongjo (seperti mengumpulkan informasi dan membaca opini publik secara diam-diam)
Surat-surat itu juga mencantumkan tanggal, waktu dan tempat penerimanya.
SKKU berkata kalau korespondensi itu akan membantu ahli sejarah untuk menyelidiki dan mempelajari situasi politik selama pemerintahan Jeongjo.
Surat yang membuktikan kalau Jeongjo sakit :
Tanggal 15 Juni 1800, 13 hari sebelum kematian-nya. Surat pada Shim Hwan Ji, Jeongjo menulis :
"Aku merasakan kesakitan karena aku tidak bisa tidur, dan bolak balik sepanjang malam dan rasa sakit di dalam perut di bawah pusar-ku tidak menghilang. Aku mendapat obat-obatan untuk menghilangkan sakit lebih banyak lagi musim panas ini dan sepertinya semakin parah."
article by Chung Ah Young
Beberapa actor pemeran Jeongjo selain Lee Seo Jin :
Tampilkan postingan dengan label Yi San. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Yi San. Tampilkan semua postingan
Senin, 01 November 2010
Jeongjo's Death
Label:
General knowledge,
Korea,
Sungkyunkwan Scandal,
Yi San
Rabu, 03 Februari 2010
Yi San

Juga dikenal : Yi San - King Jeong Jo /Lee San, Wind of the Palace
Genre : Historical
Episode : 77
Produksi : MBC, 2007
Sutradara : Lee Byeong Hoon (Jewel In The Palace)
Synopsis,
Drama ini mengenai kehidupan Raja Jeong Jo, Raja ke 22 Dinasti Joseon. Yang dikenal dalam sejarah Korea sebagai Raja terbesar yang dicintai oleh rakyat dan memerintah untuk rakyat kecil.
Casts,
Lee Seo Jin as Yi San / Raja Jeong Jo
Seorang Raja yang bijaksana yang membuat era baru dalam meningkatkan kemakmuran dan kekuatan di dinasti Joseon. seorang penguasa yang bijaksana. Raja ke-22 Dinasti Joseon.
Saat Yi San berusia 11 tahun, dia menyaksikan ayahnya Pangeran Sado dieksekusi. Tapi ia tumbuh menjadi pria yang lembut dengan keinginan kuat.
Yi San pintar seperti kakeknya, Raja Young jo, tapi dia memiliki kepribadian khusus yang membuatnya berbeda.
Yi San suka membaca untuk memperluas pengetahuannya tapi ia juga sangat terlatih dalam persenjataan dan pertempuran. Kakek Yi San, Raja Young Jo selalu menguji kemampuannya dan ia juga menerima bantuan dari Song Yeon, kasim Nam Sa Cho, Pengawal Dae Soo, dan pelukis Kim Hong Do (yep..the same person/character in the Portrait of a beauty) untuk melewati setiap ujian.
Selama masa pemerintahan-nya yang tergolong singkat, 24 tahun, Yi San mengembangkan kebudayaan dan seni dan menekankan pemerintahannya pada filosofi humanis. Yi San meninggalkan banyak warisan dalam bidang politik, ekonomi, dan seni.

Han Ji Min as Seong Song Yeon
Song yeon adalah selir Raja yang mencintai Raja sepenuh hatinya. Seong Song Yeon masuk istana di usia 11 tahun, itulah saat ia pertama kali bertemu Yi San di Paviliun Hwiryeong di istana Changdeok. Hanya beberapa hari sebelum Pangeran Sado dieksekusi.
Song yeon menyukai lukisan dan ia juga memiliki bakat dalam seni karena ayahnya juga seorang pelukis. Song yeon bekerja sebagai asisten ayahnya di bengkel lukisnya di istana dan melalui bantuan keluarganya ia bisa menjadi selir di istana. Saat pertama kali bertemu Yi San di istana, mereka merasa saling cocok. Song yeon memikirkan Yi San setiap hari dan setelah bekerja di bengkel lukis selama 10 tahun (sebagai damo), dia akhirnya bertemu Yi San lagi.
Meskipun Song yeon menyadari bahwa Dae Soo mencintainya, dia mengabaikannya dan tetap mencintai Yi San. Dia akhirnya menjadi selir Raja Jung Jo dan diberi gelar Eubin Sung (Royal Family Sung) dan ia akhirnya melahirkan Pangeran Moon Hyo.

Park Eun Hye as Ratu Hyo Eui (kita kenal dia sebagai dayang Lee atau Selir Lee di Dae Jang Geum )
Di usia 10 tahun, Hyo Eui ditunangkan dengan Yi San dan menjadi Ratunya saat Yi San dinobatkan menjadi Raja ke-22 Dinasti Joseon.
Dia seorang wanita yang tenang dan lembut. Dia cemburu dengan hubungan Yi San dan Song yeon tapi ia memperlakukan Song Yeon dengan baik. Ratu Hyo Eui juga merancang rencana untuk membunuh Hong Kuk Young dan mempromosikan Song Yeon sebagai selir Raja setelah Song yeon menyelamatkan nyawanya. Ratu tidak bisa memiliki anak dan ia sangat kesepian karenanya.
Lee Jong Soo as Park Dae Soo
Park Dae Soo bertemu Yi San saat masih kecil, dan ia bersumpah akan melindungi Yi San seumur hidupnya. Dae Soo melayani Raja selama lebih dari 30 tahun. Dae Soo seorang pria pendiam dan jika dia sudah mengambil keputusan, dia akan terobsesi dengan tugasnya sampai selesai. Dia seorang pria karismatik dan kemudian menjadi Komandan Naegeum dari pasukan Geumgun dan pengawal setia Raja Jung Jo.
Bersama Komandan Militer Baek Dong Soo, dia menulis buku Muyedobotongji, buku teks pertama yang diterbitkan mengenai seni bela diri dalam dinasti Joseon. Dae Soo juga mencintai Song yeon tapi ia hanya bisa melihat wanita yang dicintainya dari kejauhan karena Song yeon adalah selir Raja Jung Jo.

Download Yi San OST
Yi San Opening Theme credit mirigando Youtube
Source : hancinema.net
Langganan:
Postingan (Atom)





