Tampilkan postingan dengan label Wish Upon A Star. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wish Upon A Star. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Oktober 2010

Kim Ji Hoon berangkat Wamil

Kim Ji Hoon (29) berangkat untuk masuk Wamil selama 2 tahun. Ia mengucapkan selamat tinggal pada publik dan pers tanggal 4 Oktober kemarin di Pusat Pelatihan Nonsan.

Kim Ji Hoon akan latihan di sana selama 5 minggu lalu dilanjutkan dengan tugas selama 22 bulan.
Kim Ji Hoon baru2 ini digosipkan ada hubungan istimewa dengan Im Jung Eun, lawan mainnya dalam Joseon X-Files, tapi ketika diklarifikasi ia hanya ketawa dan berkata "Ya karena itu tidak benar, tidak ada alasan jika kami saling menghindar. Tapi karena ini bisa menimbulkan kesalahanpahaman, aku berkata padanya untuk datang (melepasnya) dengan teman yang lain."

Kim Ji Hoon baru saja menyelesaikan serial Joseon X-Filesnya seminggu lalu.

Kim Ji Hoon punya account twitter juga : http://twitter.com/jiraishin99



Ok, good luck Ji Hoon-sshi! and come back next two years with power!

Kim Nam Gil Wamil
Lee Wan Wamil
Lee Dong Gun Wamil
Kim Ji Suk Wamil
Lee Jun Ki Wamil
Gong Yoo pulang Wamil

Rabu, 24 Maret 2010

Wish Upon A Star episode 20 - Final


Praise God...operasi Nam sukses! Kondisinya membaik dan dokter mengijinkan Nam pulang...hore!

Tapi Pal Kang tetap akan pulang ke rumah Eun Mal. Semua berkata itu tidak perlu, karena Pal Kang dan sekarang pacaran dengan Kang Ha, jadi pulang saja ke rumah Kang Ha. Tapi Pal Kang keukeuh, bahkan ia akan mencari tempat tinggal sendiri jika ia sudah punya uang.

Kang Ha tidak sependapat, ia tanya apa ini mengenai ego Pal Kang lagi. Kang Ha menyebut Eun Mal dengan nenek kita dan bertanya, apa Pal Kang mau menyusahkan nenek kita terus? Pal Kang berkata, kau tahu mengapa aku melakukan ini. Kemudian Kang Ha menarik Pal Kang dan menyeretnya keluar.

Untuk yang ingin tahu mengapa dalam Kdrama selalu ada adegan tarik menarik ini, Jin Ju punya penjelasannya.

Menurut Jin Ju, adegan pria yang menarik tangan kekasihnya pergi adalah favoritnya dan sangat romantis. Tapi ketika Jang Soo mau mempraktekkannya, ia kesal karena Jang So sangat kikuk dan tidak romantis.

Back to Won-Jin couple

Kang Ha dengan menggerutu bertanya apa Pal Kang menderita semacam penyakit ego? Ia pindah karena Jun Ha kan? Apa ini karena Pal Kang mengira Jun Ha asih mencintainya? Kang Ha berkata bahwa Jun Ha akan baik2 saja. Jika Jun Ha pura2 tidak ada apa-apa, kita harus melakukan hal yang sama.

Kang Ha juga berkata, bahwa Pal Kang bukan tipe wanita yang akan ditunggu oleh pria selama bertahun2. "Wajahmu tidak terlalu cantik, atau badanmu juga tidak terlalu bagus. Dan kau tidak seperti Jang Geum di dapur, atau hebat dalam mengurus rumah." kau juga tidak terlalu bagus dalam pekerjaanmu, dan kau punya 5 orang adik untuk dijaga. Ini cara Kang Ha meyakinkan Pal Kang kalau Jun Ha tidak akan menunggunya.

Tapi Kang Ha sedikit kebablasan sehingga memicu emosi Pal Kang, "Aku pikir kau membuat kesalahan besar." Pal Kang pergi dengan kesal.

Kakek Jung punya cara tersendiri untuk membuat Min Kyung mengakui kesalahannya. pertama, ia berkata bahwa di masa lalu ia punya banyak kesalahan. Kakek dulu sangat ingin mengejar uang sehingga mengabaikan keluarganya, dan orang2 menderita karena dirinya. RS itu adalah cara Kakek menebus kesalahan masa lalunya, tapi ia tidak tahu bahwa dengan RS itu ia membuat putranya sendiri menjadi tidak tenang.

Kakek berkata agar Min Kyung berhenti selagi masih bisa. Kakek mendesal agar Min Kyung mengakui kejahatannya dan menerima penghukumannya. Tapi Min Kyung berkata ia tidak tahu apa maksud Kakek dan ia segera pergi. Min Kyung merasa ia sudah gagal sebagai wanita dan sebagai manusia tapi Min kyung tidak gagal sebagai ibu.

Jae Young sudah lebih relaks sekarang, sambil jalan ia berkata pada Jun ha mengapa Pal Kang bisa mendapatkan Kang Ha. Karena Pal Kang berjalan di jalannya sendiri. Kang Ha melihat kerja keras Pal Kang dan ia berubah. Jae Young sadar selama ini ia tidak berusaha sekuat Pal Kang dalam hidupnya, "Aku ingin menjalani jalannya juga. Aku mungkin akan jatuh atau gagal, tapi aku ingin berjalan sendiri. Jika saat itu tiba, maukah kau tidak lagi mengulurkan tangan untukku, tapi hanya berjalan bersamaku?"


Ternyata Kang Ha menang dalam beragumentasi dan Pal Kang menyerah, akhirnya Pal Kang dan adik2nya pulang ke rumah keluarga Won. Jun Ha senang dan menyambut mereka, tapi Tae Kyu cemberut dan memanggil Pal Kang dengan namanya saja, sebagai pemberontakan pada pamannya.


Kang Ha kesal dan menarik Tae Kyu ke kamar mandi. Kang Ha menyalakan shower dan menyirami Tae Kyu. Tae Kyu tidak mau menyerah dan terus berteriak, "Pal Kang-ah!" (just so hilarious..)

Sementara Kang Ha sibuk dengan Tae Kyu, Jun Ha dan Pal Kang bicara berdua. Pal Kang tanya apa Jun Ha merasa Pal Kang terlalu berani karena pulang. Jun Ha berkata dia harus keluar dari klub berbagi rahasia, karena mereka tidak punya rahasia untuk disimpan. Tapi Jun Ha senang ia pernah menjadi anggota klub itu, "Dan selamat datang kembali."

Jun Ha ke kamar mandi, ia akan melanjutkan menyiram Tae Kyu, Kang Ha punya urusan lain.


Malamnya, saat Won-Jin berdua, Kang Ha membicarakan hubungan mereka tapi dengan caranya yang sama sekali tidak romantis atau sentimentil,

"Ayo kita menikah, jika kau tidak sibuk." Kang Ha melihat wajah Pal Kang yang seperti blank dengan kata2nya, Kang Ha tanya apa ia harus menyanyikan lagu, memberikan cincin, dan berlutut, "Kau tahu aku tidak bisa melakukan itu karena itu memalukan."

Pal Kang dengan santai menjawab, "Tidak, aku tidak bisa, karena aku sibuk." (bwa..)

Kang Ha menjelaskan, "Aku ini sedang melamarmu sekarang."
Pal Kang menjawab, "Aku menolaknya sekarang." Kang Ha tidak mengerti, menurut Kang Ha ini sederhana, mereka saling menyukai dan sudah jelas mereka akan menikah, jadi mengapa menolak? Kang Ha bahkan berkata, "Aku ini pria yang cukup populer, kau tahu."

Pal Kang menjawab bahwa dia terlalu sibuk dan tidak ada waktu untuk menikah. Pal Kang mengembalikan kata2 Kang Ha, dia tidak cantik, bodynya biasa2 saja, bukan koki hebat, jadi menikahinya adalah konyol. Jika dia menikah sekarang, ia harus menghabiskan hidupnya dengan "berterima kasih" pada Kang Ha karena menyelamatkannya. Orang2 akan mengejeknya karena menikahi Kang Ha dan berubah menjadi Cinderela.

Pal Kang menjelaskan ia tidak bisa menikah sebelum ia mewujudkan mimpinya, "Aku akan menjadi ratu asuransi. Jadi aku akan sibuk."

Kang Ha hampir tidak bisa menjawab, ia bahkan dengan terbata berkata, "Mengapa kau tidak punya mimpi yang mungkin?"



Kemudian, Pal Kang tenggelam dalam pekerjaannya sebagai Financial Counselor, dan rankingnya naik. Supervisornya senang dengan performanya, tapi Pal Kang masih belum puas dan ia ingin meningkatkannya lagi.

Salah satu klien-nya masuk RS, ternyata klien gangsternya waktu itu. Sepertinya pria itu sudah melakukan penipuan asuransi. Pal Kang masih belum menyadarinya. Pal KAng merasa pria itu luka parah dan akan cacat seumur hidup. Ada klausul masalah tabrak lari di polisnya. Pal Kang sebenarnya sedikit curiga saat melihat dokter berbincang dengan pria itu, tapi Pal Kang mengabaikannya.

Kang Ha justru merasa mencurigakan. Seorang pria sudah mengambil beberapa polis dari beberapa perusahaan asuransi dalam bulan yang sama dan ia harus menyelidikinya lebih lanjut. Kang Ha sebenarnya berharap Pal Kang protes, tapi ia menerimanya, jika ada masalah, itu demi kepentingan klien, maka silahkan saja diselidiki.

Kang Ha prihatin, dan ia tanya apa Pal Kang makan teratur, dan mengurus diri dengan baik, Pal Kang berkata bahwa ia baik-baik saja, tapi Kang Ha ingin Pal Kang mengerti maka Kang Ha berkata dengan lembut,



"Apakah kau akan berhasil menjadi ratu asuransi atau tidak, itu tidak mengubah apapun dariku. Kau bisa mengerti pria yang dijuluki orang sebagai berdarah-dingin saja, maka semuanya sama saja bagiku. Di hari kau keluar menggendong Nam dan aku menawarkanmu tumpangan di mobilku, itu adalah saat dimana aku mulai melihatmu sebagai wanita yang aku tidak pernah lihat selama 5 tahun sudah mengikutiku terus. Maka, aku mengganti popok Nam, naik kereta bawah tanah, mengenakan baju basah sambil menggigil. Dan saat kau meletakkan ubi manis di mulutku aku berpikir, Ah, wanita ini mungkin adalah orangnya. Itulah mengapa tidak ada yang akan berubah, karena kau saja sudah cukup." wow...

Jika Pal Kang harus melakukan dengan caranya, Kang Ha menambahkan, maka lakukan saja dengan caranya. Tapi Kang Ha minta agar Pal Kang tidak terlalu bekerja keras, "Karena itu lebih buruk daripada membuatku menunggu."

Pal Kang hanya bisa menangis terharu mendengar kata2 Kang ha, Kang Ha memeluknya dan minta agar Pal Kang janji untuk tidak terlalu keras bekerja, Pal Kang mengangguk dan mereka berciuman mesra.



Kakek Jung minta agar Kang Ha memastikan bahwa Jung Ae dan putranya tidak akan hidup susah meskipun mereka bukan keluarganya. Kakek dan Kang Ha menemui Jung Ae dan putranya lagi. Kakek berharap Jung Ae bisa mengingat sesuatu, Jung Ae tidak tahu banyak, tapi saat jung Ae berkata bahwa dirinya dan ibu Pal Kang sama-sama membesarkan anak tanpa ayah membuat Kakek kaget. Bukankah ayah Pal Kang adalah Jin Se Yong?

Jung Ae sadar bahwa Kakek Jung tidak tahu ini, bukan katanya, Ibu Pal Kang menikah dengan dokter Jin saat Pal Kang berusia 5 tahun. Jung Ae tidak tahu siapa ayah Pal Kang. Ibu Pal Kang juga tidak pernah menjelaskan.



Kakek mulai bertanya-tanya apa ini berarti Pal Kang mungkin benar cucunya ? Kang Ha berpikir hal yang sama. Tapi ia belum yakin, maka Kang Ha minta diadakan tes DNA.

Min Kyung juga mendengar dari adiknya mengenai tes DNA ini, Min Kyung ingin adiknya menukar hasil tes itu, apa kau bisa melakukan itu demi keponakanmu?

Pal Kang ke RS dan tidak sengaja mendengar gangster itu membicarakan penipuan mereka di RS, bagaimana mereka memilih agen dengan rangking terendah dengan sengaja. Pal Kang menelepon Jang Soo dan Jin ju dan bertanya apa yang harus dilakukan dengan kasus ini. Jang Soo menanyakan identitas pria itu pada temannya yg polisi dan tahu kalau pria itu boss gangster.

Mereka memutuskan untuk melanjutkan penyelidikan.



Pal Kang pulang terlambat dan ia kaget melihat Kang Ha di dapur mencuci beras ! hehehe...

Kang Ha menjelaskan bahwa ia "berlatih" menjadi suami. (bwa hahaha..) Sebenarnya itu untuk menutupi kenyataan bahwa Kang Ha menunggu Pal Kang pulang, Kang Ha mengomel, bagus kalau Pal Kang kerja keras tapi Pal Kang harus ingat untuk pulang. Dan terus mengomel...

Adik Min Kyung meneleponnya. Ia tidak bisa melakukannya, sebagai dokter, ia punya kode etik dan ia tidak bisa menukar hasil tes DNA itu. Min Kyung panik.

Min Kyung menemui Do Shik diam-diam di tepi sungai Han malam-malam. Ternyata dulu Min Kyung dan Kim Do Shik punya sejarah. Mereka bertemu saat Min Kyung masih sebagai hostess bar dan mereka pacaran. Tapi Min Kyung akhirnya menikah dengan Jung In Gu, makanya Do Shik berpikir Min Kyung sudah bahagia dan nyaman. Sekarang meskipun Do Shik tidak pernah mengatakan-nya, Do Shik percaya Min Kyung akan bahagia, jika tidak maka Do Shik akan menyesaliya.

Min Kyung menahan air matanya dan berjanji ini adalah perintah terakhirnya setelah itu ia tidak akan menemui Do Shik lagi.

Kim Do Shik membuntuti Pal Kang siap untuk menyerangnya, ketika ia melihat beberapa orang menculik Pal Kang dan memasukkannya ke mobil. Ternyata Pal Kang di bawa ke RS dimana klien gangster-nya dirawat. Boss gangster itu tahu Pal Kang menyelidiki mereka. Apa yang diinginkan Pal Kang? Pal Kang mencoba meyakinkan pria itu untuk menghentikan permainannya. Dia akan tertangkap cepat atau lambat, jadi lebih baik berhenti.

Mereka bahkan mencoba menyuap Pal Kang agar bisa diajak kerja sama. Pal Kang tidak mau, sampai mereka berkata, "Kau punya banyak adik."

Pria itu mengingatkan agar Pal Kang memikirkan kembali. Karena jika rencananya tidak berhasil, ia akan sangat marah. Sementara itu, Kim Do Shik berpikir, mereka bisa bergabung karena punya tujuan sama.



Malam itu, Kang Ha turun dan mengecek anak2, Nam bangun dan tersenyum pada Kang Ha. Kang Ha geli melihat Nam. Kemudian ia keluar untuk membeli ubi manis. Kang Ha berbicara sendiri, dia kesini hanya untuk membeli snack, bukan karena ia menunggu Pal Kang atau apalah!. Tidak, ia hanya mencari penjual ubi yang kebetulan mangkal di depan stasiun KA bawah tanah, ini hanya kebetulan...




Lalu, Kang Ha hanya berjarak beberapa meter ketika Pal Kang keluar dari stasiun dan beberapa gangster menculiknya lagi dan memasukkan Pal Kang ke mobil.

Kang Ha berusaha menghadang mobil dan ia jatuh terlempar ke arah kap mobil dan jatuh ke jalan. Kang Ha bangun dan memukul gangster itu, tapi ia kalah jumlah dan ia tidak bisa membebaskan Pal Kang justru ikut di bawa.

Di rumah keluarga Jung, Min Kyung duduk dengan tangan gemetar, mati rasa karena shock. Jae Young heran melihat ibunya dan ia melihat ke arah ponsel, ia melihat foto Pal Kang terikat dan ditahan. Min Kyung mulai sadar betapa jauhnya ia sudah bertindak. Min Kyung berbisik, "Apa yang sudah kulakukan?" Jae Young mengguncang lengan ibunya dan tanya apa yang sebenarnya terjadi, Min kyung menangis, "Dia adalah sepupumu, dia adalah putri pamanmu."

Jae Young langsung menelepon Jun Ha, dan Jun Ha berhasil melacak Pal Kang berkat peralatan GPS-nya.



Pal Kang dan Kang Ha diikat dan dilakban mulutnya di sebuah gudang. Boss mafia itu di dorong masuk dengan kursi roda. Gangster itu menyeringai, paling tidak Pal Kang tidak akan mati sendirian, mereka akan merasakan dinginnya air, tapi paling tidak Pal Kang akan tenggelam dengan seorang teman. Begitulah yang kita inginkan jika kita tenggelam, kata gangster itu.

Pal Kang dan Kang Ha mulai diseret keluar, mereka saling bertukar pandang dengan panik dan gelisah. Tepat di saat mobil polisi berdatangan, lampu berkilatan dan bunyi sirine meraung-raung.

Jae young dan Jun Ha lari dan membebaskan mereka, "Apa kalian baik-baik saja." Kita tahu mereka baik2 saja, karena Won-Jin couple mulai cekcok lagi, Pal Kang mengeluh karena Kang Ha mengikutinya saat Kang Ha bahkan tidak bisa berkelahi. Kang Ha mulanya akan membalas, tapi ia tahu Pal Kang tidak sungguh2 dan Kang Ha menarik Pal Kang dan memeluknya dengan erat. Jun Ha dan Jae Young hanya melihat ke arah lain, pura2 tidak melihat.



In Gu terbangun, ia haus dan bergumam pada istrinya untuk mengambilkan air. "Aku minta air, apa yang kau lakukan?"

Tapi Min Kyung tidak ada. Telp berdering, In Gu mengangkatnya, ternyata Min kyung, suara Min kyung terdengar murung dan ia berkata ia berbohong pada dirinya sendiri. "Karena aku takut aku akan jatuh ke dasar lagi, lalu aku akan kehilangan semua yang telah kumiliki. Aku selalu begitu. Katakan pada ayah, aku minta maaf. Aku minta maaf padamu dan juga Jae Young."

In Gu mencoba tanya dan minta penjelasan, tapi Min kyung menutup telp-nya. Setelah mengaku, Min Kyung akhirnya tersenyum, terlihat bebas dan bahagia, dan ia melihat ke langit. Min Kyung berdiri di atas atap sebuah gedung tinggi....oh my...



Satu tahun kemudian....

Jin Ju dan Jang Soo akhirnya menikah, Pa Rang dan Cho Rok yang jadi pengiringnya, oh so cute.

Pal Kang juga sudah dipastikan sebagai cucu kandung Presdir Jung, tapi Pal Kang dan Kang Ha belum juga menikah. Eun Mal yang duduk di belakang Kang Ha terus bertanya kapan mereka akan menikah, Kang Ha berkata pada Eun Mal untuk bertanya pada Pal Kang.

Waktunya lempar hand-bouquet...Pal Kang yang mendapatkannya, Kang Ha langsung terlihat senang, tapi Pal Kang melemparkannya lagi ke arah Jae Young! (Note, akhirnya Pal Kang pakai rok lagi, untuk pertama kalinya sejak kematian orang tuanya.)

Setelah upacara pernikahan, Presdir meminta Pal Kang menandatangani beberapa surat, itu adalah dokumen yang melepaskan klaim Pal Kang atas warisannya. Kakek memberinya kesempatan lain untuk mengubah pikirannya, kakek berkata ia tercamtum sebagai pewarisnya, tapi Pal Kang tetap menandatangani surat pelepasan hak itu. Pal Kang tidak menyesal, ia yakin bisa mencari penghidupan layak sebagai agen asuransi.




Pal Kang juga sudah pindah ke rumahnya sendiri, di lingkungan lama mereka. Kang Ha mengeluh karena menunggu lagi, tapi ia tampak tulus dan mau membantu. Sebenarnya itu untuk menutupi perasaan Kang Ha yang malu jika harus bicara mengenai hal2 romantis hehehe...langsung aja ya bos?

Kang Ha bisa menerima keinginan Pal Kang tapi seperinya Pal Kang juga mulai berubah. Tapi tetap saja Kang Ha merasa ini terlalu lama, Kang Ha tanya pada Pa Rang apa ia setuju Pal Kang membuat semua ini se-ekstrim ini. berapa lama lagi kira2 Pal Kang akan mencapai tujuannya sebagai ratu asuransi?



Pa Rang menjawab dengan jujur bahwa mungkin akan cukup lama, kakak bekerja keras tapi untuk meraih posisi itu sepertinya masih jauh. Keduanya menghela nafas...Pa Rang tertidur dan Kang Ha menggendongnya ke kamar, ia mengelus kepala Pa Rang "Jika aku tidak memiliki kau, aku akan sangat kesepian aku tidak tahu apa yang harus kulakukan."


Kang Ha, Pal Kang, Ju Hwang, No Rang, Cho Rok, Pa Rang, dan little Nam (aku pingin sebut semua nama karena ini ep terakhir hehe..) pergi ke supermarket untuk mencicipi sample makanan. Bukannya tidak mau membeli, ini lebih kepada menjaga ikatan keluarga hehehe..lumayan kenyang.

Kang Ha lumayan diterima di lingkungan itu, karena Man Soo dan tetangga yang lain sering bertanya dan minta nasihat pada KAng Ha mengenai hukum. Biarpun Kang Ha mengomel tentang itu. Ketika Pal Kang melihat Kang Ha bicara sendiri ia berkata, Kang ha terlihat bodoh jika bicara sendiri. Kang Ha membalas, "Dan siapa yang membuatku menjadi seperti ini?"

Keluarga itu jalan pulang bersama, mereka melihat ke langit dan ada bintang jatuh, Semua berhenti untuk membuat permintaan. Termasuk Pal Kang. Pa Rang mengatakan ia berharap Pal Kang akan segera menjadi ratu asuransi. Yang lain punya harapan sama. (berarti ini harapan ganda, ratu asuransi = menikah!)

Pal Kang berkata ia punya permintaan juga, semua menunggu, tapi Pal Kang tidak berani omong, ia hanya berkata semoga dunia damai, yang membuat kecewa semuanya.



Saat mereka tiba di depan pintu rumah, mereka terkejut dengan sebuah keranjang berisi bayi yang menangis keras! Ditinggal di depan pintu rumah mereka.

Tidak ada catatan, anak2 tahu apa maksudnya (sejarah terulang hehe), No Rang bahkan langsung memberi bayi itu nama, yaitu Bora (warna setelah Nam, artinya ungu)

Pal Kang berkata pada bayi itu agar berhenti menangis, karena ia sudah ada di rumah sekarang.



Sekarang Pal Kang menoleh ke arah Kang Ha dan berkata dengan santai, "Aku sangat sibuk tapi aku bisa meluangkan waktu..jadi kau ingin menikah?"

Kang Ha langsung tersenyum dan ia melingkarkan lengannya ke bahu Pal Kang sementara Pa Rang langsung bersorak, "Wow...harapanku langsung menjadi kenyataan!" Semuanya bersorak senang.


T A M A T




Komentar :

1. 2 seri terakhir ceritanya agak kedodoran, tapi yah mungkin untuk mengejar deadline hehe...maksudku cerita tentang gangster itu agak dipaksakan...ya wis lah.
2. Apa yang terjadi dengan Min Kyung ? Ia jadi terjun atau tidak? kalo terjun apa ia mati atau berakhir di RSJ? Pokoknya ngga jelas yang satu itu.
3. Aku bisa ngerti saat Pal Kang menolak warisan, bukannya sok, tapi Pal Kang cenderung realistis. Sebelumnya ia juga bisa bertahan di saat2 susah, uang banyak jika ngga bisa mengelola juga sayang, lagipula Kang Ha juga ngga miskin2 amat malah cenderung high quality bachelor hehe..
4. Semoga Jae Young juga bisa bahagia dengan Jun Ha.
5. Aku juga senang dengan realitas bahwa untuk menjadi ratu asuransi,atau istilah kerennya masuk di Million Dollar Round Table cie..juga perlu kerja keras dan kegigihan, dan tidak akan diperoleh dengan mudah, jadi kalo sampai episode terakhir Pal Kang masih grade 3, aku kira wajar saja.
6. Keseluruhan, drama ini menarik dan ringan. Ada nilai2 keluarga dan etos kerja, ciri khas Kdrama.
7. WUAS berakhir dengan rating 18,5 % tertinggi diantara drama hari Selasa lainnya.


WUAS 19
WUAS 18
WUAS 17
WUAS 16
WUAS 15
WUAS 14
WUAS 13
WUAS 12
WUAS 11
A day with Choi Jung Won
WUAS 10
WUAS 9
WUAS 8
WUAS 7
WUAS 6
WUAS 5
WUAS 3-4
WUAS 1-2
Wish Upon A Star

Selasa, 23 Maret 2010

Wish Upon A Star episode 19


Jun Ha mendekati Kang Ha dan mengguncang bahunya, apa yang kau sembunyikan? Mengapa kau harus menikahi Jae young karena aku? Apa yang dilakukan Jae Young untuk memaksamu menikahinya?

Jae Young masih punya nyali berkata bahwa dia tidak bisa mengatakannya kalau ia bilang, maka ia tidak bisa menikah dengan Kang ha.

Jun Ha menarik Kang Ha keluar, Kang Ha berkata agar Jun Ha pura2 tidak mendengar percakapan mereka tadi. Jun Ha bertanya dengan santai, "Apa kau minta aku pura2 tidak tahu kalau kau dan aku lain ibu?" (bwa..!)

Kang Ha terperangah, Jun Ha menjelaskan ia tahu saat ia kelas 5. Waktu itu Kang Ha bertengkar dengan ayah dan kabur. Seminggu kemudian ayah menyeret Kang Ha pulang dan mereka berkelahi lagi. Waktu itu kau bilang kau tinggal dengan ibumu, dan kau lahir diluar keluarga ini, jadi mengapa ayah terus membawamu kembali?

Ibu Jun Ha juga mendengarnya, jadi sejak saat itu, ibu memberikan kamar Jun ha pada Kang Ha dan berkata pada Jun Ha, bahwa Kang ha perlu ruang sendiri. Jun Ha tanya, ibu sangat mencintaimu, mengapa kau tidak pernah memanggilnya ibu? Kang ha menjelaskan ia sebenarnya ingin, tapi tidak bisa. Ibu terlalu baik dan ia merasa orang sepertiku tidak pantas memanggilnya ibu.

Lagipula, Kang Ha merasa tidak adil, "Aku tidak bisa mengambil itu darimu."

Jun Ha selama ini selalu ingin seperti Kang Ha, yang berani berdiri di depan ayah. Sebenarnya Jun Ha tidak pernah ingin mengalahkan Kang Ha. Jun Ha justru merasa aman dibelakang Kang Ha.

Jun Ha, "Jadi tinggallah di sini (di RS, bersama Pal Kang)"
Kang Ha mendesah, "Tidak kali ini." Jun Ha tersenyum, "Beri aku kesempatan untuk mundur dengan terhormat."

Jun Ha pulang dan berteriak di mobil, pada ibunya, "Kakak berkata ia ingin memanggilmu ibu. Kau pasti senang bahwa harapanmu terkabul."


Di RS, Pal Kang meminta Kang Ha pulang saja, ia tidak apa2 di sini.

Kang Ha bangkit dan pergi, ia berkata, Pal Kang harus di sini sampai Jun Ha datang. "Dia selalu mengambil barang2 dari kakaknya dan kali ini tidak bisa." Melepaskan Pal Kang bukan berarti bahwa Jun Ha akan mendapat yang ia inginkan. Tapi Kang Ha menambahkan, "Tapi dalam hal ini, aku juga tidak mau." Kang Ha masih wait and see, ia tidak mau langsung bersama Pal Kang dan membuat Jun Ha sakit hati. (sedikit bodoh, membingungkan, tapi manis juga..)


Kakek segera ke RS saat tahu kondisi Nam parah. Kakek menegur Pal Kang mengapa tidak segera mengatakan ini padanya, tapi Kakek tidak marah, ia memeluk Pal Kang yang menangis dan menghiburnya. Pal Kang tidak mau membuat cemas adiknya yg lain, ia hanya berkata bahwa ia ada tugas keluar.

Jae Young minum sendirian, dan Jun Ha bergabung dengannya. Jae Young tahu Jun Ha pasti akan datang. Jun Ha selalu begitu, Jae Young heran mengapa bukan Jun Ha saja? Pasti menyenangkan kalau itu Jun Ha. Jun Ha berkata ia mengecewakan Jae Young karena sebenarnya sudah tahu rahasia ini, jadi kau tidak bisa memanfaatkanku lagi. Jae young merasakan kemurungan Jun Ha, ia tanya apa Ju Ha benar2 menyukai Pal Kang, Jun Ha berkata apa gunanya, Pal Kang hanya melihat Kang Ha.

Kang Ha minum sendirian juga di bar yang lain. (ok, skr aku bosan dg adegan dari bar ke bar..oh please..coba bikin adegan lain, teriak di pinggir sungai misalnya atau menembak kaya Jun Pyo..) Kang Ha memikirkan kata2 Jun Ha, tapi ia tetap merasa bersalah. Kang Ha menggumam, "Tidak kali ini. Hanya kali ini, aku tidak akan melakukannya."

Di kantor, Kang Ha minta maaf pada Jae Young karena tidak datang di pertunangan dan mengusulkan agar mereka langsung menikah saja. Jae Young menampar Kang Ha (ok dah 3 kali ditampar! emang enak..) Kali ini Jae Young menampar karena menurutnya Kang Ha bodoh. Jun ha sudah tahu jadi buat apa menikah, Kang Ha berkeras.

JAe Young merasa Kang Ha mau berkorban agar Jun Ha bisa dengan Pal Kang, tapi menurutnya hanya akan membuat Jun Ha merasa sangat buruk, lagipula Jun Ha tidak akan mendapatkan Pal Kang apapun yang dilakukan Kang HA.

Sekarang Jung In Gu yang bingung. Tiba2 Jae Young membatalkan pernikahan dan Won Jun Ha minta transfer ke Amerika. Kang Ha tidak setuju Jun Ha pergi. Jun Ha berkata ia muak menjadi pria semacam ini dan mengancam tidak akan mengakui Kang Ha kalau Kang Ha terus seperti ini. Kang Ha tidak ingin menjadi pencuri wanita yang dicintai Jun Ha. Jun Ha juga sama, ia tidak mau merusak kebahagiaan Kang Ha.


Jung Ae dan putranya tertangkap karena masuk Cina dengan pasport palsu. Kakek Jung dan Kang Ha bergegas ke kantor polisi setelah mendengar berita ini. Mereka ber-4 akhirnya bertemu. Kakek mengenalkan dirinya sebagai ayah mertua JunG Ae dan mengingatkan Jung Ae pada putranya. Yang mengagetkan, ternyata Jung Ae tidak tahu maksud kakek, Kang Ha tanya mengenai ayah anak Jung Ae. Bukankah ayahya adalah putra Presdir Jung?

Jung Ae menjelaskan mereka pasti telah salah, karena ayah anaknya adalah pria yang beristri, itulah mengapa ia meninggalkan kota kelahiranya. Ia tidak mau hal itu menghancurkan masa depan putranya.

Kakek kaget mendengar ini, dan Kang Ha mengajukan untuk tes DNA, siapa tahu, tapi jelas mereka sudah salah. Kemudian kesehatan Kakek memburuk karena berita ini dan ia harus dirawat di RS (lagi).



Pal Kang belum keluar dari RS sejak NAm dibawa masuk, Pal Kang duduk di samping tempat tidur Nam, ia menangis melihat Nam yang belum sadar, dengan oksigen sigh...makes me sad too..oh..too melowdramatic.


Ketika Pal Kang keluar dari kamar Nam, Kang Ha menunggunya. Pal Kang kaget, ia masih memikirkan kata2 Kang Ha sebelumnya. Kang Ha menjelaskan bahwa Jun Ha tidak akan menjadi adiknya lagi jika ia melepaskan Pal Kang. Kang Ha memeluk Pal Kang.

Lalu mengaku bahwa itu hanya alasan saja, ia sudah mengingatkan dirinya sendiri agar tidak datang ke RS, tapi ia akhirnya datang lagi ke sini. Jun Ha hanya membuatnya datang sedikit lebih cepat.

Kang Ha berkata, "Aku minta maaf karena sudah ragu-ragu terlalu lama. Sekarang aku disini, apa kau mau memaafkanku?"
Pal Kang menangis, sepertinya ia sedikit lega karena hubungan emosional mereka akan ada keputusannya. Kang Ha janji, "Aku tidak akan pergi kemanapun sekarang." (fiuh...AKHIRNYA!)



Tidak lama, Jun Ha membawa pasukan datang, maksudnya Eun Mal, Jin Ju, dan anak2. Jun Ha hanya tersenyum pada kakaknya dan setelah itu pergi meninggalkan keluarga itu.

Anak2 pintar juga, mereka tahu bahwa Nam sakit saat Ju Hwan menelepon kantor Pal Kang dan menanyakan tentang perjalanan bisnis kakaknya. Sekarang adik2 Pal Kang berkata tidak adil kalau Pal Kang merahasiakan ini dari mereka. Pal Kang dengan menangis minta maaf pada adik2nya.

Ju Hwang masuk dan menjaga Nam. Anak2 lain belum boleh masuk karena terlalu kecil. Mereka melihat Kang Ha dengan pandangan ingin tahu. Jin Ju dan Eun Mal tanya mengapa Kang Ha ada di sini, tapi sebelum Kang Ha menjawab, Pa Rang langsung berkata, "Paman...kau mencintai kakak kami, bukan?"

Semua melihat ke arah Kang Ha, menunggu respon Kang Ha, mereka kaget saat Kang Ha menjawab dengan singkat, "Ya, kau benar." Pa Rang langsung mengacungkan jempolnya.

Keluarga Jung In gu ke RS untuk menjenguk kakek. Mereka bertemu seorang dokter yang ternyata adik Min Kyung. Mereka berkata sedang menjenguk Kakek. Min Kyung mendapat telp dari seseorang. Min Kyung keluar untuk bertemu Kim Do Shik. Do Shik melapor Jung Ae tertangkap dan sekarang ditahan di kantor polisi.

Lebih parah lagi, Presdir Jung dan pengacara Won Kang Ha sudah bertemu mereka dan mengajukan tes DNA.


Min Kyung tidak sadar, Jang Soo melihat mereka yang mengenali Min Kyung dan juga Do Shik. Jang Soo merasa aneh, mengapa Min Kyung icara dengan Do Shik.

Jang Soo bertemu Pal Kang, Kang HA dan Jin Ju, lalu menceritakan keanehan itu. Jang Soo heran bagaimana sopir truk itu mengenal Min Kyung, dan apa maksud semua ini.

Kang Ha jelas merasa ini mencurigakan dan ia menemui Kakek Jung. Ia lapor ada hubungan antara Min Kyug dan kepergian mendadak Jung Ae. Kang Ha menduga ada hubungannya juga dengan kematian orang tua Pal Kang. Presdir minta agar Kang Ha merahasiakan ini hanya diantara mereka saja.

Jin Ju, Jang Soo ada di sini untuk tes darah, siapa tahu cocok untuk Nam. Anak2 juga mau tes darah, tapi tidak boleh karena terlalu kecil. Mereka tidak selera saat makan siang. Pal Kang menyuruh mereka makan agar tetap kuat, mereka protes tapi Pal Kang mendiamkan mereka. Pal Kang juga menyuruh Kang Ha diam, yang memicu percekcokan diantara keduanya. Sekarang semua mengerti begitulah cara Kang Ha-Pal Kang berkomunikasi, dan tersenyum geli.



Jae Young dan Jun Ha minum2 lagi..(ingat liver..liver..) Mereka agak santai sekarang dan bahkan menertawakan yang terjadi. Jun Ha tertawa saat ingat kesalahan Pal Kang, ia tidak bisa masak dan meramal bahwa kakaknya akan menderita jika mereka menikah.

Jae Young mengerti ini hanya pengalihan saja, Jun Ha masih merasa sakit karena ditolak. Jae Young mengusulkan agar Jun Ha pindah ke Amerika saja. Jun Ha berkata ia membatalkan kepergiannya, karena jika ia pergi, Kang HA dan Pal Kang akan merasa bersalah dan yang terbaik adalah tetap tinggal dan pura2 sudah selesai dengan ini.Jae Young berkata, jelas terlihat Jun Ha belum melupakan Pal Kang. Jun Ha berkata ia harus latihan.


Nam semakin memburuk. Pal Kang sangat stress sampai ia muntah2 di kamar mandi RS. Kang Ha menunggu Pal Kang di luar, saat Pal Kang muncul lagi, ia tertawa dan berkata ia makan terlalu banyak. Kang Ha tahu Pal Kang bohong.

Kang Ha menarik Pal Kang dan memeluknya dengan erat, "Kau tidak perlu pura-pura berani di depanku."

Tentu saja, di saat krusial itu, Tae Kyu muncul. Ia datang ke RS untuk tes darah, siapa tahu cocok dengan Nam. Tae Kyu shock melihat adegan di depannya. Ia merasa pamannya menghianatinya. Kang Ha menemui Tae Kyu dan dengan tulus minta maaf pada Tae Kyu. Kang Ha tidak bermaksud melukai hati Tae Kyu.

Kang Ha juga mengoreksi cara Tae Kyu memanggil Pal Kang. Karena sekarang Pal Kang adalah kekasih pamannya, biarpun mereka cuma beda 3 tahun, Tae Kyu dan Pal Kang sudah beda "generasi", jadi Tae Kyu harus memanggil dengan hormat, Tae Kyu memikirkan harus memanggil Pal Kang : "ajumoni" (bibi/istri paman/ma'am). Tae Kyu berkeras ia akan tetap memanggil Pal Kang dengan namanya selamanya.


Jae Young datang dan untuk pertama kalinya ia tidak memusuhi Pal Kang.Pal Kang minta maaf "untuk semuanya", dan kaget saat Jae Young mengulurkan tangan untuk berdamai dengan Pal Kang. Ia mengaku ia tersesat. Jae Young menjelaskan, alasan mengapa ia menahan Kang Ha dengan demikian kuat adalah karena Kang Ha tidak pernah tertarik dengan wanita. Makanya, jika Kang Ha seperti itu, maka Jae Young bisa membuat Kang Ha menjadi miliknya. Tapi sekarang dengan Pal Kang, Jae Young merasa ia tidak bisa bersaing.

Pal Kang juga mengatakan alasan mengapa Jun Ha mendekatinya. Itu demi Jae Young. Jun Ha ingin mengarahkan perasaan Kang HA pada Jae Young. Jae Young mengerti itu.


Pal Kang dan Kang Ha terus tinggal di RS. Eun Mal datang untuk membawakan baju bersih untuk mereka. Mereka cekcok lagi, dan Eun Mal melihat dengan tertarik. Pal Kang menegur Kang Ha karena tidak ke kantor, dan Kang Ha mengomel mengapa Pal Kang tidak beristirahat saja di kamar yang disewa kakek untuknya.

Kang Ha tahu Pal Kang hanya menggunakan semua keluhan ini untuk menutupi perasaan sebenarnya, Kang Ha, "Kau tahu kau merasa tenang kalau aku ada disini bersamamu." Pal Kang tidak mau mengakui itu, tapi Kang Ha melanjutkan, "Jika kau merasa akan menangis karena berterima kasih, katakan saja terima kasih."

Pal Kang akan protes, maka Kang Ha langsung menciumnya untuk menutup mulut Pal Kang. (hehehehe....bisa aja)

Setelah itu, Kang ha masih dengan nada datarnya, "Terus saja bicara...aku akan mengartikan bahwa kau ingin dicium lagi." Kang Ha ngomel, Pal Kang benar2 suka protes, kau seharusnya bilang saja terima kasih jika memang merasa berterima kasih.

Sementara ..Pal Kang masih berdiri dengan linglung..tidak tahu mau ngomong apa.


Min Kyung menemui adiknya. Ada berita baik dan juga buruk. Berita baiknya, DNA putra Jung Ae tidak cocok dengan Presdir Jung, itu berarti mereka selama ini salah mengikuti orang tapi paling tidak Min Kyung masih aman. Buruknya, mereka justru mendapati jika DNA Pal Kang dari test darah cocok dengan Presdir Jung. Berarti mereka ada hubungannya, bagaimana ini?

Min Kyung masih tidak mengerti tapi ia tahu bahwa Pal Kang adalah ancaman besar baginya. Maka Min Kyung berbicara dengan Kang Ha, pura2 ia melakukan ini demi Jae Young, Min Kyung minta Kang Ha pindah ke Amerika. Kang Ha bisa menikah dengan Pal Kang dan membawanya ke Amerika. Min Kyung menjelaskan ia hanya ingin menjaga perasaan Jae Young.

Kang Ha tidak menolak tapi ia hanya menjawab bahwa ada banyak hal yang harus diurus sekarang, Nam akan dioperasi. Mereka sudah menemukan donor dari Jepang (jgn2 Nam anak Jepang...?) dan operasi direncanakan akan segera dilakukan. Kang Ha akan memikirkannya setelah itu.

Jae Young sampai di RS, dimana ia bertemu Jun Ha yang ada di luar RS, Jun Ha memikirkan Nam, tapi tidak tahu bagaimana menghadapi orang2 diatas. Jae Young pergi ke RS karena berpikir Jun Ha pasti ke sini, karena kehadiran kita tidak terlalu diperlukan bagaimana kalau kita pergi dan mendoakan operasi Nam dari tempat lain.


Kemudian...saatnya tiba Nam dioperasi. Semua melihat dengan cemas saat Nam di dorong masuk ke ruang OR...

WUAS 18
WUAS 17
WUAS 16
WUAS 15
WUAS 14
WUAS 13
WUAS 12
WUAS 11
A day with Choi Jung Won
WUAS 10
WUAS 9
WUAS 8
WUAS 7
WUAS 6
WUAS 5
WUAS 3-4
WUAS 1-2
Wish Upon A Star

Wish Upon A Star episode 18

Pal Kang menjelaskan bahwa dia tidak bisa menerima perasaan Jun Ha jika ia masih "ingat" segalanya tentang Kang Ha. "Aku sudah berusaha, tapi aku tidak mampu."

Jun Ha berkata, mungkin karena dia tidak begitu mencintai JAe Young. Jun Ha sudah lupa banyak hal tentang Jae Young.

Mereka pergi makan, setelah itu suasana hati mereka agak ringan. Jun Ha bercerita, ayahnya adalah orang yang sangat dingin. Jun HA selalu takut dengan ayahnya, tapi Kang Ha tidak, ia justru selalu bertengkar dengan ayahnya.

Pertengkaran mereka membuat susah Jun Ha dan ibunya, bahkan ibunya sering menangis, jadi meskipun Jun ha malas pulang, ia tetap pulang demi ibunya, kalau tidak ibunya akan sangat kesepian. "Aku kira itulah mengapa aku jatuh cinta paad Jae Young. Tapi apapun yang terjadi, JAe Young tidak menangis. Cukup mengherankan bertemu wanita yang tidak pernah menangis, dan aku menyukainya."

Tapi ibunya selalu lebih menyayangi Kang Ha. Jun Ha ingat saat kecil, ia selalu duduk dengan ibunya di ayunan, menunggu Kang Ha pulang. Wanita itu yang di beberapa episode lalu selalu menunggu Kang Ha ternyata adalah ibunya.

Jun Ha merasa kurang dapat perhatian ibunya, ibunya selalu menunggu Kang Ha karena ia selalu pulang terlambat dan setelah itu Kang Ha akan bertengkar dengan ayah.

Profil Kang ha yang seperti itu baru di dengar oleh Pal kang, ia pikir Kang ha tipe siswa teladan. Jun Ha menjelaskan, Kang ha berubah drastis sejak ayah meninggal, "Seperti seseorang yang baru kembali dari medan perang yang berat." Jun Ha merasa lebih baik sekarang, ada beban berat yang lepas dari dadanya. Ia berterima kasih pada Pal Kang, "Kau seharusnya datang lebih awal. Jadi aku tidak akan frustrasi selama ini. Tapi bagaimanapun ini jauh lebih baik daripada tidak bertemu denganmu sama sekali, jadi aku memaafkanmu karena baru muncul sekarang."


Jun Ha pulang, ia melihat Kang Ha minum sendirian lagi, Jun Ha minta Kang Ha memikir ulang pernikahannya dengan Jae Young. "Kau tidak mencintainya. Kau mencintai orang lain." Kang ha tidak bereaksi.

Jun Ha: "Aku tidak mengerti mengapa kau berpikir kau tidak bisa bersama dengan Pal kang."
Kang Ha : "Karena aku orang sombong."
Jun Ha : "Jang bohong. Apa alasan sebenarnya?"
Kang Ha : "Itu alasannya"
Jun Ha : "Apa karena aku? Jika benar, jangan cemas aku sudah terbiasa mengalah."
Kang Ha : "Tidurlah."
Jun Ha : "Pal Kang tahu banyak mengenai kau. Dia bahkan tahu kebiasaan yang bahkan tidak kau sadari."

Wajah Kang Ha berubah mendengar itu, dia mencoba menahan emosinya. Jun Ha tidak melihat karena KanG ha memunggunginya. Kang ha berkata agar Jun Ha berhenti dan tidur. Jun Ha : "Aku mohon padanya untuk menerimaku. Tapi dia berkata tidak bisa. Begitulah ia mencintaimu.."
Kang Ha : "Kumohon, tidurlah!"
Jun Ha : "Aku akan memberimu kesempatan. Ini kesempatan terakhirmu, jadi jangan sia-siakan."
Kang Ha : "Aku tidak butuh kesempatan2 seperti itu."
Jun ha : "Jadi mulai sekarang, orang yang akan disampingnya adalah aku. Aku mohon, jangan membuat perasaannya kacau lagi."


Paginya, Presdir Jung memanggil Kang ha, ia akan memasukkan Pal Kang dalam daftar pewarisnya, sekarang kedudukan Pal kang sama seperti Jae Young. Kang Ha akan mengurus wasiat itu.
Presdir lalu menanyakan pada Kang Ha tentang Pal Kang. Setelah melihat mereka cekcok, Kakek berkata ia tidak pernah melihat Kang Ha seperti itu (cerewet) sebelumnya, atau bersikap seperti itu. "Apa Pal Kang membuatku seperti itu? Aku jadi ingin tahu apa kau menyukainya?"

Kang Ha terlihat kaget, ia tidak menyangkan Presdir melihat hal itu, tapi ia tetap tenang dan berkata, "Aku akan menikah dengan Jae Young." Jawaban Kang Ha tidak masuk akal untuk Presdir, ia hanya berkata agar Kang Ha berpikir lagi, karena memasuki pernikahan tanpa cinta dapat membuat keduanya tidak bahagia.

Pal Kang masuk kerja lagi, teman2nya senang. Tapi Jae Young langsung memanggilnya dan bicara berdua. Jae young curiga pasti Pal Kang sudah melakukan kelicikan lagi, sampai kakek pun bisa dekat dengannya. Pal kang menjelaskan hubungan keluarga Jin dengan kakek, tapi Jae Young tidak percaya. Mana mungkin kakeknya pura2 menjadi orang miskin.

Pal Kang tidak merasa harus menjelaskan panjang lebar atau membela dirinya, ia berkata, bahkan jika Jae Young tidak percaya, itulah kebenarannya. Jae young, "Sebenarnya apa maumu? Kau bisa paling tidak mengatakan apa niatmu sebenarnya kan?" Bagaimanapun Jae Younglah pewaris JK, dia berhak tahu, karena Pal kang sekarang punya saham di perusahaan.

Ini hal baru bagi Pal Kang, tapi Jae Young tidak percaya, "Apa kau benar2 akan pura-pura naif?" Kau menjadi pewaris kakek dan kau berkata kau tidak tahu apa yang kukatakan? Pal kang tidak mau mendengar lagi, ia bergegas pergi menemui kakek.

Jun Ha datang dan berkata pada Jae Young jangan mengganggu Pal kang. Jae Young tiba-tiba menyarankan, "Kau menikahlah dengan-nya." Bahkan Jae young meyakinkan orang tuanya jika Jun Ha menikah dengan Pal Kang, mereka aman.


Pal Kang masuk ke kantor Presdir Jung dan tanya apa benar berita mengenai warisan itu? Apa Kakek sunguh-sungguh? Pal Kang tidak menginginkannya.

Presdir menjelaskan bahwa Pal Kang sudah seperti cucunya sendiri. Tidak aneh jika ia meninggalkan warisan untuknya. Ini tidak sama dengan memenangkan lotere. Pal Kang berkata, "Bagiku iya. Kau melakukan ini karena hubunganmu dengan orang tuaku. Aku tidak mendapatkannya karena usahaku sendiri. Mengapa aku harus menerimanya?"

Kakek tetap tidak melihat apa masalahnya. Pal Kang bisa menggunakan uang itu untuk menghidupi adik2nya dengan lebih baik. Pal Kang akhirnya berkata, "Itu karena aku takut karena aku tidak tahu apa yang akan aku lakukan dengan uang itu!"

Pal Kang mengingatkan Kakek tentang semua kebodohan yang ia lakukan dengan uangnya, seperti mencuri celengan adiknya untuk mempercantik diri, jatuh ke perangkap utang kartu kredit karena ingin tas mahal, dsb, "Aku tidak bisa mempercayai diriku sendiri. Aku tidak bisa berkata pada siapapun waktu itu, tapi aku juga tidak menyukai diriku sendiri. Aku suka bertanya-tanya waktu malam, mengapa aku hidup seperti itu, dan itu membuatku pusing. Tapi sekarang aku tidak merasakan itu lagi. Aku tidak punya uang atau tempat tinggal tapi pikiranku tenang."

Pal Kang sangat yakin tidak mau menerima uang kakek sehingga ia mendesak kakek untuk membuat perjanjian TIDAK akan membuatnya menjadi pewarisnya secara tertulis! Presdir memanggil Kang Ha ke kantornya.



Kedatangan Kang Ha membuat Pal Kang kaget. Kali ini Kang Ha yang menikmati perdebatan Kakek - Pal Kang dengan tertarik. Pal Kang bertanya, mengapa Kang Ha disini bukankah perjanjiannya tidak menyangkut Kang Ha ? Kakek menjelaskan bahwa Kang Ha yang akan menuliskan perjanjian ini. Pal Kang menjawab, "Kakek, Apa kau tidak bisa menulis?"

Presdir Jung berkata bahwa pria sesukses dirinya harus memiliki orang2 lain untuk melakukan hal seperti ini agar kelihatan keren. Pal Kang, "Kelihatannya menyenangkan." Kakek, "Ya memang. Jika kau nanti sukses, maka kau bisa minta Kang Ha menuliskan perjanjian untukmu."

Kakek menyuruh Kang Ha membatalkan klausul di perjanjian yang menyangkut Pal Kang. Kakek berkata, "Aku tidak akan menghamburkan uangku untuk seseorang yang berkeras ia tidak menginginkannya." Ini membuat Pal Kang senang, dan Kakek mengijinkan Pal Kang pergi.

Setelah Pal Kang keluar, Kakek tertawa geli dengan ke-keras kepalaan Pal Kang. Kakek membuat perjanjian baru lagi, ia minta Kang Ha menyusun perjanjian baru dan merahasiakan ini dari keluarganya. Kakek tetap memasukkan Pal Kang dalam perjanjian itu.

Saat makan siang, Jun Ha main dengan Nam dan menunggu Pal Kang bersama Nam dan Pa rang. Pal Kang minta maaf dan mau mengambil Nam, tapi Jun Ha tidak mempermasalahkannya, ia kembali menjadi paman yang baik. Pa Rang mau mampir ke kantor Kang Ha, Jun Ha berusaha mengalihkan perhatiannya tapi tidak berhasil. Pa Rang mengajak Kang Ha makan siang tapi melihat ekspresi wajah Pal Kang dan Jun Ha, Kang Ha menolaknya.



Mereka pergi makan Jajangmyun ber-4 dan ada adegan yang cute bgt, waktu Pa Rang nyuapin Nam hehehe...nyam..nyam...

Jae Young melihat Kang Ha berdiri di teras luar, ia mendekati Kang Ha dan mengingatka tentang pertunangan mereka. Kang Ha sudah setuju tapi tidak memperlihatkan perhatian sedikitpun. Jae Young berterima kasih pada Kang Ha, biarpun Kang Ha tidak menyukai ini semua, paling tidak Kang Ha tidak menolaknya lagi.

Jun Ha menawarkan agar anak2 tinggal di kantornya saja waktu Pal Kang kerja. Pal Kang menolaknya, tapi Jun Ha berkata ini demi anak2 dan bukan Pal Kang, anak2 pasti lelah mengikuti Pal Kang kerja. Ini juga agar Pal Kang bisa konsentrasi kerja.

Saat Jun Ha membawa anak2 dan Pal Kang diantar ke tempat klien, Jun Ha berpesan agar Pal Kang konsentrasi kerja saja, tidak perlu memikirkan yang lain (baca: Kang Ha), lalu Jun Ha berkata pada dirinya sdr, "Aku memberi kakak kesempatan terakhir. Jadi aku tidak akan merasa bersalah."

Pal Kang berhasil mendapatkan kontrak baru dengan klien baru yang justru meneleponnya duluan. Klien itu berkata bahwa rumor yang menyatakan bahwa Pal Kang memperlakukan kliennya seperti keluarga itu benar. Pal Kang sedikit tersanjung dan ia senang dengan penjualan polis yang lumayan gampang ini.

Setelah Pal Kang pergi, pria itu menelepon bawahannya, dan tanya apa benar bahwa Jin Pal Kang adalah FC (Financial Counselor) yang paling buruk catatannya. Sepertinya tidak demikian menurut pria itu. Ternyata pria itu sepertinya bos mafia, nah lo..!

Kang Ha menemani Jae Young dan ibunya belanja keperluan pernikahan, Kang Ha tampak tidak antusias, ia hanya menjawab ketika di tanya dan tidak pernah menyatakan pendapat apapun. Kang Ha permisi pergi dan Min kyung berkata Kang Ha seperti sapi yang akan dibawa ke penyembelihan. Kang Ha justru memikirkan perkataan Jun Ha kalau Pal Kang ternyata tahu banyak hal tentang dirinya.

Pal Kang menjemput Nam dari penitipan anak. Ibu yang mengasuh berkata kalau Nam tampaknya kurang sehat. Pal Kang berkata mungkin Nam terkejut dengan lingkungan barunya.


Pal Kang pulang dan menemukan rumah sangat penuh. Jun Ha dan Kakek datang untuk ikut makan malam. Kakek membawa daging untuk dipanggang bersama, dan Jun Ha membawa hadiah2.

Hadiah itu berupa alat elektronik dengan pelacak GPS kecil yang terhubung ke ponsel Jun Ha, bahkan punya fungsi suara. seperti walkie-talkie yang keren. Anak2 senang dengan hadiah itu dan mereka tidak merasa itu mengerikan (bayangkan jika ada alat yg bisa ngelacak kita dan tahu dimana, dan apapun yg kita lakukan, trus ada yg ngamatin kita 24 hours nonstop...)

Jun Ha juga punya hadiah untuk Pal Kang, kemudian juga ada frame foto digital, yang bisa menampilkan digital foto secara slideshow.


Keesokan harinya, Pal Kang bergegas ke penitipan anak setelah menerima telp dari pengasuh. Nam memburuk, dan harus dibawa ke RS. Eun Mal juga harus pergi, maka Jun Ha menawarkan diri menjaga anak2. Jun Ha membawa anak2 kembali ke rumahnya. Tae Kyu senang sekali.

Anak2 berbaris (mirip anak2 Kapten Von Trapp hehe di Sound of Music) dan memberikan foto sebagai hadiah pernikahan untuk Kang Ha. Setelah itu, anak2 yang besar keluar, tapi Pa Rang tetap tinggal di kamar Kang Ha.

Pa Rang menangis dan tanya, "Apa kau benar2 akan menikah dengan bibi yang wajahnya jahat itu?" Ini berarti aku tidak bisa tidur di kamarmu lagi, "Aku bisa, jika kau menikah dengan kakakku. Kau benar2 jahat! Kau menyukai kakakku, aku tahu itu!"

Kang Ha melihat2 foto dan ia membelai foto Pal Kang, wajah Kang Ha terlihat hangat. Sementara itu Pal Kang menunggu dengan cemas hasil pemeriksaan Nam. Hasilnya tidak baik. (Aku ngga gitu yakin sakit apa) Kondisi Nam itu bawaan, sepertinya saluran empedunya tidak terbentuk sempurna, jadi sepertinya racun di empedu tidak bisa dikeluarkan lewat usus, jika dibiarkan akan sangat bahaya, mungkin bisa menyebabkan kematian. (aku masih sedikit ruwet dg kondisinya, yg kuliah kedokteran boleh memberi petunjuk hehe..)

Pal Kang tidak percaya ini, Nam begitu sehat. Dokter menjawab, memang sering seperti itu, bayi biasanya terlihat sangat sehat sehingga kondisi ini terlambat diketahui. Pal Kang menggenggam tangan dokter dan mohon agar melakukan sesuatu. Dokter bilang yang terbaik adalah mencari donor hati untuk Nam.

Pal Kang di tes, tapi dia tidak bisa menjadi donor. Tentu saja, mereka kan anak angkat semua. Karena RS penuh dan dokter spesialis pergi, mereka dirujuk ke RS lain. Mereka diingatkan untuk segera mencari donor untuk Nam.

Malam itu, Pal Kang memberi susu botol sambil mencemaskan Nam. Pal Kang tidak sadar Kang Ha parkir di luar rumah. Kang Ha melihat ke arah lantai atas dan ia berkata, "Hanya malam ini, karena aku tidak akan datang lagi, aku tidak bisa datang lagi." (besok Kang Ha tunangan)

Saat ia melihat ke arah rumah, justru Pal Kang keluar dengan menggendong Nam dan tergesa2 mencari taksi. Pal Kang baru saja menerima telp. Kang Ha ingin tahu dan ia mengikuti taksi itu.

Taksi berhenti di depan panti asuhan. Kang Ha berhenti di depannya, Pal Kang terkejut sekali. Kang Ha salah paham, ia pikir Pal Kang akan meninggalkan Nam di panti asuhan.

Kang Ha : "Apa gengsi bodohmu itu begitu penting? Jika situasi sangat sulit, kau seharusnya minta bantuan Presdir atau aku untuk menolongmu! Tidak, aku tidak berhak, tapi kau seharusnya paling tidak minta tolong Jun Ha!"

Pal Kang terluka, situasi sangat buruk dengan Nam sakit dan Kang Ha salah paham, "Jika kau tidak tahu apa2 jangan ikut campur dan pergi saja!"

Kang Ha meneruskan, "Kau menolak warisan Presdir, tapi apa masuk akal meninggalkan Nam di panti asuhan? Apa yang kau lakukan? Apa yang kau pikirkan?"

Pal Kang kesal dan berteriak, "Nam sakit!"


Setelah Pal Kang berada di dalam kantor panti asuhan dan menjelaskan semuanya dengan pengurus panti, seorang pekerja dari bekas panti asuhan tempat Nam dulu dititipkan, Kang Ha mulai mengerti duduk perkaranya. Pal Kang menjelaskan bahwa ia perlu menemukan keluarga kandung Nam, karena Nam perlu transplantasi hati.

Wanita itu sangat baik dan merasa simpati dengan mereka, tapi ia minta maaf, Nam ditiggal tanpa ada informasi apapun, jadi sangat sulit menemukan keluarganya.


Kang Ha baru tahu bahwa Jin bersaudara sebenarnya tidak ada hubungan darah. Kang Ha tanya mengapa Pal Kang tidak pernah cerita mengenai ini sebelumnya. Pal Kang menjelaskan ia adalah satu2nya anak kandung orang tuanya, tapi tidak melihat mengapa ia harus menjelaskan semua ini, "Mengapa aku harus mengatakan bahwa adik2ku bukan saudara kandungku?"

Pal Kang mencemaskan Nam yang ia bawa kesana sini, Pal Kang berharap bisa membujuk wanita tadi untuk memberikan informasi mengenai orang tua Nam. Tanpa itu, Pal Kang tidak tahu apa yang harus ia lakukan.

Sekarang Kang Ha mulai berpikir, jika Pal Kang tidak bisa mencari bantuan dari satu RS, harus coba RS yang lain. Dan seharusnya Pal Kang minta bantuan!

Pal Kang membantah, bantuan seperti apa yang harus ia minta? Menemukan donor itu yang paling penting, jadi Pal Kang hanya ingin menemukan keluarga Nam. Kang Ha merasa tidak harus keluarga, "Kau seharusnya mencari ke seluruh dunia sampai kau menemukan donornya!" Pokoknya yang cocok.

Pertengkaran mereka terputus oleh tangisan Nam, sepertinya ia kesakitan. Mereka langsung segera melarikan Nam ke RS. Saat para dokter memeriksa Nam, Nam menangis keras sekali, benar2 tersiksa mendengar tangisan bayi sekeras itu (aku harap, yg jadi Nam ngga dicubit waktu ambil adegan ini oh..Korean..)


Dokter tidak tahu lagi harus bagaimana, kondisi Nam sudah parah. Pal Kang menangis dan Kang Ha memeluknya.

Kang Ha terus menelepom semua teman, kolega, dan kontak yang dimilikinya. Ini benar2 pertama kalinya Kang Ha menyingkirkan gengsinya dan menelepon temannya untuk rujukan medis. Sedikit terharu melihat Kang Ha menyingkirkan kesombongannya demi Nam, berarti karakter Kang Ha benar2 mulai berubah.

Pal Kang duduk dengan bengong, tapi Pal Kang teringat bahwa hari ini Kang Ha tunangan, Pal Kang mendesak Kang Ha untuk segera pergi. Tiba2 telp Kang Ha berdering, Kang Ha segera melihatnya siapa tahu ini salah satu kontaknya, ternyata dari Jae Young, Kang Ha tidak mengangkatnya.

Jae Young dan orang tuanya gelisah. Ini pertunangan mereka dan tamu2 akan segera tiba, tapi mana Kang Ha. Kang Ha mengangkat telp dari Jun Ha, ia minta Jun Ha datang ke RS. Jun Ha dan Jae Young bergegas ke RS.


Keduanya tidak tahu apa yang terjadi, mereka kaget dan berhenti saat melihat Kang Ha menunggu dengan Pal Kang. Kang Ha berkata pada Jun Ha bahwa Nam sakit, Sekarang kau tinggal bersama Pal Kang. Kang Ha tidak bisa membiarkan Pal Kang sendiri. Jae Young marah dan mau mendamprat Pal Kang, tapi Kang Ha langsung menyeret Jae Young keluar.

Jae Young tidak mengerti mengapa Kang Ha harus ada di sini jika orang yang sakit adalah adik Pal Kang. Kang Ha terlihat galau, ia menjawab, "Aku tidak tahu mengapa aku ada di sini. Tapi aku hanya merasa aku harus di sini. Aku tidak bisa pergi dan meninggalkannya sendirian."


Jae Young menampar Kang Ha, "Mengapa bisa begitu? Siapa dia bagimu?"

Kang Ha, "Aku tidak tahu. Aku juga tidak tahu siapa dia bagiku. Tapi aku tidak bisa pergi. Melihatnya bersedih sendirian, aku tidak bisa pergi untuk bertunangan denganmu." Jae Young, "Bagaimana kau bisa berkata seperti itu padaku?"

Kang Ha menghentikan Jae Young, ia berkata sudahlah tidak perlu bertunangan, langsung menikah saja. Tapi ini justru membuat Jae Young semakin marah, apa Kang Ha pikir bahwa jika ia setuju menikah dengannya, akan memperbaiki segalanya?

Kang ha tahu tidak akan memperbaiki apapun, tapi ia tidak punya cara lain. Kang Ha sangat frustrasi dan suaranya meninggi dan ia berkata, "Lalu, apa lagi yang kau inginka? Itu adalah satu2nya yang bisa kulakukan! Aku bisa melepaskan wanita yang kucintai, tapi tidak adikku. Itulah mengapa aku menikahimu, tidakkah itu cukup?" (oh..Jae Young..sudahlah..mundur aja, selama masih punya harga diri..sigh..)

Tiba2, "Apa urusanku dengan ini?" ..Jun Ha muncul dibelakang Kang Ha ! Jun Ha melihat keduanya dengan curiga, "Mengapa melibatkan aku dalam rencana pernikahan kalian? Mengapa kau harus menikah dengan Jae Young karena aku?"


WUAS 17
WUAS 16
WUAS 15
WUAS 14
WUAS 13
WUAS 12
WUAS 11
A day with Choi Jung Won
WUAS 10
WUAS 9
WUAS 8
WUAS 7
WUAS 6
WUAS 5
WUAS 3-4
WUAS 1-2
Wish Upon A Star