Sabtu, 03 April 2010

The Woman Who Still Wants To Marry episode 11


Reaksi Sang Mi adalah ketakutan, pertama karena rambut perak Min Jae. Kemudian karena Min Jae bersama Shin young.


Min jae mencoba santai dan bersikap, wah kebetulan sekarang kau bisa bertemu ibuku. Tapi Sang Mi tidak siap dan ia keluar. Min Jae berkata Sang Mi akan baik2 saja. Tapi Shin Young menyuruh Min jae menysul ibunya.


Min Jae menyusul ibunya dan seperti yang sudah dikira, ibunya mengomelinya. Sang mi bahkan baru tahu kalau Min jae tinggal dengan Ban Seok.

Shin young melihat saja semuanya dari jauh. Ia merasa kecewa. Min jae kembali ke meja mereka dan ia bohong dan berkata ibunya hanya shock karena rambutnya.

Shin young menampilkan wajah yang tabah. Min Jae menyadari perasaan Shin Young, tapi pura2 tidak tahu untuk menjaga perasaan-nya. Min Jae tahu Shin young hanya pura2 tabah.

Sang Woo, masih merasa stres, menelepon sang Mi. Sang Mi bingung tapi memutuskan untuk mengantar teh herbal untuk Sang Woo. Sang Woo demam. Sang Mi juga memasak makan malam untuk Sang Woo.

Min jae dan Shin young terus saja melanjutkan kencan mereka dengan jalan2 dan membeli topi bulu konyol di kaki lima.

Malamnya, Min jae memutuskan untuk ke apartemen. Min jae berpikir ibunya tinggal di situ dan sudah mengganti kuncinya karena Min jae. Sang Mi yang sebenarnya ada di dalam apartemen sekarang dengan panik menelepon Min jae dan berkata ia sudah menyewakannya.

Sang Woo mendengar percakapan mereka dan tanya mengenai putra Sang Mi. Sang Mi berkata ia hamil ketika masih kuliah dan usia putranya 24 tahun. Sang Woo juga bercerita mengenai mantan pacarnya, yang coba ia dapatkan kembali. Tapi Sang Woo berkata bahwa hati mantan-nya itu sudah di tempat lain demikian juga dengan hatinya.

Tiba2 mereka mendengar suara di pintu, Min Jae mencoba membuka pintu, ia mengira ibunya hanya menggertak saja. Sang Woo dan Sang mi panik. Tapi Sang Woo berkata biar ia saja yang membukanya, ia akan berkata ia adalah penyewa yang baru.

Min Jae di depan pintu tegang dan sang Woo juga tegang karena akan bertemu putra Sang Mi. Tapi Sang Woo tidak siap, ia tidak bisa membuka pintunya ia tidak siap menghadapi putra Sang mi.

Bu Ki pulang telat malam itu dan Shin Young langsung mengajukan banyak pertanyaan pada Bu Ki mengenai Sang Mi. Bu Ki hanya berkata bahwa Sang mi hanya kira2 10 tahun lebih tua dari mereka dan ia adalah pelanggan restaurannya.

Shin young merasa kacau dan Da Jung bergabung dengannya, Da jung juga masih pusing dengan urusan ulang tahunnya dengan Ban Seok. Mereka memutuskan untuk mati dan saling berpelukan.

Ban Seok ternyata sakit, dan waktu Da jung datang untuk minta maaf, Ban Seok terlalu sakit untuk mendengar permintaan maaf Da Jung. Sementara di kantor, semua orang melihat Shin Young dengan pandangan aneh dan stafnya mengatakan kalau semua orang bertaruh berapa lama Shin Young akan bertahan dengan Min Jae.



Min jae menghibur Shin young saat mereka berjalan dilorong sambil berpegangan tangan. Shin Young tanya apa Min Jae dekat dengan ibunya, iya kata Min jae. Shin young tanya apa mereka bohong saja dengan usianya, katakan dia baru 29 th. Min jae berkata tidak tanpa ragu. Min jae mengundangnya untuk makan siang dengan ibunya dan Shin young menolak dengan sopan, ini terlalu cepat.


Min jae turun dan menemui ibunya. Min jae cukup akrab dengan ibunya, ibunya tampak terbujuk oleh Min Jae, tapi tidak lama, Sang mi berkata bahwa "wanita seperti itu" tidak akan mengalami kesulitan menggoda anak seperti Min Jae. Min jae terus membujuk ibunya.

Sang Mi tidak mundur sama sekali, dan Min jae menyadari meyakinkan ibunya tidak gampang.

Sementara itu, Myung Seok menemui Shin young dan mengatakan bahwa ibu pacar muda Shin young ada di cafe. Shin young membalas dengan sarkastis, bahwa dia hanya memanfaatkan Min Jae dan pergi. Tapi Shin young tidak tahu Sang Mi mendengarnya...oops.

Shin Young menyadarinya dan ia mengejar sang mi bahkan memanggilnya "Ibu", Sang Mi tidak menyukainya.

Sang Mi minta Shin young tidak menemui Min Jae lagi dan minta kartu namanya. Sang Mi berkata ia tidak perlu menggunakannya. Shin young bersaha bersikap ramah tapi Sang Mi tidak terpengaruh dan ia pergi.

Ban Seok sebenarnya masih sakit, ayahnya datang dengan keranjang buah, katanya ada yang meninggalkan ini di depan pintu. Ban Seok membaca kartunya dan ia sadar itu dari Da Jung. Ban Seok mengejar Da Jung ke apartemennya. Da jung kaget saat membuka pintu dan melihat Ban Seok ada di depan.

Mereka akhirnya baikan dan Ban Seok mengumumkan kalau ayahnya setuju untuk bertemu Da Jung sekali lagi.


Shin young duduk sendirian dan menghindari Min jae, ia tidak mau diajak ke konser oleh Min Jae.

Sang Mi mau mencari kesalahan Shin young dari Bu ki, tapi Bu Ki benar2 keren..dia sama sekali tidak mengatakan apapun (nice buddy) dan ia menasihati agar Sang mi membiarkan saja keduanya.

Sang Mi mengakui Shin young tidak terlalu glamor seperti yang ia kira, mereka mungkin akan cocok sebagai sesama wanita tapi sebagai ibu Min jae, ia tidak bisa menerimanya. Bu ki berkata mengapa tidak menjadi keduanya saja?

Sang mi pergi ke apartemen Sang Woo dan menaruh teh herbal di kotak suratnya, Sang Woo mengetahuinya dan mengajak Sang mi kencan.

Shin Young duduk sendirian dan tebak siapa yang menemukannya ? Well tidak lain Ha Min jae kita hehe..


Mereka akhirnya pergi ke klub tempat konser.

Sang mi dan Sang Woo juga pergi ke klub yang sama. Sang Mi awalnya tidak menyadari keduanya, tapi saat Sang Woo menjawab telp, Sang Mi melihat ke sekeliling dan ia melihat Min jae dan Shin young, duduk tidak seberapa jauh dari kursi mereka sambil...


melakukan...well..Min Jae mencium pipi Shin young dan Min jae mau Shin young membalas mencium pipinya. Shin young tertawa malu tapi akhirnya ia memberanikan diri mendekat mau mencium pipi Min jae, hanya..Min jae sengaja menoleh sehingga mereka saling berciuman di bibir.

Wow..jelas sangat mengagetkan buat Sang Mi melihat anaknya beradegan seperti itu di depannya, tapi Shin Young juga kaget. Sang Mi keluar dari klub dan ia membuat alasan pada Sang Woo. Sang Woo tidak melihat keduanya. Sang Woo mengikuti Sang Mi keluar. sang mi bertemu dengan rekan suaminya.

Sang Woo mendekati sang Mi dengan bunga dan 2 kaleng bir. Keduanya memikirkan hubungan affair mereka dan berakhir dengan ciuman juga. Sigh..


Bu ki dan Da Jung sedang merencanakan sandiwara untuk menghadapi ayah Ban Seok. mereka membujuk Shin young ikut serta. Da Jung dan Bu ki memberi semangat pada Shin young agar ia berjuang untuk Min Jae.


Shin Young mengikuti saran temannya dan ia menyelinap ke studio Min jae, dan memainkan gitar Min Jae. Min Jae muncul dan ia mengajar Shin Young lagi cara main gitar dengan ekslusif, well aku tahu bagaimana biasanya org belajar gitar..so ini memang khusus cara mereka, astaga...

Mereka berkencan dan Min jae membeli bunga :

Suara Shin young : "Kami berjalan, dan berjalan, dan menghadapi gunung untuk didaki.
Kami hidup dan hidup, dan menghadapi hal-hal yang baru untuk dipelajari
Kami makan tiga kali sehari, tapi mencerna semuanya.
Bagaimana kami bisa hidup sekali hanya dengan satu pengalaman?
Setiap waktu kami mencintai kami belajar
Jika gunung muncul kami mendakinya
Ketika kukira aku tahu mengenai hidup
Itulah saat aku terlempar karena batu kecil.
Sekarang aku belajar hal baru
Musim semi sudah datang
Pria ini yang membawa musim semi padaku
Aku ingin berada di sisinya untuk waktu yang sangat sangat lama
Hari ini, dengan keberanian beratus-ratus lipat
Ini adalah Lee Shin Young."

Sekarang operasi Da Jung menuju pernikahan hehe...

Saat Da Jung dan Ban Seok menemui ayah Ban Seok, tiba2 mantan pacar Ban Seok menyerbu ke dalam, diperankan Shin young dengan penampilan seperti ...dibawah ini :


Kemudian Bu ki yang berperan sebagai kakak Shin young mengancam Ban Seok, untuk bertanggung jawab dan segera menikahi Shin Young.

Ayah Ban Seok ketakutan dan ia langsung menyetujui pernikahan Ban Seok dan Da Jung.

Dan...Da Jung benar2 menikah dengan Ban Seok akhirnya. Bu Ki dan Shin young muncul dengan baju pengiring pengantin warna pink. Shin young bahkan tanya, Apa aku harus mengenakannya? Bisakah kita melewatinya saja.

Min Jae mencoba sekali lagi membujuk ibunya. Ibunya tidak terpengaruh. Bahkan ia berkata ayahnya ingin bercerai tapi ibunya tidak akan mengijinkannya paling tidak sampai Min jae menikah.

Min Jae minta ibunya tidak seperti itu. Agar ibunya hidup seperti yang diinginkan ibunya. Sang mi berkata ia takut jika ia bercerai ia akan menyerah. Min jae merasa ibunya punya pacar.

Shin young mengalami kesuksesan lagi dalam pekerjaan-nya. Tiba2 Sang mi meneleponnya. Shin young gugup.

Shin Young bertemu sang mi di cafe dan Sang mi tanya apa Shin Young akan mengenalkan Min Jae pada orang tuanya, apa shin young serius dengan Min jae dan mempertimbangkan Min jae sebagai calon suami. Shin young menjawab ya.

Sang Mi megancam, ia adalah ibu yang biasa dan ia akan menyeret Shin Young dan berkata pada semua orang bahwa Shin young merayu putranya yang berusia 24 th. Shin Young tidak menyerah, ia tanya apa yang akan dilakukan Sang mi jika ia tetap menemui Min Jae.


Shin Young akan menemui Min jae tapi Sang Woo meneleponnya, ia mabuk dan mencari teman untuk sandaran. Dan ia sedang patah hati karena wanita yang dicintainya...sudah menikah...dan punya anak. Shin young merasa kasihan dan ia datang.

Mereka berdua sekarang cenderung sebagai teman baik, saling mengerti dan punya orang lain yang dicintai, dan mereka saling ngobrol dengan akrab.

Shin Young bertemu dengan Sang Woo di lobi apartemen Sang Woo. Mereka naik ke atas dengan berangkulan, dan Shin young berkata, "Ayo kita minum semalaman!" dan kebetulan..Sang Mi berjalan masuk dan melihat semuanya...

The Woman 10
The Woman 9
The Woman 8
The Woman 7
The Woman 6
The Woman 5
The Woman 4
The Woman 3
The Woman 1-2
The Woman

The Woman Who Still Wants To Marry episode 10


Shin Young tertegun dan merasa bersalah, ia keluar mengikuti Sang Woo. Shin young tidak bohong dan berkata sebenarnya dan ia mau menjelaskan tapi Sang Woo menghentikannya. Sudah cukup, ia sedang tidak ingin mendengarnya, dan Sang Woo pergi.


Shin young kembali ke tempat Min JAe dan ia berkata ia capai. Mereka mendengarkan musik dan Shin young berkata sendiri, "Lebih baik seperti ini."

Sang Woo kembali ke rumah dan ia melihat Sang Mi di jalan masuk ke taksi. Sang Woo ingin tahu dan mengikutinya ke hotel, dengan tetap menjaga jarak, Sang mi berjalan ke jajaran kamar2. Sang Woo melihat Sang Mi akhirnya berhenti di depan satu kamar.

Sang mi awalnya ragu2 di depan pintu sebelum ia memberanikan diri untuk mengetuk. Pintu terbuka dan apa yang dilihatnya benar2 mimpi buruk. Sang Mi berbalik dan pergi dari situ. Sang mi terjatuh di lantai.

Sang Woo memanggilnya, tapi justru itu membuat Sang Mi semakin tidak enak, ia segera keluar. Sang Woo mengejarnya dan menemukan Sang mi duduk sendirian dan kedinginan. Sang Woo merasa bersalah, ia minta maaf dan berkata ia melihatnya naik taksi dan otomatis mengikutinya tanpa berpikir lagi.

Sang Woo berlutut dan membantu memakaikan sandal Sang Mi yang terlepas, membuka jaketnya dan memakaikan jaketnya pada Sang Mi. Sang woo menawarkan untuk mengantarnya pulang. Sang Mi mendesah, "Ini bukan yang pertama kalinya, tapi hari ini adalah pertama...hari ini bukan kali pertama aku mendapat telp bahwa suamiku terlihat dengan wanita lain, tapi hari ini adalah pertama kalinya aku datang untuk memastikannya. Hari ini aku ingin melihatya sendiri."

Sang Woo mengerti dan tiba2 ia mendekat dan mencium Sang mi. Sang Mi tidak menghindar, tapi beberapa detik kemudian ia melepaskan diri dan minta maaf. Sang Mi menangis dan minta agar Sang Woo membawa dia kemana saja.

Sang Woo membawanya ke apartemennya, Sang Mi duduk diam dalam kegelapan. Sang Woo mau menyalakan lampu, tapi Sang Mi minta Sang Woo tidak melakukannya.

Sang Woo berlutut di dekat Sang Mi, Sang mi berkata, "Jangan perlakukan aku dengan begitu baik, jangan juga memujiku, kau seperti ini membuatku merasa aneh."


Sang Mi berdiri, tapi Sang Woo menahan tangannya dan berkata, "Jangan pergi." Sang Woo melihat tajam ke arah Sang mi, membelai wajah Sang mi sejenak dan Sang Woo mencium Sang Mi.

Dan kemudian...bedscene..!! (personally, aku ngga setuju, biarpun dah dewasa, tapi Sang mi masih punya suami, biarpun suaminya selingkuh, hrsnya diselesaikan dulu ama suaminya..sigh..oh Kdrama )


Ban Seok bertemu Da jung. Ban Seok mengaku ia dulu pernah naksir Shin young tapi sekarang sudah berakhir, dan ia juga meyakinkan Da Jung kalau ia tidak perlu mencemaskan ayahnya. Kemudian mereka ke apartemen Ban Seok. Ban Seok menawarkan anggur dan Da Jung bersedia minum anggur bersamanya.

Mereka nonton film bersama, keduanya jadi grogi saat film memasuki scene xxx. Dan Ban Seok melancarkan aksinya, Ban Seok melompat ke atas Da jung dan berkata ia tidak mau main2 dan mengajak Da Jung menginap.

Da jung mendorong Ban Seok, dan Ban Seok akhirnya mengaku kalau ini adalah usahanya untuk memiliki anak dulu agar bisa menikah. Da Jung tidak mau Ban Seok mengubahnya menjadi "wanita macam itu" yaitu wanita yang menjebak suaminya melalui kehamilan.

Paginya, Min jae dan Shin young sarapan bersama, Min Jae berkata biarpun impiannya adalah memiliki band-nya sendiri tapi ia memutuskan menyelesaikan kuliahnya dulu. Min Jae minta Shin young mengerti karena menjadi pengecut dan hati2 dengan masa depannya. Shin young menggodanya, tapi Min Jae berkata "Aku tidak tahu mengapa aku begini, ini cinta kupikir." Min Jae mengundang Shin young makan malam dengan ibunya. Shin young bercanda, semoga ibu Min jae tidak seumuran dengannya.

Sang Mi bangun duluan dan ia meninggalkan apartemen Sang Woo dengan perasaan kacau. Sang mi tampak ragu saat Sang Woo meneleponnya, dan tidak mengangkatnya.

Min Jae mampir ke apartemennya dan mencoba membukanya. Tapi ibunya sudah mengganti kodenya. Min jae akhirnya pergi. Sang woo mendengar ada yang mencoba membuka apartemennya dan bertanya-tanya apa mungkin Sang mi, tapi saat membuka pintu, tidak ada siapapun, Min jae sudah pergi.

Sang Woo dan Shin young bertemu, Shin Young mengaku ia sangat menyukai Min jae, hanya karena ia merasa tidak pede dengan selisih 10 tahun usia mereka, ia minta kencan 10 hari setelah itu berakhir. Shin young menjelaskan mengapa ia berkata sibuk selama 10 hari pada Sang Woo. Shin young takut berusia 40 tanpa menikah.

Sang Woo yang juga pusing dengan cintanya sdr, menjadi kesal dan berkata "Kau membalasku." Jadi kau menyesal dan mau minta maaf? Shin young memutuskan, "Aku minta maaf aku ingin bersama Ha Min jae. Bahkan jika hanya bertahan setahun atau 2 tahun aku akan tetap mencobanya." Sang Woo berkata, aku kira aku tidak punya keberanian itu, meskipun aku merasa tertarik.

Ban Seok mengirim bunga dan tonik kesehatan pada da Jung dengan catatan yang menyatakan penyesalannya. Da jung senang sekali dan minum toniknya dengan bahagia, dan berkata ia tidak marah.


Da jung akan berulang tahun dan Ban Seok mau mencari cincin. Tapi Ban Seok stress karena susah mendapat yang pas, ia akhirnya memutuskan mencari cincin nanti saja dan ia akan memberi hadiah saja. Suster di klinik menasihati untuk membeli hadiah yang mahal, tapi Ban Seok berkata Da Jung itu lain dan tidak materialistis seperti wanita yang lainnya.

Da jung dan Bu ki belanja bersama. Bu ki menawarkan untuk mengadakan pesta yang mewah di rumahnya untuk Da Jung dan Da Jung dengan bahagia menerimanya. Da Jung melihat tas yang bagus dan ia mencoba mengirim telepati agar Ban Seok membelinya untuk hadiah ultahnya. Bu Ki berkata wanita sukses seperti Da Jung seharusnya membeli saja tas itu sendiri.

Ban Seok memanggang kue untuk hadiah ultah Da Jung. Min Jae berkata, tidak cukup kalau cuma kue saja. Ban Seok berkata ia sudah punya hadiah lain dan Da jung akan senang hanya dengan kue saja.

Min jae dan Shin young minum di bar tapi terganggu dengan kehadiran Myung Seok. Myung Seok berkata jadi rumornya benar ya, kalau Shin young bersama Min Jae. Shin Young tidak mempedulikan dan mau pergi ketika Myung Seok berkata, "Apa kau sudah gila?" Myung Seok berkata bahwa orang akan berpikir Shin young main2 dengan anak kecil.

Min jae marah dan ia melihat Myung Seok dengan tajam, tapi Shin young tidak melihatnya, ia berkata, ia tidak main2. Mereka benar2 berkencan dan saling menyukai, memangnya kenapa?


Saat di jalan, Min jae mengaku. tadinya ia akan memukul Myung Seok, tapi batal karena Shin Young berkata ia menyukai Min jae.


Ban Seok akhirnya mempersembahkan hadiahnya pada Da jung, malam sebelum ulang tahun Da Jung. Da Jung menerimanya dengan senyuman senang. sebenarnya Ban Seok sudah membeli hadiah yang mahal buat Da jung. Ia pergi ke toko kelas atas dan mencari baju yang paling bagus dan mahal. Tapi tahu tidak, Da jung ternya muncul mengenakan baju yang sama. Ban Seok kaget, jadi ia batal memberikan hadiahnya. Jadi hanya kue saja.

Da jung membuka kuenya dan berkata ia benar2 tersentuh. Sampai di apartemen Da Jung, ekspresi senang Da jung berakhir, ia membayangkan temannya menghabiskan kue itu dan berharap menemukan cincin atau berlian tapi akhirnya tidak menemukan apapun.



Betapa memalukannya, maka Da jung menelepon pemilik butik (wow..kenal ama pemilik butiknya) dan minta tolong, ia harus belanja. Tapi toko itu tidak akan buka sampai besok pagi., maka Da jung pergi ke sauna dan memakankue tart-nya disana, dan memang tidak ada apa2nya, cuma kue. Da Jung makan setiap suapan dengan muram.

Paginya, Da jung langsung bergegas ke toko dan membeli beberapa gaun mewah dan mantel dan membungkusnya seperti hadiah. Total belanjaan-nya membuat mata Da Jung melebar dan Da jung harus membayar dengan cicilan selama 12 bulan. Astaga...

Shin young dan Bu Ki heran, Da jung keluar semalaman. Shin young bekerja sampai larut menelepon Min jae, sehingga ia tahu Ban Seok ada di rumah. Shin young dan Bu Ki jadi saling berpandangan ketika Da Jung masuk dan mengumumkan bahwa dia dan Ban Seok melihat matahari terbit bersama.

Mereka heran tapi terpesona dengan hadiah mahal itu, Da jung memuji selera Ban seok.



Malamnya, semua berkumpul di rumah Bu Ki untuk merayakan pesta ultah Da Jung. Memang elegant seperti yang dijanjikan Bu Ki.


Min Jae dan Da jung sempat ngobrol dan terasa memang ada gap diantara usia mereka. Kemudian Ban Seok dan Da jung menyanyikan lagu Hawaiian Couple bersama dengan lucu dan semua cekikikan melihat keduanya.

Bu Ki meminta perhatian semua yang hadir, ia mendesak Da jung memperlihatkan setelan barunya. Bu Ki memuji Ban seok atas seleranya yang bagus. Ini menghapus senyum dari wajah Da Jung dan Ban Seok.


Di luar rumah, Ban seok tanya apa Da Jung bohong mengenai hadiah darinya. Da jung mengaku ia ingin Ban Seok dihargai teman2nya. Mereka akan terkesan. Daripada cuma kue. Ban Seok terluka, apa kue terlalu menyedihkan sebagai hadiah?

Da Jung: Ya, di usia 34, Aku akhirnya bertemu pria yang ingin kunikahi dan apa aku tidak boleh menyombongkannya? Kau punya ayah yang tidak menyetujui aku karena aku tua, coba lihat apa jadinya jika aku berkata aku cuma dapat kue. Bukankah itu menyedihkan?
Ban seok : Menyedihkan?
Da Jung : Ya, aku lebih baik mati daripada mengaku bahwa aku hanya mendapatkan kue sebagai hadiah dari pacarku!
Ban Seok : Apa kau tahu apa hadiah terbaik dalam hidupku? Itu adalah kue yang kau buat untukku. dari semua hadiah yang kuterima, itu yang terbaik! Aku kursus dan membuat kue itu setelah gagal 8 kali. Bagaimana kau bisa berkata itu menyedihkan? Dan aku membelikanmu baju, tapi kau muncul dengan baju yang sama. Jadi aku tidak bisa memberikannya padamu.
Da jung : Aku tidak tahu itu.
BanSeok : Aku minta maaf aku sudah memberikan hadiah yang menyedihkan itu.

Ban Seok pergi dan Da jung memanggilnya, menangis dan menyesal. Bu Ki dan Shin Young mendengar semuanya, mereka sepakat tidak akan mengatakan pada Da jung kalau mereka tahu.

Sang Mi mencoba melepaskan stresnya dengan menari gila-gilaan. tapi tidak membantu, akhirnya ia mengirim sms pada Sang Woo. "sang woo-sshi, jawabanku terlambat. Aku minta maaf. Apa kau sakit parah?"

Sang Woo juga stres, ia berdiri di landasan pesawat, dan berteriak frustrasi.


Sang Woo menelepon Shin young dan minta bertemu. Sang Woo mohon agar Shin young kembali padanya. Sang Woo berkeras ia adalah jodoh Shin young, meskipun Shin Young mengingatkannya bahwa ia menyukai pria lain. Sang Woo berkata Shin young hanya terbawa perasaan dengan perhatian Min jae, misalnya ada anggota SNSD datang dan berkata mereka menyukainya, maka Sang Woo akan bingung juga, tapi itu akan berlalu.

Mereka tidak melihat Min jae dan tanpa sengaja mendengarkan percakapan mereka. Min jae tampak murka, dan kesabaran-nya habis. Min jae mendekati mereka dan menarik tangan Shin young, Min jae berkata pada Sang Woo, "Dia pacarku. Jangan datang mencarinya seperti ini lagi."


Min Jae menarik Shin young dan tanya mau apa Sang Woo disini. Apa karena hari ini adalah hari terakhir dari 10 hari kencan mereka ? Min jae berkata aku tidak berniat melepaskanmu. jika kau mau lari, coba saja.

Shin Young berkata bukankah kau mendengar jawabanku? mengapa kau masih marah? Min Jae : Karena hatiku berdebar2. Karena aku tidak bisa menenangkan diriku sendiri. Aku tahu aku tidak bertepuk sebelah tangan, tapi tiba2 aku tidak bisa bernafas.

Shin Young berkata dengan lembut, kita bertemu nanti malam. Min jae setuju, tapi susah sekali berpisah. Shin young berjalan menjauh dan Min jae berkata, "Aku mencintaimu." Shin Young membalasnya, "Aku juga mencintaimu."



Malamnya, Sang mi menemui Bu Ki di restauran-nya. Sang mi mengembalikan cincin Bu Ki. Ia mengaku, ia sudah bertemu keberuntungan itu hanya saja justru menyusahkan dirinya, jadi ia takut. Sang Mi merasa ia mendapatkan "api"-nya lagi seperti saat ia berusia 20 tahun dan ia tidak siap dengan itu.


Bu ki berkata agar Sang Mi tidak menghindarinya, mengapa tidak membiarkannya terbakar saja. Jika itu memang sangat menakutkannya, Sang Mi bisa kapanpun meninggalkannya. Jika itu terasa menyakitkannya, paling tidak Sang Mi bisa menganggapnya sebagai pengalaman.

Bu Ki sudah menyiapkan restaurannya untuk acara romantis Shin young - Min jae, Shin Young masuk, saat Sang mi duduk dengan Bu Ki, Shin young menerima telp dari Sang Woo yang mengakui kalau ia bingung karena menyukai wanita lain, dan mohon agar Shin young menemuinya. Sang mi melihat Shin young dan mengenalinya.

Sang Mi berpamitan, dan beberapa saat kemudian Min jae tiba.


Shin young tahu ini hari terakhir 10 hari mereka, ia tanya, "Apa kita harus memperpanjangnya selama 50 tahun?"


Min Jae mendekat dan mencium dahi Shin Young, dan akan mencium bibir Shin young saat...tiba2 Sang Mi masuk lagi ke dalam, ia lupa scarfnya. Sang Mi terkejut, dan memanggil, "Min Jae..?!"


Min jae terperanjat, ia menoleh, "Ibu!"

oo..

The Woman 9
The Woman 8
The Woman 7
The Woman 6
The Woman 5
The Woman 4
The Woman 3
The Woman 1-2
The Woman

Jumat, 02 April 2010

Personal Taste episode 1


Casts :

Sohn Ye Jin as Park Kae In
Lee Min Ho as Jeon Jin Ho
Kim Ji Suk as Han Chang Ryul
Wang Ji Hye as Kim In Hee
Jung Sung Hwa as Noh Sang Jun
Ryu Seung Ryeong as Choi Do Bin
Choi Eun Seo as Na Hye Mi
Im Seul Ong as Kim Tae Hoon

Preview Personal Taste thank you to meow13131313 Youtube





Kriiiiing.....!!!!

Jam beker Park Kae in meraung-raung, Kae in melompat bangun dengan kikuk, ia sudah terlambat. Kae in, designer furniture dan sudah kerja lembur semalaman. Ia tertidur di lantai kamar kerjanya.

Kae in bersiap-siap ke kantor dengan mengenakan baju yang lumayan bagus tapi "dihancurkan" dengan jaket biru dan boot-nya.



Sebaliknya, di rumah Jeon Jin Ho..

Jin Ho tidur di kamar yang luas, bersih, rapi, teratur, chic, elegan dan ia menemukan seseorang tidur di sampingnya. Jin hosantai saja dan dengan ringan berkata pada gadis di sampingnya untuk berhenti berpura2.

Gadis itu, Na Hye Mi, bertanya bagaimana Jin ho bisa menolak gadis sexy seperti dirinya? Hye Mi setengah bercanda bertanya, apa mungkin kau lebih menyukai pria? Jin Ho membalasnya, "Bukankah kau tahu aku memang seperti itu?"

Ibu Jin ho memanggil dari luar, dan Jin ho langsung bereaksi dengan panggilan ibunya. Jin ho langsung mendorong Hye Mi ke balkon luar. Ibunya tanya dimana Hye Mi ? Jin Ho bergumam, bukankah dia masih di Kanada?

Kae In terlambat dan mobil Jin Ho tidak bisa keluar dari parkiran, jadi keduanya ada di jalan mencari taksi. Bahkan berebut taksi yang sama. Saat mereka berdebat siapa yang memanggil duluan, orang lain langsung masuk dan pergi dengan taksi itu. Keduanya akhirnya mengejar bis.


Di dalam bis, mereka berebut tempat duduk. Jin ho duduk di satu2nya bangku kosong di bis. Kae In berharap Jin Ho menunjukkan sedikit sikap gentle, menawarkan kursinya pada wanita, tapi Jin Ho tidak tergerak. Sembari duduk, Jin Ho melihat ke arah garis celana Kai In ^__^ Dan meskipun Jin ho melihatnya tanpa selera, Kae In memergoki Jin Ho melihat ke arah pantatnya dan ia berpikir Jin Ho genit.

Kae In membenarkan bajunya dan tiba2 bis mengerem mendadak, Kai In harus menahan badannya ke belakang, Jin ho yang ingin melindungi maket bangunan-nya, mau tidak mau menahan Kae In, hanya posisi tangan Jin Ho itu...tepat di pantat Kae In!

Jin Ho membela diri dengan berkata ia mau melindungi maketnya. Kesal karena merasa melindungi maket plastik lebih penting daripada bagian tubuhnya, Kae In berkeras agar sopir bis membawa mereka ke kanto polisi karena ia sudah dilecehkan.

Jin Ho dengan kepala dingin berkata bahwa Kae In mengganggu kepentingan umum, apakah pantatnya lebih penting daripada waktu semua orang dalam bis ini ?

Kesal, Kae In membalas dengan meremas pantat Jin Ho (woo...fans Min Ho berteriak...!!!) Shock, Jin Ho menjatuhkan maketnya, dan langsung hancur berantakan! Oops! Kae In tidak bermaksud sampai seperti itu, dan ia cepat2 turun dari bis. Kabur...!!!


Ternyata hari ini juga hari yang penting untuk Kae In, ia akan meluncurkan koleksi furniture-nya sendiri dalam sebuah expo. Dengan nama Kae-in Story. Furniture nya bertema happy single dan termasuk produk inovasi baru seperti membuat meja makan single sebagai meja makan, meja kerja, macam2 fungsi dalam satu meja. (boleh juga idenya, bgs buat rumah minimalis hehe..)

Kae in senang dengan rangkaian bunga ucapan selamat yang dikirim pacarnya Chang Ryul. Tapi Chang Ryul tidak datang di acara Kae in. Karyawan Kae In, Lee Won Ho, tidak senang dengan ketidak hadiran Chang ryul, apalagi saat tahu dia juga adapresentasi di gedung yang sama.

Ternyata itu presentasi yang sama yang juga disiapkan Jin Ho. Jin Ho sudah menyiapkan ini bersama partner-nya Noh Sang Jun, Jin ho dan Sang Jun harus memperbaiki maketnya dalam waktu yang singkat.

Mereka diinterupsi oleh kehadiran rival mereka, pacar Kai in, Han Chang Ryul. Chang Ryul hanya senyum sinis dan berkata mereka tidak perlu repot2 dengan maketnya karena ia akan memenangkannya. Mereka saling mengejek. Chang ryul mengejek perusahaan Jin ho yang masih baru, dan Jin ho mengejek Chang Ryul yang sukses karena orang lain yang mengerjakan pekerjaannya.

Chang ryul menyerahkan 2 undangan pernikahan pada Jin ho dan Sang Jun. Kata Chang Ryul, ia melakukannya untuk memberikan kesempatan keduanya merasakan makanan hotel yang mewah.

Dalam presentasi, chang ryul mewakili perusahaan Mirae Construction. Dia cukup lancar dan percaya diri, hanya..Chang ryul melakukan kesalahan yang membuktikan kata2 Jin ho bahwa Chang ryul tidak mengerjakan proyeknya sendiri. Ada banyak yang membantunya.


Jin Ho mewakili perusahaan-nya sendiri, M, dan mempresentasikan modelnya dengan hologram (wuih..teknologi Korea dah canggih ya..presentasi pake hologram..wah..harus di contoh nih..) Dan Jin ho menekankan pada harmoni, menggabungkan alam dengan orang2 dan kebudayaan.

Jin ho dan Kae In terlibat clash lagi,

Saat break presentasi, Jin ho Dan Sang Jun jalan ke sekitar hotel dan melihat expo furniture Kae-in story, Sang jun melihat2 furniture, dan ia berhenti di furniture karya Kae In, Sang jun berkata furniture multi fungsi benar2 jenius. Tapi Jin Ho mendengus dan berkata bahwa designer-nya adalah orang yang egois dan jelas tidak pernah masak untuk orang lain.

Orang yang tidak bisa berkomunikasi, dan histerikal. Kae in mendengarnya, sebenarnya ia tidak mau menemui Jin ho karenaingat kejadian di bis, tapi mendengar kata2 Jin ho, Kae in tidak tahan dan ia muncul, Ada beberapa orang di dunia ini yang tidak punya orang untuk menemani makan, apa kau tahu itu!

Para arsitek kembali ke ruang pertemuan untuk mendengarkan hasilnya. Semuanya tegang. Sang jun bahkan bedoa pada Tuhan agar bisa menang, dan mengancam akan pindah kepercayaan ke Budha jika mereka tidak dimenangkan (bwa..haha..yeah right.)


Mirae Cons (prsh Chang ryul) memenangkan penawaran. Seorang pria yang duduk didekan Jin ho, melihat kekecewaan di wajah Jin Ho. Pria itu adalah Choi Do Bin.

Kae In memberi selamat pada kesuksesan pacarnya. Kae in bahkan mengajak pacarnya kencan besok. Chang ryul dengan gugup dan pengecut, justru mencoba putus dengan Kae In. Chang ryul beralasan, ia sudah gagal sebagai pacar dan semua ini salahnya. Kae In justru membelanya dan menghibur Chang Ryul, menskipun Chang Ryul dulunya adalah playboy, sekarang tidak lagi, karena sekarang Chang ryul dengan Kae In.


Chang Ryul putus asa, makanya ia memaksakan diri berlutut dan akan mengeluarkan undangan nikahnya. Kae in salah paham, ia pikir Chang ryul akan melamarnya. Kae in gugup melihat Chang ryul meraih sesuatu di kantongnya, pasti cincin, iya kan ? Kae in berkata ini terlalu mendadak, ia perlu waktu untuk memikirkannya, apa chang ryul bisa memberinya waktu lagi?

Chang Ryul melihat ini jadi aneh dan ia berdiri dan akan protes, tapi justru Kae in mendorongnya kembali berlutut bwa...!


Tiba2, Jin Ho dengan wajah marah mendekati Chang Ryul dan merenggut bajunya, Jin Ho merasa Chang Ryul sudah main belakang sehingga presentasinya lolos. Jin Ho tanya apa ia atau ayahnya sudah mengacaukan lagi.

Ternyata mendiang ayah Jin Ho dulunya adalah presiden Mirae, tapi posisi itu sekarang ada di tangan ayah Chang Ryul. Jin Ho mendirikan perusahaan-nya sendiri.

Chang Ryul berjalan pergi meninggalkan Jin Ho. Kae In merasa Jin Ho sudah mengacaukan lamaran yang nyaris diterimanya.


Jin Ho dan Sang Jun sedang pusing, ada konstruksi yang sedang berjalan dan mereka cemas tidak selesai tepat waktu, karena mereka sudah menginvestasikan semua uang perusahaan untuk proyek ini (membayar pekerja dll) dan presentasi, sekarang mereka kehabisan uang.

Jin Ho menghela nafas dan berkata mereka ambil proyek museum saja. Sang Jun memperingatkannya, ini sudah diluar kemampuan mereka, tapi Jin Ho tetap teguj, ia akan menemui Direktur Choi, Direktur museum itu. Mereka tidak mengenalnya, tapi Sang Jun ingat, pernikahan Chang Ryul! Itu kesempatan bagus bukan saja untuk memperluas jaringan, tapi pengantinnya juga kurator museum. Pasti Choi datang.

Tiba2 Kim Tae Hoon masuk, dan bertanya mengapa Jin Ho berani sekali mengunci Hye Mi diluar, di balkon. (heh..lupa ya dimasukkan lagi ? hehe..)

Tae Hoon juga kerja di perusahaan Jin Ho, tapi tampaknya Jin Ho ingin Tae Hoon keluar. Jin Ho meyakinkan Tae Hoon dia hanya menganggap Hye Mi sebagai adik. Tae Hoon susah diyakinkan. Ia merasa Jin Ho pasti akan menikahi Hye Mi. Tae Hoon sangat cemburu dan ia mulai minum2.


Di rumah Kae In, Kae In berkumpul dengan teman2nya. Lee Young Sun (seorang photographer dan juga seorang ibu) dan Kim In Hee (yang akan menikah besok pagi). In Hee selama ini tinggal dg Kae In di rumahnya tapi sudah pindah karena persiapan menikah. Padahal ia hanya berkencan dengan calon suaminya selama sebulan.

In hee terlihat sedikit tidak tenang saat kedua temannya menyebut pengantin prianya yang misterius itu. Mereka tidak pernah melihatnya. Tapi ketika In Hee mendengar bahwa Chang Ryul hampir melamar Kae In, ia keluar untuk menelepon. In Hee kesal dengan Chang Ryul, seharusnya ia mengatakan yang sebenarnya pada Kae In.

Chang Ryul akhirnya memberanikan diri menemui Kae In. Kae In tentu saja salah mengira ini adalah kelanjutan dari lamaran Chang Ryul.

Chang Ryul mulai mengatakan semua hal negatif mengenai dirinya sendiri. Bahwa ia sudah sering menyakiti Kae in. Kae In senang mendengarnya, karena Chang ryul adalah pria pertama yang melihat seseorang spt dirinya, (yang tidak cantik dan biasa saja) sebagai wanita menarik. Chang Ryul semakin pusing.

Akhirnya, Chang Ryul langsung sampai pada poin-nya, "Kae In, aku mohon padamu...sekarang..dengan aku.." Kae In menunggu dengan menahan nafas, dan Chang Ryul melanjutkan, "...putus saja."

Kae In tertegun, apa ia sudah melakukan kesalahan. Chang Ryul berkata ia tidak mencintai Kae In, dan Kae In seperti anak anjing yang selalu mengikutinya kemana-mana. "Aku kira aku merasa kasihan padamu." Kau adalah gadis yang selalu mengacaukan segalanya dan tidak pernah dicintai sebelumnya, dan ia merasa kasihan pada Kae In.

Kae In benar2 terluka dan pergi dari meja tanpa berkata apapun. Chang Ryul memanggilnya, maka Kae In berhenti dan marah. Dengan gugup Chang Ryul menarik gelas airnya mendekat, agar tidak diambil Kae In. Tapi Kae In terlalu marah, dan berkata, "Aku minta maaf. Kau selama ini mencoba tidak melukaiku, tapi aku terlalu bodoh sehingga tidak menyadarinya."


Jin Ho dan teman2nya masih minum2 di pojangmacha (aneh liat Lee Min Ho di warung hehe..aku msh kebawa dia sbg Jun Pyo). Tae Hoon menantang Jin Ho minum, Jika Jin Ho kalah, maka ia harus kencan dengan Hye mi.

Sang Jun tidak mengerti. Tae Hoon berkeras, jika Hye Mi bahagia, maka Tae Hoon juga. Itulah cinta. Jin Ho berkata, itu adalah cinta diantara kalian berdua, jangan libatkan aku. Tapi Jin Ho setuju minum, jika ia menang, maka Tae hoon harus keluar dari perusahaannya.

Kae In depresi, maka ia menelepon Won Ho (karyawannya) dan minum2. Kae In mabuk berat, dan ia marah pada dirinya sendiri karena begitu buta dan bodoh.

Won Ho mengambil kesempatan ini untuk menyatakan perasaannya pada KAe In. Kae In sama sekali tidak mendengar kata2 Won Ho, pertama karena ia berpikir Won Ho hanya menghiburnya, kedua , karena KAe In mabuk berat.


Won Ho membawa Kae In ke hotel. Jin Ho juga harus membawa Tae Hoon ke hotel dan menaikkan Tae Hoon ke tempat tidur. Jin Ho harus membuka jaket dan kemeja Tae Hoon karena Tae Hoon muntah dan mengotori bajunya sendiri.

Jin Ho pergi dan meninggalkan catatan di kaca (ingat Jan di jadinya hehe, ngebales ya..) "Selamat kau dipecat. Kau kencan saja!" (maksudnya dengan Hye Mi)

Sementara itu, Won Ho melihat ke arah Kae In yang terbaring, dan menunduk mencuri mencium Kae in. Kemudian, Won Ho terbawa emosinya dan mulai membuka celana Kae In, dan..Kae In mulai sadar dan dengan grogi tanya, "Apa yang kau lakukan?"

Won Ho berkata, "Aku mencintaimu!" dan melompat ke atas Kae In. Kae In merasa marah, ia percaya pada Won Ho dan sekarang beraninya Won Ho memanfaatkan keadaan. Kae In murka dan ia mengejar Won Ho ke seluruh kamar, menendang dan memukul Won Ho semampunya.

Kae In mengejar Won Ho keluar kamar, Won Ho tergelincir dan menabrak Jin Ho lalu lari. Kae In melihat Jin Ho, "Kau yang tidak bermoral itu." Jin Ho juga mengenalinya, "Lamaran?" Jin Ho mengejek Kae In bahwa pengantin prianya sudah ganti.

Tapi tiba2 ada suara, "Hyung!" dan..Tae Hoon keluar kamar, masih sedikit mabuk tapi cukup sadar saat membaca pesan Jin Ho. Dengan nada aneh ia bertanya, "Apa kau serius dengan yang kau tulis di kaca? Kau tidak bisa melakukan ini!"


Tae Hoon jatuh berlutut dan memohon, "Kak! Kumohon jangan lakukan ini! Kesalahanku hanyalah mencintai!" (well..well...well, siapapun yg melihatnya bisa salah paham hehehe..)

Kae In otomatis berpikir ini adalah pertengkaran pasangan gay, dan menegur Jin Ho benar2 kejam. Jin Ho menghela nafas, Kae In sudah salah paham, tapi ia tidak mau repot2 menjelaskannya. Jin Ho pergi. Tae Hoon menangis dan berkata, "Jangan pergi!"


Kae In merasa kasihan dengan Tae Hoon, ia berkata, "Mereka bilang bahwa orang yang lebih mencintai adalah yang lebih lemah." Tae Hoon menarik Kae In dan memeluknya, ia menangis, "Noona! (kakak)!"


Kae In bertemu Jin Ho diluar dan ia minta maaf karena salah paham tadi pagi, maksud Kae In insiden di bis, sekarang Kae In mengerti Jin Ho adalah gay. Kae In menghela nafas, "Kau punya cinta yang sulit."

Jin Ho berkata bahwa cinta Kae In lebih buruk. Jin Ho tanya apa rencana Kae In hari ini. Kae In berkata temannya akan menikah, Jin Ho menyadari Kae In masih belum tahu apa2, maka ia bercerita mengenai seorang "teman"-nya. Wanita ini tidak tahu bahwa pacarnya akan menikah dengan wanita lain, dan muncul di pesta pernikahan. Kae In tertawa dengan cerita Jin Ho. Siapa yang bisa begitu bodoh ?

Kae In tanya apa yang terjadi dengan wanita itu, dan Jin Ho menjawab, "Kau akan melihatnya."

Chang Ryul mabuk dan ia ke rumah Kae In. Ia menyelipkan undangan di gerbang. Ia juga mengirim voice mail, "Orang yang akan menikah dengan In hee besok itu aku, Kae In. Aku benar2 minta maaf. Aku tahu ini keterlaluan tapi ini permintaan terakhirku, jangan datang di pernikahan besok. kumohon."

Paginya, In Hee cemas, ia belum mendengar kabar apapun baik dari Kae In maupun Young Sun. In Hee yakin ia akan mendengar sesuatu jika mereka tahu yang sebenarnya. Chang Ryul janji, ia jelas, pasti sudah mengurus semuanya. Tapi agar lebih pasti, Chang Ryul memberikan foto Kae In pada sekretarisnya dan minta agar wanita ini tidak diperbolehkan masuk ke acara pernikahan.


Jin Ho dan Sang Jun berangkat ke pesta, mereka ada di lift. Sang Jun bermasalah dengan resleting celananya, ia pergi ke toilet dan kemejanya tersangkut dengan resleting, sehingga macet. Jin Ho membantunya, dan Sang Jun bercanda dengan berdiri dengan posisi yang meyakinkan dan pura2 mengerang, "Mmmm,aw, enak."

Mereka kena batunya saat pintu lift terbuka dan tampaklah Young Sun dan putra kecilnya, berdiri dengan shock. Apalagi Sang Jun terus bercanda.


Mereka tidak menyadari bahwa percakapan mereka justru semakin meyakinkan Young Sun bahwa mereka gay, misalnya : Sang Jun tanya apa yang terjadi dengan Tae Hoon semalam. Jin Ho berkata, Jangan pernah tanya. Aku membawanya ke hotel, dan aku pikir aku akan mati. Sang Jun ketawa, dua orang pria di hotel, pasti menyenangkan.

Tentu saja maksud Sang Jun bukan seperti itu, tapi Young Sun sudah salah paham dan ia hanya bisa menutup telinga suci anak lakinya dengan shock! hahaha...

Young Sun sampai di lorong dan ia kaget sekali saat meliha foto sang pengantin. Young Sun murka. In Hee dan Chang Ryul? Young Sun menyerbu masuk ke dalam dan langsung menghadapi keduanya dengan air mata. Ia tanya In hee dengan sengit, "Apa kau melakukan Botox dengan otakmu?" In Hee punya banyak pacar, mengapa ia harus mencuri pacar Kae In ?

In Hee tampak tulus saat minta maaf karena melukai perasaan temannya. dan janji ia akan berbaikan dengan Kae In. Young Sun berkata dengan kasar, "Dengar ..Jika aku jadi kau, aku akan segera menghentikan pernikahan ini."

Kae In tampaknya tidak melihat undangan pernikahan itu dan ia muncul di pesta, sama sekali tidak sadar. Young Sun melihatnya dan melakukan yang terbaik untuk menghalangi Kae In masuk, tapi ia gagal. Kae In mau masuk ke dalam secepatnya.

Young Sun mencoba menariknya tapi sesuatu menarik perhatian Kae In, pasangan pengantin yang bersiap jalan ke altar.

Kae In bingung dan ia hanya mengikuti pasangan itu jalan ke altar. Young Sun mencoba menariknya tapi Kae In tampak kosong pikirannya dan tidak sadar dengan sekelilingnya, hanya pasangan yang di altar.

Kae In berjalan mendekat pasangan itu, ia ada di belakang mereka. Matanya melihat ke arah Chang Ryul. Chang Ryul yang menyadari Kae In ada di belakangnya jadi shock. Lalu mata Kae In memandang ke arah pengantin wanita yang berusaha sebaik-baiknya untuk menyembunyikan wajahnya dan tidak mau berbalik.


Kae In membuka cadar pengantin wanita dan melihat ke wajah temannya..


Personal view :

Drama ini benar2 refreshing and I love Minho hehe..yah ia lebih akrab dan hangat disini, biarpun karakternya mirip2 Jun Pyo, tapi disini ia lebih dewasa dan lebih down-to earth.

Sohn Ye Jin juga lucu, dan sedikit bloon, sering salah paham tapi ngga bodoh2 amat sih..lucu pokoknya dia, walaupun umurnya lebih tua dari Min Ho tapi ia bisa kaya anak kecil dan polos hehe..

Yang jadi Sang Jun (Jung Sung Hwa), juga lucu sekali. Biarpun agak ndut hehe tapi ia sangat menyenangkan dan aku senang lihat scene Sang jun..

Biarpun ceritanya agak beda dengan novelnya, tapi menurutku menarik juga, bahkan Jin Ho disini lebih menyenangkan karakternya.

Semoga tahun depan ditayangkan di Indonesia.


Syukuran Personal Taste
Personal Taste Novel 3

Kamis, 01 April 2010

Dong Yi episode 4


Preview Ep 4 thanks to gaeulro Youtube



Polisi terus mencari anggota Geumgae yang tersisa. Hwang Joo Shik (pemusik istana) sedang makan di rumah makan ketika pemilik rumah makan itu ditahan polisi. Hwang Joo Shik tanya apa orang2 itu adalah anggota Geumgae dan pelanggan lain mengiyakan. Hwang joo shik mengutuki mereka, benar2 pengacau. Hwang Joo Shik kembali ke grup musiknya dan mengeluhkan masalah Geumgae ini. Hwang Joo Shik memperingatkan musisinya agar tidak aneh2 kalau tidak inginberakhir seperti Choi Dong Joo.

Hwang Joo Shik tersenyum, ia senang dengan instrumen musik yang baru. Musisinya membenarkan. Hwang Joo Shik minta alat musik baru itu dikirim ke rumahnya. Seorang musisi gemuk berkata kalau begitu alat musik lama dibawa ke tempatnya saja. Yang lain berkata itu pencurian. Hwang jeong (musisi gemuk) kesal karena dituduh mencuri. Hwang Joo Shik memanggil musisi yang menuduh itu untuk mendekat dan ia memukulnya karena menuduhnya mencuri. Ini hanya pertukaran saja kata Hwang joo Shik.

Hwang Joo Shik lalu tanya dimana Seol hee. Musisinya berkata bahwa Hwang joo Shik selalu mengeluh jika mereka tidak bermain bagus dalam ansambel. Musisi kurus itu mengeluh ada apa dengan choi Dong Joo, mengapa ia tidak menggunakan pdangnya untuk membungkam Hwang Joo shik. Musisi gemuk mengingatkan temannya jangan seperti itu, bahaya jika kedengaran orang. Musisi kurus itu menyesali nasib Choi Dong Joo, padahal ia seorang yang periang, mengapa harus berakhir seperti ini.

Seo yong Gil kembali ke markasnya dan ia mendengar keributan. Wakilnya mendekatinya dan Yong Gil tanya ada apa. Wakilnya berkata jangan terlalu memikirkan karena masih berduka. Ini karena geumgae sehingga semua cemas dan membawa budaknya ke kantor polisi untuk diperiksa, mereka takut jika budaknya tiba2 tersangkut geumgae. Seo Yong gil heran. Wakilnya berkata bahwa kaum Yanban sekarang hidup dengan ketakutan.

Oh Tae Seok duduk dan berkata bahwa masalah ini lebih baik ditangani oleh Seo yong Gil. Seo yong gil mengiyakan. Ini juga sebagian besar adalah salahnya, dan ia akan menyelesaikannya segera dan akan mengusahakan kedamaian dalam kotaraja. Oh tae Seok berkata ia percaya itu. Ini sudah menyakitkan untuk Seo yong gil, karena sudah kehilangan ayahnya, apakah Seo yong gil mampu mengembalikan kedamaian ibukota. Seo Yong gil mengiyakan, Oh Tae Seok juga menawarkan bantuan jika Seo yong Gil memerlukannya. Oh Tae Seok berkata agar Seo yong Gil jangan menyinggung masalah pengunduran diri lagi, orang pasti membuat kesalahan. (huu) oh Tae Seok berkata ia tidak mau kehilangan anak buah yang hebat.

Oh Yun datang dan melihat pamannya akrab dengan Seo yong Gil dan bahkan menepuk pundaknya. Oh yun terlihat kurang senang. setelah Seo yong Gil pergi, Oh yun tanya mengapa urusan geumgae ditangani Seo yong Gil, bukankah itu tanggung jawabnya. Pamannya berkata Oh Yun sudah cukup bekerja dan istirahat saja. Oh yun tetap berkeras, dia bahkan berkata berbahaya memelihara seekor 'harimau' akhirnya pamannya berkata ia mengerti hal itu tapi ia lebih suka "harimau" yang mampu menangkap pembunuh kejam, daripada sekumpulan serigala yang hanya mampu menangkap kelinci. Oh Yun kaget, jadi pamannya lebih menyukai Seo Yong Gil. Ini membuatnya kesal.

Seo Yong Gil menanyakan tentang geumgae dan wakilnya berkata mereka diam saja, susah melacak jejak mereka. Seo yong Gil memerintah agar semua polisi dikerahkan untuk memeriksa tempat2 yang jarang diperiksa polisi. Polisi memeriksa dan menahan semua org yang dicurigai dari rumah2 sampai ke perahu penyeberangan. Beberapa orang melarikan diri tapi mati terpanah. Seo Yong Gil melihat semua proses penangkapan itu dan ia melihat poster Choi Hyo won yang sudah dirobek, tinggal poster Choi Dong Yi. Wakilnya berkata itu adalah putri ketua geumgae, mereka harus menangkap anak itu.

Malamnya, polisi diantar oleh penduduk desa arah rumah Dong Yi. Dong Yi menyelinap di sekitar rumahnya saat polisi memeriksa. Dong Yi berusaha lari hanya saja ia menjatuhkan panci kuningan sehingga menimbulkan suara gaduh. Polisi langsung lari ke arah Dong Yi, Dong Yi lari tapi tidak tahu kemana, ia melihat kembang api dan ia lari ke arah sana.

Penduduk desa sedang merayakan festival lampion, mereka menyanyi dan menari di jalan-jalan. Dong Yi bersembunyi diantara orang2. Polisi minta semuanya minggir, tapi rakyat terlalu asyik sehingga tidak mendengar polisi. Dong Yi yang ada di tengah orang2 itu bisa sedikit bernafas lega. Ia melihat satu keluarga menaikkan lampion mereka ke langit dan melihat betapa bahagianya mereka, tiba2 ia menjadi sedih.

Seorang penjual lampion tanya apa Dong yi tidak punya lampion. Penjual lampion itu tanya, ini adalah bulan pertama tahun baru, dan Dong yi sendirian saja. Penjual itu mengerti dan ia memilih lampion untuk Dong yi. Dong Yi berkata ia tidak punya uang. Penjual itu berkata tidak apa2, ini bulan pertama tahun baru, semua orang akan menulis harapan mereka diatas lampion dan menaikkan-nya ke langit, penjual itu tanya apa Dong yi mau menulis harapannya. Penjual itu tanya apa harapan Dong yi. Dong Yi berpikir sejenak lalu ia tanya apa ia bisa menuliskannya sendiri. Penjual itu kaget, Dong yi bisa menulis, Dong Yi mengangguk.

Dong yi menggambar lambang geumgae lalu menulis harapannya. Penjual itu menawarkan untuk menaikkan lampion Dong yi ke langit. Dong Yi melihat ke arah langit, melihat lampionnya terbang dan bertanya apa ayahnya bisa melihatnya, ia sudah melukis lambang geumgae di lampion itu. Dong Yi berkata ia akan disini, ia akan mengikuti kata2 ayahnya, dan ia akan terus hidup di sini. Dong yi berkata pada ayahnya, kakaknya, Cha Cheon soo, dan semua paman bahwa di tempat ini ia akan selalu ingat bahwa ia akan hidup dengan baik dan ia tidak akan khawatir, mereka harus menjaganya tidak peduli dimanapun mereka berada, apa mereka bisa melakukan itu untuknya. Semua orang melambai pada lampion masing2.

Dong yi berjalan dekat rumah makan, Nyonya pemilik sudah menutup kedainya. Dong yi menyelinap ke kedai dan ia mencuri makanan dari dapur, Dong yi menyuapkan nasi. Kemudian ia mendengar Nyonya itu berkata ia ada tamu lagi, Nyonya itu berkata ia masih punya makanan di dapur. Dong yi menyembunyikan dirinya. Nyonya itu masuk dapur dan melihat tempat nasinya terbuka dan ia menutupnya. Ia mengambil botol anggur, lalu ada teriakan pencuri! Nyonya itu menangkap pencuri itu, dan pencuri itu mohon ampun. Do yi kenal dengan suara pencuri itu, itu Do Ra. Dong yi keluar dan memukul Nyonya itu dan mereka lari ke arah hutan dan sembunyi.

Do ra senang sekali ternyata Dong Yi masih hidup. Dong yi tanya bagaimana Do ra bisa kesini, Do Ra menangis ayahnya sudah meninggal. Dong yi menghiburnya dan minta Do ra jangan menangis.

Dong Yi membawa Do ra ke suatu tempat. Ternyata itu adalah bagian paling belakang istana. Do RA kaget. Dong Yi berkata dibelakang mereka adalah gerbang Si Gu Mun. Apa itu, tanya Do ra. Dong yi menjelaskan itu pintu gerbang dimana jenazah keluarga Raja atau Raja lewat. Do ra ketakutan saat mendengar kata jenazah. Dong Yi berkata tidak ada yang perlu ditakutkan (org mati tdk menakutkan, yg lebih menakutkan ya org hidup.. hehe..), tempat ini hanya dibuka jika ada keluarga Raja yang meninggal, sehingga ini adalah tempat yang aman. Do Ra tanya apa itu benar dan Dong yi tahu darimana, Dong yi berkata ia tahu dari ayahnya. Polisi tidak akan memeriksa tempat ini. Do Ra mengagumi tempat pilihan Dong yi, ini adalah tempat yang tidak pernah ia pikirkan.

Dong yi berbagi selimut jerami dengan Do Ra untuk menahan dingin. Do Ra cerita ia kelaparan dan masuk ke rumah orang, ternyata rumah itu memelihara serigala. Dong yi heran, serigala? Do ra berkata sebenarnya anjing tapi seperti serigala. Dong yi tidak percaya dan Do ra menunjukkan bekas gigitannya. Dong yi tanya lalu kenapa tidak diobati, Do ra berkata cuaca dingin sekali sehingga ia tidak merasa sakit. Do Ra berkata tangan Dong yi dingin dan apa yang harus mereka lakukan. Dong yi berkata ia tidakapa2.

Do Ra ingin ayahnya hidup, biarpun ayahnya suka memarahinya tapi ayahnya menyayanginya, Do ra berbaring dan menangis ia sangat merindukan ayahnya. Meskipun ayahnya suka memukulnya tapi ia lebih suka ayahnya ada. Dong yi juga merasa sedih, ia berbaring dan minta agar Do ra jangan menangis, jika mereka ingin melihat mereka. Pasti akan bisa melihat mereka. Do Ra tanya bagaimana caranya? Mereka sudah mati. Dong yi minta Do ra melihat ke surga. Do ra tanya mengenai surga. Dong yi berkata mereka semua ada di atas di surga. Surga akan selalu bersama mereka sehingga mereka bisa bersama ayah mereka. Dong yi berkata ia hanya melihat bintang di langit. Do ra tidak percaya. Dong yi menunjuk bintang yang berkelip adalah ayahnya. Do Ra memanggil ayahnya dan Dong yi menangis diam2.

Saat mereka tidur, Do Ra tiba2 bangun dan ia tanya apa Dong Yi lapar. Ia mengeluarkan makanan dari tasnya. Dong yi heran tapi ia senang, ternyata itu Sanju (roti daging). Do ra mendapatkannya dari sebuah rumah dan ia membaginya dengan Dong yi. Dong yi mulai makan, tapi baru digigit, ia memuntahkan makanan-nya. Do Ra heran, mengapa? Dong yi berkata ini sudah basi. Do Ra kaget. Dong yi tanya apa Do ra sudah memakannya ? Berapa banyak ? Do ra berkata ia sudah makan beberapa, lalu ia sadar pantas rasanya agak aneh. Do ra berkata ini pertama kalinya ia makan Sanju, sehingga ia pikir memang seperti itulah rasanya. Dong Yi berkata Do ra benar2 bodoh seperti beruang.

Do Ra berkata Dong yi kedinginan. Do Ra memberikan mantelnya agar hangat. Dong yi berterima kasih. Do ra minta agar Dong yi memakainya setiap hari, Dong yi menjawab ia bisa memakainya. Do Ra : Bagus kan?

Seo yong Gil di kantornya memeriksa dokumen2. Wakilnya minta agar Yong gil istirahat. Seo yong gil minta agar tidak terlalu mencemaskannya. Jika wakilnya terus cerewet, lebih baik bawa beberapa polisi untuk menangkapi orang lagi.

Seo yong gil memberikan dokumen pada Hwang Jung Gun dan tanya bukankah ia sudah pernah berkata bahwa Hwang Jung Gun itu lamban dan bodoh. Hwang Jung Gun membungkuk membenarkan. Seo yong gil berkata ia minta maaf karena kata-katanya itu. Seo yong Gil berkata harusnya ia yang dikatakan seperti itu. Ibukota sekarang kacau dan ini semua karena salahnya. Wakilnya tanya bagaimana itu bisa menjadi kesalahan Seo Yong Gil.

Ini semua karena rencana jahat Choi Hyo Won. Seo yong gil memotong perkataan-nya ia tidak ingin mendengar nama Choi hyo Won lagi.

Lalu polisi masuk dan lapor mereka sudah menemukan keberadaan putri ketua Geumgae, Choi Dong Yi. Seo yong Gil pergi ke kedai dimana terjadi pencurian dan ia melihat semangkuk nasi yang dimakan Choi Dong Yi. Wakilnya berkata anak itu menyamar sebagai anak laki. Seo yong Gil berkata anak itu belum keluar dari ibukota. Ia hanya anak kecil, dalam cuaca sedingin ini, ia tidak akan tahan.

Choi dong Yi terbangun dan merasa kedinginan. Ia ingat gerakan tangan Jang Ok jung dan juga Jang ik Heon yang sekarat. Pasti sesuatu yang penting. Tiba2 Do Ra mengerang. Dong yi tanya ada apa? Apa Do Ra kedinginan dan dong yi membuka jaketnya dan menyelimuti Do Ra. Dong yi akan mencari sesuatu untuk menyelimuti Do Ra.

Do Ra bangun dan merintih, perutnya sakit. Dong yi ingat, mungkin karena Do ra makan makanan basi. Do Ra berkata saat itu dingin sekali, jadi ia tetap memakannya untuk menghangatkan diri.

Dong Yi menggendong Do Ra yang merintih di punggungnya, bertahanlah, aku akan membawamu ke tabib. Di jalan Dong yi melihat posternya. Dong yi menemui tabib dan berkata temannya kesakitan. Tabib tanya apa yang terjadi, Dong yi berkata temannya makan makanan basi. Tabib itu memberikan obat Choe Hu Jae atau obat cuci perut.

Ada permainan Ssireum (gulat Korea kuno, kaya yg dimainkan Kang moo hehe..) di jalan. Hwang Jung Gun datang dan ia pasang taruhan. Ia pasang merah. Kim Heon juga di tengah orang2, ia berkata pada Hwang Jung Gun bahwa seharusnya ia bertaruh pada yang biru. Hwang berkata ia mimpi seekor babi merah gemuk (untung/rejeki). Kim Heon berkata babi merah gemuk itu adalah Hwang. Artinya, Hwang akan kehilangan uangnya dan ia akan dipukuli istrinya dan ia akan merah karena babak belur.

Hwang jung Gun tidak akan mendengarkan Kim heon dan ia tetap bertaruh merah. Kim Heon : Ck...Ck...ck, ternyata memang benar, merah kalah dan Hwang jung Gun kehilangan uangnya.

Kim Heon mengambil uang kemenangannya. cukup untuk membeli arak. Murid Kim heon berkata gurunya menyia-nyiakan bakatnya. Kim heon tanya mengapa, apa itu membuatmu malu, melihatku main judi? Kim Heon menyarankan kalau begitu cari guru lain saja. Kim heon melihat Hwang jung Gun yang kalah melewatinya.

Kim Heon tanya apa pendapat muridnya tentang Hwang Jung Gun, Muridnya berkata bahwa suatu keajaiban jika Hwang Jung Gun masih bisa hidup sampai sekarang. Kim Heon berkata tidak ada orang yang sesial Hwang Jung Gun.

Choi Dong yi di klinik berusaha menghindari kontak mata dengan orang2. Tabib keluar dan berkata Do Ra sudah baik dan ia mencari Dong yi. Dong Yi senang, tabib itu tanya apa Dong yi itu anak perempuan? Dong yi tidak bisa menjawab dan tabib itu tidak ambil pusing. Dong yi menemui Do ra dan berkata mrk harus segera pergi. Apa kau bisa jalan ? Do Ra mengangguk. Dong Yi dan Do Ra lari dari klinik, tabib memanggil bantuan untuk mengejar mereka.

Hwang Jung gun berjalan ke arah klinik dan ingat kata2 Kim heon mengenai babi merah gemuk itu. Kemudian ia ditubruk oleh Dong Yi dan Do Ra, dan mereka minta maaf dan lari lagi. Polisi sampai di klinik dan tanya apa tabib melihat anak kecil lari, tabib berkata ada 2, anak perempuan dan laki. Hwang tanya siapa mereka, seseorang menjawab, salah satunya adalah putri ketua Geumgae. Hwang tiba2 juga sakit perut.

Seo yong gil minta disiapkan kuda. Wakilnya mengerti.

Dong yi dan Do ra lari dan sembunyi dibwh jembatan. Dong yi berkata mereka harus lari ke Si Gu Mun dan minta Do Ra menunggunya apa Do ra mengerti. Dong yi berkata jika mereka lari bersama akan cepat ketahuan. Jadi berpisah saja dan ketemu di Si Gu Mun. Do Ra mengerti. Do Ra lari. Dong yi juga lari tapi berteriak untuk menangkapnya dan Dong yi lari ke arah hutan. Seo Yong gil di atas kudanya.

Dong yi terpeleset dan jatuh dan ia sangat kelelahan dan tidak bisa lari lagi. Dong yi melihat lututnya dan lututnya luka. Seo Yong gil memimpin pesta dan seseorang berteriak, mereka menemukan sesuatu. Wakilnya membawa baju yang mungkin milik Dong yi. Apa mereka masih perlu mencari di hutan, Seo Yong Gil berkata tidak akan ada disana. Seo yong Gil mencari Dong yi, Dong yi lari terus, jatuh dan berjalan, dan ia bertemu Seo Yong Gil.

Dong yi menghormat pada Seo Yong gil, Dong Yi berkata ia Dong yi. Apa Seo yong gil ingat padanya. Dong Yi mohon agar Seo Yong gil melepasnya kali ini. Seo Yong Gil minta Dong yi segera pergi, Dong Yi kaget. Seo yong Gil melepas Dong yi kali ini, tapi tidak ada lain kali. Ia bahkan tidak mau Dong yi muncul di depannya lagi.

Dong Yi berteriak, bahwa ayahnya bukan kriminal. Ia tidak melakukannya. Dong yi berkata ia melihat seorang wanita dari istana yang memiliki gerakan tangan yang sama dengan mendiang Jang Ik Heon. Seo yong Gil melihat ke arah Dong Yi. Dong yi berkata bahwa Seo Yong gil harus mencari wanita itu. Dan tanya apa artinya...Lalu teriakan2 bahwa mereka sudah menemukan gadis itu.

Orang2 mulai memanah ke arah Dong yi, Seo yong Gil berteriak tahan! Dong yi jatuh ke lereng dan Seo yong Gil lari menuruni lereng untuk mencari Dong yi. Dong yi jatuh dan berusaha bangun tapi jatuh lagi. Lalu ada beberapa orang datang dan berkata ya ini anaknya.

Oh Yun berada di Gibang (tempat para Gisaeng), dan ia mengeluh mengapa Seo yong gil yang justru mendapat rekomendasi promosi di ibukota, harusnya Oh Yun yang mendapatkannya. Oh yun berkata bahwa kekuasaan itu tidak didapatkan tapi diraih. Oh Yun berkata pamannya yang mengajarnya. Oh Yun bertanya pada Seol hee pasti ia bosan mendengarnya. Seol Hee berkata ia tidak mendengar apa2 jadi Oh yun boleh tenang. Oh Yun berkata ia sudah lama tidak melihat Seol Hee dan merasa Seol hee berubah.

Oh yun berkata Seol hee biasanya sedingin salju, sekarang kadang tersenyum sedikit. Seol Hee berkata kala itu ia punya pria yang ia suka di hatinya. Seol hee berkata ia punya standar tinggi. Oh Yun berkata berarti sekarang sudah berlalu. Seol hee membenarkan, pria itu sekarang tidak ada lagi di sisinya. Oh Yun tanya apa malam ini Seol hee bisa menemaninya. Seol hee minta maaf ia sudah ada janji.

Anak buah Oh Yun menegur Seol hee, beraninya ia menolak Oh yun. Oh Yun berkata tidak apa2, justru karena Seol hee berani menolaknya maka ia memanggil Seol Hee. Kemudian ada panggilan untuk Seol hee, Oh Yun mengijinkan Seol hee keluar. Anak Buah Oh Yun berkata Seol Hee hanya seorang Gisaeng, Oh Yun hanya perlu memerintahnya dan Oh Yun akan mendapatkannya. Mengapa Oh Yun membiarkan Seol hee bertingkah seperti itu. Oh Yun berkata ia menghormati Seol Hee.

Oh Yun meminta anak buahnya untuk membantu urusan Seol hee denganpejabat itu, selama orang itu tidak memetik bunganya. Oh yun bertemu pelayannya dan tanya ada apa. Pelayan berkata mereka sudah menemukan orang itu. Seol hee kaget.

Seo yong Gil menyisir hutan mencari Dong Yi. Mereka kehilangan Dong yi. Seo yong gil merasa aneh, tidak mungkin Dong yi hilang tanpa jejak. Anak yang jatuh dari tebing tidak akan bisa kemana-mana.

Dong yi tertidur dan api dinyalakan untuk menghangatkan ruangan. Pintu terbuka dan Seol Hee masuk dan melihat Choi Dong Yi.

Seol Hee mengambil tangan Dong yi dan membelainya. Dong yi resah dan mimpi buruk lalu terbangun. Seol hee tanya apa Dong Yi terbangun. Dong Yi tanya siapa kau? Seol Hee tanya apa Dong yi lupa? Mereka pernah bertemu di dept. musik. Dong yi melihat ke sekeliling dan Seol hee meyakinkan Dong Yi untuk tenang, ia aman. Seol Hee berkata ia adalah Seol Hee teman kakak Dong yi.

Seol Hee bercerita, Cha Cheon Soo menemuinya dan mengabarkan kematian Choi Dong Joo. Cha Cheon Soo minta maaf karena mengabarkan ini pada Seol Hee. Justru Seol Hee berterima kasih. Seol Hee berkata, Dong Yi adalah adik Dong joo, ia juga menganggap seperti adik sendiri. Cha Cheon Soo memberikan surat pada Seol hee dan berkata bahwa apa yang diperlukan sudah tertulis dalam surat. Cha Cheon Soo minta jika kebetulan Dong Yi tidak bisa melarikan diri dari ibukota, maka ia akan memerlukan bantuan Seol Hee untuk menyelamatkan nyawa Dong Yi.

Dong Yi ingat kata2 Cheon Soo agar Dong yi selalu mengingat lambang geumgae. Jika Cha Cheon Soo melihatnya, ia akan dapat menemukan Dong Yi.

Seol Hee menggenggam surat dan memberanikan diri. Do Ra bisa bertemu Dong yi lagi dan berkata mereka akan meninggalkan ibukota. Dong yi mengangguk. Do Ra berkata itu bagus. Seol hee bertemu pelayan dan tanya perkembangannya. Pelayannya berkata semua sudah disiapkan. Tapi polisi sangat ketat pemeriksaan-nya, jika kebetulan mereka ketahuan...

Dong Yi berkata ia tidak akan meninggalkan ibukota. Seol hee kaget atas keputusan Dong yi. Yang lebih mengagetkan lagi, Dong Yi mau masuk ke istana. Seol Hee mencoba membujuk Dong yi tapi Dong yi mendengar bahwa tempat paling aman di ibukota adalah istana, polisi tidak akan berani mengusik istana. Seol Hee bingung, Dong yi tidak bisa melakukan itu. Ia sudah janji pada Cha Cheon Soo membawa Dong Yi keluar ibukota.

Dong Yi berkata ia harus menemukan wanita yang ia pernah lihat itu (Lady Jang). Dong Yi sudah janji pada ayahnya agar tetap hidup dan bertahan. Ia minta Seol Hee mengijinkannya masuk istana.

Seo yong Gil masih mencari Dong Yi dan ia memikirkan kata2 Dong yi. Oh yun juga merasa ada yang aneh dengan Gisaeng itu.

Seol Hee minta Dong yi bergegas, jika mereka mau naik kapal, mereka harus segera berangkat. Ketika mereka mau pergi, Oh Yun datang dan tanya mau kemana kenapa buru2. Seol Hee memberi salam. Dong yi membuka pintu dan melihat Oh Yun. Dong Yi kaget melihatnya. Oh Yun ingin menemui Seol hee selepas kerja, tapi tampaknya Seol Hee mau pergi.

Seol hee berkata ia punya orang tua di Pyongyang dan harus menemuinya karena mereka sakit dan karenanya Seol hee tidak bisa berpamitan pada Oh Yun. Oh Yun berkata jadi begitu ya..sayang sekali.

Dong yi mengintip melalui celah pintu dan Do Ra tanya ada apa. Dong yi meminta Do Ra diam. Oh Yun melihat ke arah Dong yi dan Dong Yi kaget. Oh Yun melihat anak2 itu. Wakilnya tanya apa ia perlu memeriksa. Seol Hee meyakinkan Oh yun anak2 itu bukan anak2 yang dicari.

Tapi anak buah Oh yun pergi ke arah Dong yi untuk memeriksa. Dong Yi memegang pintu, Pelayan dan juga seol Hee terlihat cemas. Oh Yun kemudian berkata tidak perlu memeriksa. Seorang polisi datang dan minta Oh Yun memeriksa sesuatu. Mereka sudah mendapatkan putri pemimpin Geumgae. Oh yun heran.

Seo Yong gil tanya dimana tubuh Dong yi ditemukan, bagaimana ini bisa terjadi. Seo yong gil pergi ke kamar mayat untuk melihatnya dan ia melihat mayat anak perempuan dengan hanbok mirip milik Dong yi. Oh tae Seok ada di sana. Dokter berkata tubuh ini ditemukan di desa dan ia minta konfirmasi dari prang yang sudah memintanya menjadi Mun An Bi.

Oh tae Seok berkata ia bisa ingat tapi wajahnya sudah rusak. Jadi ia tidak yakin, Oh Tae Seok tanya apa mayat ini bukan Choi Dong yi. Dokter membenarkan, ada kemungkinan. Lalu Seo yong Gil memberikan konfirmasi bahwa mayat itu benar Choi Dong yi.

Kali terakhir Seo bertemu dengan Dong Yi, anak itu benar2 mengenakan hanbok itu. Oh Tae Seok tanya apa benar? Seo yong Gil berkata anak itu benar putri pemimpin Geumgae Choi Dong Yi. Seo Yong Gil tahu bahwa mayat itu bukan Choi Dong Yi.

Wakilnya memberanikan diri bertanya mengapa Seo Yong Gil melakukannya. Seo Yong Gil berkata jika ia tidak ingin menghianatinya, simpan saja ini dalam hatimu. Seo Yong Gil berkata bahwa ia harus menemukan Choi Dong Yi kali ini, tidak...ia harus menemukan Dong yi untuk kepentingannya sendiri. Seo yong Gil pergi.

Seol hee bertemu Hwang joo shik dan ia berpamitan padanya. Seol Hee minta agar Hwang Ju shik menjaga Dong Yi. Hwang Joo Shik berkata agar Seol Hee tidak perlu khawatir. Hwang Joo Shik meyakinkan Seol hee sambil memegang2 tangan Seol hee.

Do Ra pergi dengan Seol Hee dan Dong Yi minta agar Do Ra jangan nakal dan jaga diri baik2. Dong yi meyakinkan Do Ra tidak perlu cemas, mereka akan segera bertemu dan mereka saling berpisah.

Seol Hee tanya apa Dong Yi akan baik2 saja. dong yi berkata ia baik2 saja dan berterima kasih pada Seol Hee, tapi justru Seol Hee yang berterima kasih pada Dong Yi. Seol Hee tidak pernah mengira kali terakhir ia bertemu Choi Dong Joo, Seol Hee tidak akan pernah mengira itu akan selamanya. Seol Hee berharap ia bisa bertemu Dong Joo untuk terakhir kalinya tapi ia bisa melihat seseorang yang memiliki mata yang sama dengan milik Dong Joo, kedua mata indah Choi Dong Yi mampu membuatnya mengatasi kesedihannya dan ia akan bertahan.

Hwang Joo Shik membawa Dong Yi ke istana. Dong Yi terkagum2 dengan keindahannya. Hwang joo Shik tanya mengapa Dong yi berdiri saja dengan mulut ternganga? ayo kesini. Dong Yi menemui Hwang Joo Shik dan ia membawa Dong Yi.

Musik mulai dan para penari menarikan tarian mereka di depan para pejabat. Kemudian ada kelompok musisi lain. Salah seorang musisi stress karena alat musiknya tidak kunjung tiba. Pelayannya berteriak pada Choi Dong Yi. Dong yi mengerti dan ia datang membawa Ajaeng yang lebih besar darinya. Mereka memarahi Dong Yi karena memegang bagian senarnya. Dong Yi minta maaf ini karena alat musik ini terlalu besar untuknya.

Dong yi menghabiskan waktunya menjadi pelayan di dept musik istana, ia mencuci baju semua musisi dan beres-beres. Suatu malam ia kelelahan setelah selesai membersihkan ruang musik, ia berbaring di lantai dan melihat haegeum. Alat musik yang biasa dimainkan kakaknya. Dong Yi menyentuh haegeum dengan penuh kasih sayang kemudian ia ingat....

Suatu hari kakaknya mencoba mengajarinya memainkan haegeum, dan bunyinya jelek sekali. Choi Dong Joo menyerah mengajar Dong yi memainkan haegeum, ia tanya pada ayahnya, siapa Choi Dong yi ini, dia sama sekali tidak berbakat musik, Ayahnya tersenyum dan berkata Choi Dong Yi main dengan bagus. Kakaknya berkata jelek sekali.

Cha Cheon Soo berkata agar Choi Dong Joo tidak mengejek calon istrinya. Choi Dong Joo tanya kapan adiknya menjadi istri Cheon Soo. Choi Dong yi berkata apa ia sudah berjanji menikahi Cha Cheon Soo, lalu ia sadar sudah kelepasan bicara. Choi Dong Joo berkata Apa? dan ayahnya berkata putrinya sama sekali tidak malu. Cha Cheon Soo membenarkan bahwa choi Dong Yi sudah mengatakannya dan semua yang hadir sudah mendengarnya mengaku akan menikah dengan Cheon Soo. Choi dong Yi terisak saat ia teringat saat2 bahagia itu dan ia memanggil ayah dan kakaknya.

Choi Dong Yi mengambil Haegeum dan mulai memainkan instrument itu......kemudian Choi Dong Yi beranjak dewasa dan memainkan alat musik yang sama di malam hari lalu Raja Sukjong lewat (hore....akhirnya Ji Jin hee keluar juga....) dan mendengar musik haegeum itu.

Kasim yang menyertai Raja tanya ada apa tapi Raja menyuruhnya diam dan minta Kasim menunggu sebantar dan Raja mendengar musik itu...lalu Choi Dong Yi berhenti bermain dan ia menyimpan haegeum, melihat ke atas dan tersenyum..

Dong Yi 3
Dong Yi 2
Dong Yi 1
Dong Yi